WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan kepada 115 Penerima Manfaat di Kecamatan Wlingi

Blitar, 26 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali melaksanakan pentasyarufan rutin dengan menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat di Kecamatan Wlingi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Wlingi, Rabu (26/8/2026), tersebut menyasar guru, hafidzah, marbot masjid, serta masyarakat pra sejahtera sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dari 115 penerima manfaat, sebanyak 70 orang merupakan guru yang terdiri atas Guru Tidak Tetap (GTT), guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan guru Madrasah Diniyah (Madin). Bantuan juga diberikan kepada 15 hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga pra sejahtera. Masing-masing guru, hafidzah, dan marbot masjid menerima bantuan sebesar Rp300 ribu, sedangkan warga pra sejahtera mendapatkan bantuan sebesar Rp500 ribu per orang.

Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pentasyarufan rutin merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan dana ZIS secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, menambah semangat dalam mengabdi, serta meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

H. Achmad Lazim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzakki, khususnya ASN, PPPK, dan masyarakat Kabupaten Blitar yang secara istiqamah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah yang terus diupayakan untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Blitar, mengapresiasi konsistensi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam melaksanakan pentasyarufan secara rutin. Menurutnya, keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Blitar. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berjalan sehingga manfaat yang dihadirkan semakin luas dan dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga berpesan kepada para penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak dan sesuai kebutuhan. Bagi para guru, hafidz dan hafidzah, serta marbot masjid, bantuan tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Sementara bagi masyarakat pra sejahtera, bantuan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Blitar Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar Drs. Mikhael Hankam Indoro, M.Si., Camat Wlingi Besta Alfinsia Rachmawan, S.H., M.M., perwakilan KUA Kecamatan Wlingi, serta unsur TNI dan Polri.

Sebelum pentasyarufan dimulai, para peserta terlebih dahulu mengikuti sosialisasi mengenai tuberkulosis (TBC) yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Wlingi. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi kesehatan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan, penularan, serta penanganan TBC.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar tidak hanya menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga turut mendorong peningkatan kepedulian terhadap kesehatan. Sinergi antara pentasyarufan dana ZIS dan edukasi kesehatan diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang semakin sehat, berdaya, dan berjaya.

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
Melalui Dinas Sosial, BAZNAS Titipkan Sambal Pecel untuk Penyintas Gempa NTT

Blitar, 24 Agustus 2026 – Kepedulian terhadap penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) turut diwujudkan BAZNAS Kabupaten Blitar melalui dukungan bahan baku pembuatan sambal pecel khas Blitar. BAZNAS Kabupaten Blitar memberikan bantuan sebesar Rp5 juta yang digunakan untuk mendukung proses produksi sambal pecel sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Bantuan tersebut kemudian diwujudkan bersama berbagai unsur dalam kegiatan gotong royong pembuatan 200 kilogram atau 2 kuintal sambal pecel di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Minggu–Senin (23–24/8/2026). Kegiatan ini melibatkan TAGANA Kabupaten Blitar, PORDAM Kabupaten Blitar, Pendamping PKH Kabupaten Blitar, BAZNAS Kabupaten Blitar, Laskar Peduli Kasih, serta Dinas Sosial Kabupaten Blitar.

Mewakili BAZNAS Kabupaten Blitar, Hj. Imron Nafifah, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Menurutnya, bantuan tidak hanya menjadi wujud solidaritas kemanusiaan, tetapi juga membawa produk khas daerah sebagai bagian dari pesan kepedulian masyarakat Kabupaten Blitar.

“BAZNAS Kabupaten Blitar berupaya mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. Dukungan ini merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong, sekaligus menjadi ikhtiar untuk menitipkan sambal pecel khas Blitar sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan,” ujar Imron Nafifah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Mikhael Hankam Indoro, mengatakan pembuatan sambal pecel tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya menghadirkan produk khas Blitar dalam bantuan bagi penyintas bencana. Proses kegiatan dilakukan mulai dari persiapan personel, peralatan, bahan baku, pembuatan hingga pengemasan sambal pecel.

Setelah selesai diproduksi dan dikemas, sebanyak 200 kilogram sambal pecel tersebut dikirim ke Posko Penerimaan Bantuan Pemerintah Kabupaten Blitar di Kantor Bupati Blitar, Kanigoro. Bantuan ini selanjutnya menjadi bagian dari dukungan Pemkab Blitar bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.

Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial dan berbagai elemen masyarakat berharap semangat gotong royong dari Kabupaten Blitar dapat menjadi penguat bagi para penyintas. Sambal pecel khas Blitar yang dikirim bersama bantuan kemanusiaan tersebut sekaligus membawa pesan bahwa kepedulian dan solidaritas tidak mengenal jarak.

25/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Buka Donasi untuk Bantu Korban Gempa NTT

Blitar, 21 Agustus 2026 – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 berdampak pada masyarakat di sejumlah wilayah. Di tengah situasi tersebut, kebutuhan masyarakat terdampak terhadap bantuan dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi perhatian bersama.

Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Blitar mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa di NTT. Bantuan yang terkumpul akan menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

Bencana dapat datang tanpa diduga dan mengubah kehidupan masyarakat dalam sekejap. Karena itu, kepedulian dari masyarakat menjadi sangat berarti. Donasi yang mungkin terasa kecil bagi kita dapat menjadi bantuan yang besar bagi mereka yang sedang membutuhkan. Setiap rupiah yang disedekahkan merupakan wujud solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

BAZNAS Kabupaten Blitar membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini. Masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui rekening:

 

Bank Syariah Indonesia (BSI)

No. Rekening: 2010120228

a.n. BAZNAS KAB BLITAR PEDULI BENCANA

 

Setelah melakukan transfer, donatur dapat melakukan konfirmasi melalui 0858 3276 4467. Informasi dan layanan donasi juga dapat diperoleh melalui WhatsApp 0819 9923 9189 atau email [email protected].

Mari bersama-sama menjadi bagian dari ikhtiar membantu saudara-saudara kita di NTT. Di saat mereka membutuhkan, kepedulian kita adalah harapan. Mari berbagi melalui sedekah terbaik, karena kebaikan yang kita titipkan hari ini dapat menjadi kekuatan bagi mereka untuk bangkit kembali.

21/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Tandatangani PKS Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA

Blitar, 12 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (11/8/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ponggok dan menjadi langkah penguatan sinergi dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh H. Achmad Lazim, S.E., M.M., selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, dan Drs. KH. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., selaku Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, didampingi jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar serta jajaran Kemenag dan KUA. Kerja sama tersebut menetapkan KUA Kecamatan Ponggok sebagai titik lokasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat.

Dalam PKS tersebut, program PEU diarahkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat, memperkuat fungsi KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat, serta meningkatkan sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan terkait. Program ini juga diarahkan untuk mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki secara bertahap dan berkelanjutan.

Ruang lingkup kolaborasi meliputi penetapan lokasi program berbasis KUA, perencanaan dan pelaksanaan program, pendanaan, asesmen, pembinaan, pendampingan dan pelatihan penerima manfaat, hingga penyaluran bantuan produktif serta pelaporan dan evaluasi. Dalam pelaksanaannya, bantuan modal pengembangan usaha diberikan paling sedikit Rp2 juta untuk masing-masing penerima manfaat, menyesuaikan jenis usaha yang akan dijalankan, disertai pelatihan, bimbingan, dan pendampingan. Target penerima manfaat minimal 10 orang pada setiap lokasi KUA.

Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Kabupaten Blitar diharapkan dapat membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas dan keberlanjutan usaha penerima manfaat. Pendampingan usaha akan melibatkan Penyuluh Agama Islam PNS maupun Non-PNS, sehingga penerima manfaat memperoleh pembinaan secara berkelanjutan dalam menjalankan usaha produktifnya.

Kerja sama tersebut berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani dan menjadi dasar bagi kedua lembaga untuk memperkuat kolaborasi pemberdayaan ekonomi umat melalui KUA. Dengan sinergi ini, program PEU diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperluas kemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah bagi pemberdayaan mustahik.

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS dan Kemenag Blitar Launching Program PEU Berbasis KUA, Salurkan Rp40 Juta untuk 10 Pelaku UMKM di Ponggok

Blitar, 12 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar resmi meluncurkan Program Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di KUA Kecamatan Ponggok, Selasa (11/8/2026). Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Kabupaten Blitar, sekaligus penyaluran bantuan modal usaha sebesar Rp40 juta kepada 10 penerima manfaat untuk pengembangan UMKM.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M. dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar H. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., didampingi jajaran pimpinan BAZNAS serta jajaran Kemenag dan KUA. Kerja sama tersebut menjadi landasan kolaborasi kedua lembaga dalam pelaksanaan Program PEU berbasis KUA, dengan KUA Kecamatan Ponggok ditetapkan sebagai titik lokasi program.

