WhatsApp Icon

BAZNAS Kabupaten Blitar Verifikasi Pengajuan Balai Ternak Sapi Sido Makmur di Desa Wonorejo, Srengat

08/09/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kab. Blitar

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kabupaten Blitar Verifikasi Pengajuan Balai Ternak Sapi Sido Makmur di Desa Wonorejo, Srengat

Dokumentasi BAZNAS Kab. Blitar

Blitar, 8 September 2026 - BAZNAS Kabupaten Blitar melaksanakan verifikasi lapangan terhadap pengajuan program Balai Ternak Sapi Sido Makmur di Desa Wonorejo, Kecamatan Srengat, pada 3 September 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan pengajuan program pemberdayaan peternakan kepada BAZNAS RI.

Kegiatan verifikasi tersebut dihadiri dan dilakukan langsung oleh H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., selaku Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, bersama Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., selaku Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Blitar, serta staf BAZNAS Kabupaten Blitar. Peninjauan dilakukan langsung terhadap kesiapan kelompok, kondisi kandang, ketersediaan pakan, kebutuhan pendampingan, hingga kesesuaian calon penerima manfaat sebagai mustahik penerima dana zakat.

Berdasarkan hasil verifikasi, kandang yang tersedia saat ini dinilai cukup layak untuk menampung enam ekor sapi. Kelompok Balai Ternak Sido Makmur juga menyatakan kesiapan untuk melakukan perluasan kandang secara swadaya hingga mampu menampung 10 ekor sapi. Dengan komitmen tersebut, kebutuhan pembangunan maupun perluasan kandang tidak menjadi bagian dari bantuan yang diajukan kepada BAZNAS.

Salah satu kebutuhan penting yang menjadi perhatian adalah pendampingan dalam pengelolaan usaha peternakan. Saat ini kelompok belum memiliki mentor khusus yang memberikan arahan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Blitar akan memfasilitasi pendamping untuk membantu kelompok mulai dari pemilihan dan pembelian bibit sapi, budidaya dan perawatan ternak, hingga pemasaran dan penjualan hasil ternak. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelompok dalam mengelola usaha peternakan secara produktif dan berkelanjutan.

Dari sisi ketersediaan pakan, kelompok telah memiliki lahan sewa yang dimanfaatkan untuk menyediakan pakan hijauan berupa rumput. Untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas sapi, kebutuhan pakan hijauan tersebut direncanakan akan dilengkapi dengan pakan konsentrat sebagai sumber nutrisi tambahan. Sementara itu, calon penerima manfaat juga telah diverifikasi kesesuaiannya dengan asnaf penerima dana zakat melalui studi kelayakan mustahik sebagai peternak.

Berdasarkan hasil verifikasi, kebutuhan program untuk pengelolaan 10 ekor sapi selama enam bulan diperkirakan mencapai Rp233,6 juta. Anggaran tersebut meliputi pengadaan 10 ekor bibit sapi, kebutuhan pakan konsentrat, dukungan kesehatan ternak berupa vaksin dan vitamin, serta biaya pendampingan mentor selama enam bulan.

Melalui skema budidaya selama enam bulan, setiap sapi dengan bobot awal sekitar 250 kilogram diharapkan dapat mengalami pertambahan bobot hingga mencapai sekitar 412 kilogram. Dengan estimasi harga jual Rp70 ribu per kilogram, total hasil penjualan 10 ekor sapi diproyeksikan mencapai Rp288,4 juta. Dari perhitungan tersebut, program Balai Ternak Sapi Sido Makmur diperkirakan mampu menghasilkan keuntungan sekitar Rp54,8 juta atau sebesar 23 persen.

Program Balai Ternak Sapi Sido Makmur diharapkan tidak hanya memberikan dukungan modal usaha, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mustahik secara berkelanjutan. Melalui dukungan pengadaan bibit, pemenuhan kebutuhan pakan, pendampingan, serta pengelolaan usaha yang terarah, kelompok diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan membangun kemandirian ekonomi melalui sektor peternakan.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Blitar.

Lihat Daftar Rekening →