Program PEU merupakan program pemberdayaan yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat, sekaligus memperkuat fungsi KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Kolaborasi ini juga bertujuan meningkatkan sinergi antara Kemenag, BAZNAS, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, serta mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki secara bertahap dan berkelanjutan.

Ruang lingkup program meliputi penetapan lokasi, perencanaan dan pelaksanaan program, pendanaan, asesmen, pembinaan, pendampingan, pelatihan penerima manfaat, penyaluran bantuan produktif, hingga pelaporan dan evaluasi. Dalam PKS, target penerima manfaat minimal 10 orang pada setiap lokasi KUA, dengan pendampingan yang melibatkan Penyuluh Agama Islam KUA.

Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program PEU menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS dan Kemenag dalam menghadirkan program pemberdayaan yang bersifat produktif. Menurutnya, KUA Ponggok dipilih sebagai lokasi program karena memiliki aktivitas penghimpunan ZIS yang aktif sekaligus memiliki kedekatan dengan masyarakat.

“BAZNAS bersinergi dengan Kemenag di program PEU. Ini merupakan program produktif, dan KUA Ponggok yang ditunjuk karena pemasukan ZIS-nya aktif. BAZNAS juga sangat terbantu dengan KUA karena mengetahui latar belakang mustahik,” ujar H. Achmad Lazim.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang diterima mustahik tidak seharusnya digunakan untuk kebutuhan sesaat hingga habis, tetapi dimanfaatkan sebagai modal yang mampu meningkatkan dan mengembangkan usaha. Karena itu, penerima manfaat akan mendapatkan pendampingan dari KUA sebagai mentor dan diharapkan aktif berkoordinasi selama proses pengembangan usaha.

“Mustahik yang menerima jangan digunakan sesaat kemudian habis, tetapi bantuan modal ini harus bisa meningkatkan usaha. Penerima manfaat akan didampingi KUA sebagai mentor dan terus berkoordinasi,” tegasnya.

Dalam launching tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp4 juta kepada masing-masing penerima manfaat, dengan total bantuan mencapai Rp40 juta untuk 10 penerima. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha para penerima manfaat agar mampu meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usaha yang dijalankan.

Achmad Lazim juga berpesan agar penerima manfaat terus menjaga kualitas usaha sehingga mampu mempertahankan dan menarik pelanggan. Selain kualitas produk dan pelayanan, ia menekankan pentingnya kejujuran sebagai prinsip utama dalam menjalankan usaha.

“Harapannya usaha semakin berkembang. Jaga kualitas usaha agar pelanggan tertarik dan yang paling penting adalah kejujuran,” pesannya.

Sementara itu, H. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya semangat kolaborasi dan saling membantu dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan Kemenag dalam program tersebut sejalan dengan nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.

“Kita berlandaskan kalam ilahi, wa ta'awanu 'alal birri wat-taqwa, dan saling tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan,” ungkap H. Farmadi Hasyim.

Melalui penandatanganan PKS dan launching Program PEU tersebut, BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Blitar memperkuat komitmen untuk membangun pemberdayaan ekonomi umat yang tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Program ini dirancang dengan pendekatan produktif melalui bantuan modal, pembinaan, pendampingan, serta evaluasi, sehingga penerima manfaat diharapkan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan semakin mandiri secara ekonomi.

Program PEU berbasis KUA juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran KUA dalam pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan. Dalam kerja sama tersebut, pendampingan kelompok usaha dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam, sementara proses asesmen dan penentuan mustahik dilakukan secara bersama-sama antara pihak terkait.

Kegiatan penandatanganan PKS dan launching Program PEU tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Mun'im Sufufi, M.Ag., serta Kepala KUA Kecamatan Ponggok Fatkhul Khabib, M.Ag. Kegiatan juga diikuti oleh seluruh jajaran KUA Kecamatan Ponggok sebagai bagian dari penguatan sinergi dan pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat di wilayah Kecamatan Ponggok.

Dengan adanya kolaborasi ini, BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Blitar berharap Program PEU mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan penerima manfaat. Bantuan modal yang disertai pendampingan diharapkan tidak hanya membantu usaha bertahan, tetapi mampu berkembang sehingga secara bertahap mendorong mustahik menjadi lebih berdaya dan mandiri.

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan kepada 115 Penerima Manfaat di Kecamatan Wlingi
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan kepada 115 Penerima Manfaat di Kecamatan Wlingi
Blitar, 26 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali melaksanakan pentasyarufan rutin dengan menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat di Kecamatan Wlingi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Wlingi, Rabu (26/8/2026), tersebut menyasar guru, hafidzah, marbot masjid, serta masyarakat pra sejahtera sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan. Dari 115 penerima manfaat, sebanyak 70 orang merupakan guru yang terdiri atas Guru Tidak Tetap (GTT), guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan guru Madrasah Diniyah (Madin). Bantuan juga diberikan kepada 15 hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga pra sejahtera. Masing-masing guru, hafidzah, dan marbot masjid menerima bantuan sebesar Rp300 ribu, sedangkan warga pra sejahtera mendapatkan bantuan sebesar Rp500 ribu per orang. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pentasyarufan rutin merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan dana ZIS secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, menambah semangat dalam mengabdi, serta meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. H. Achmad Lazim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzakki, khususnya ASN, PPPK, dan masyarakat Kabupaten Blitar yang secara istiqamah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah yang terus diupayakan untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas. Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Blitar, mengapresiasi konsistensi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam melaksanakan pentasyarufan secara rutin. Menurutnya, keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Blitar. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berjalan sehingga manfaat yang dihadirkan semakin luas dan dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Ia juga berpesan kepada para penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak dan sesuai kebutuhan. Bagi para guru, hafidz dan hafidzah, serta marbot masjid, bantuan tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Sementara bagi masyarakat pra sejahtera, bantuan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Blitar Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar Drs. Mikhael Hankam Indoro, M.Si., Camat Wlingi Besta Alfinsia Rachmawan, S.H., M.M., perwakilan KUA Kecamatan Wlingi, serta unsur TNI dan Polri. Sebelum pentasyarufan dimulai, para peserta terlebih dahulu mengikuti sosialisasi mengenai tuberkulosis (TBC) yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Wlingi. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi kesehatan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan, penularan, serta penanganan TBC. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar tidak hanya menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga turut mendorong peningkatan kepedulian terhadap kesehatan. Sinergi antara pentasyarufan dana ZIS dan edukasi kesehatan diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang semakin sehat, berdaya, dan berjaya.
BERITA26/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Melalui Dinas Sosial, BAZNAS Titipkan Sambal Pecel untuk Penyintas Gempa NTT
Melalui Dinas Sosial, BAZNAS Titipkan Sambal Pecel untuk Penyintas Gempa NTT
Blitar, 24 Agustus 2026 – Kepedulian terhadap penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) turut diwujudkan BAZNAS Kabupaten Blitar melalui dukungan bahan baku pembuatan sambal pecel khas Blitar. BAZNAS Kabupaten Blitar memberikan bantuan sebesar Rp5 juta yang digunakan untuk mendukung proses produksi sambal pecel sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Blitar. Bantuan tersebut kemudian diwujudkan bersama berbagai unsur dalam kegiatan gotong royong pembuatan 200 kilogram atau 2 kuintal sambal pecel di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Minggu–Senin (23–24/8/2026). Kegiatan ini melibatkan TAGANA Kabupaten Blitar, PORDAM Kabupaten Blitar, Pendamping PKH Kabupaten Blitar, BAZNAS Kabupaten Blitar, Laskar Peduli Kasih, serta Dinas Sosial Kabupaten Blitar. Mewakili BAZNAS Kabupaten Blitar, Hj. Imron Nafifah, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Menurutnya, bantuan tidak hanya menjadi wujud solidaritas kemanusiaan, tetapi juga membawa produk khas daerah sebagai bagian dari pesan kepedulian masyarakat Kabupaten Blitar. “BAZNAS Kabupaten Blitar berupaya mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. Dukungan ini merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong, sekaligus menjadi ikhtiar untuk menitipkan sambal pecel khas Blitar sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan,” ujar Imron Nafifah. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Mikhael Hankam Indoro, mengatakan pembuatan sambal pecel tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya menghadirkan produk khas Blitar dalam bantuan bagi penyintas bencana. Proses kegiatan dilakukan mulai dari persiapan personel, peralatan, bahan baku, pembuatan hingga pengemasan sambal pecel. Setelah selesai diproduksi dan dikemas, sebanyak 200 kilogram sambal pecel tersebut dikirim ke Posko Penerimaan Bantuan Pemerintah Kabupaten Blitar di Kantor Bupati Blitar, Kanigoro. Bantuan ini selanjutnya menjadi bagian dari dukungan Pemkab Blitar bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial dan berbagai elemen masyarakat berharap semangat gotong royong dari Kabupaten Blitar dapat menjadi penguat bagi para penyintas. Sambal pecel khas Blitar yang dikirim bersama bantuan kemanusiaan tersebut sekaligus membawa pesan bahwa kepedulian dan solidaritas tidak mengenal jarak.
BERITA25/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Buka Donasi untuk Bantu Korban Gempa NTT
BAZNAS Kabupaten Blitar Buka Donasi untuk Bantu Korban Gempa NTT
Blitar, 21 Agustus 2026 – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 berdampak pada masyarakat di sejumlah wilayah. Di tengah situasi tersebut, kebutuhan masyarakat terdampak terhadap bantuan dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi perhatian bersama. Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Blitar mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa di NTT. Bantuan yang terkumpul akan menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana. Bencana dapat datang tanpa diduga dan mengubah kehidupan masyarakat dalam sekejap. Karena itu, kepedulian dari masyarakat menjadi sangat berarti. Donasi yang mungkin terasa kecil bagi kita dapat menjadi bantuan yang besar bagi mereka yang sedang membutuhkan. Setiap rupiah yang disedekahkan merupakan wujud solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. BAZNAS Kabupaten Blitar membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini. Masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui rekening: Bank Syariah Indonesia (BSI) No. Rekening: 2010120228 a.n. BAZNAS KAB BLITAR PEDULI BENCANA Setelah melakukan transfer, donatur dapat melakukan konfirmasi melalui 0858 3276 4467. Informasi dan layanan donasi juga dapat diperoleh melalui WhatsApp 0819 9923 9189 atau email [email protected]. Mari bersama-sama menjadi bagian dari ikhtiar membantu saudara-saudara kita di NTT. Di saat mereka membutuhkan, kepedulian kita adalah harapan. Mari berbagi melalui sedekah terbaik, karena kebaikan yang kita titipkan hari ini dapat menjadi kekuatan bagi mereka untuk bangkit kembali.
BERITA21/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Tandatangani PKS Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA
BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Tandatangani PKS Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA
Blitar, 12 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (11/8/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ponggok dan menjadi langkah penguatan sinergi dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat. Penandatanganan PKS dilakukan oleh H. Achmad Lazim, S.E., M.M., selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, dan Drs. KH. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., selaku Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, didampingi jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar serta jajaran Kemenag dan KUA. Kerja sama tersebut menetapkan KUA Kecamatan Ponggok sebagai titik lokasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat. Dalam PKS tersebut, program PEU diarahkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat, memperkuat fungsi KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat, serta meningkatkan sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan terkait. Program ini juga diarahkan untuk mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki secara bertahap dan berkelanjutan. Ruang lingkup kolaborasi meliputi penetapan lokasi program berbasis KUA, perencanaan dan pelaksanaan program, pendanaan, asesmen, pembinaan, pendampingan dan pelatihan penerima manfaat, hingga penyaluran bantuan produktif serta pelaporan dan evaluasi. Dalam pelaksanaannya, bantuan modal pengembangan usaha diberikan paling sedikit Rp2 juta untuk masing-masing penerima manfaat, menyesuaikan jenis usaha yang akan dijalankan, disertai pelatihan, bimbingan, dan pendampingan. Target penerima manfaat minimal 10 orang pada setiap lokasi KUA. Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Kabupaten Blitar diharapkan dapat membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas dan keberlanjutan usaha penerima manfaat. Pendampingan usaha akan melibatkan Penyuluh Agama Islam PNS maupun Non-PNS, sehingga penerima manfaat memperoleh pembinaan secara berkelanjutan dalam menjalankan usaha produktifnya. Kerja sama tersebut berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani dan menjadi dasar bagi kedua lembaga untuk memperkuat kolaborasi pemberdayaan ekonomi umat melalui KUA. Dengan sinergi ini, program PEU diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperluas kemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah bagi pemberdayaan mustahik.
BERITA12/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS dan Kemenag Blitar Launching Program PEU Berbasis KUA, Salurkan Rp40 Juta untuk 10 Pelaku UMKM di Ponggok
BAZNAS dan Kemenag Blitar Launching Program PEU Berbasis KUA, Salurkan Rp40 Juta untuk 10 Pelaku UMKM di Ponggok
Blitar, 12 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar resmi meluncurkan Program Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di KUA Kecamatan Ponggok, Selasa (11/8/2026). Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Kabupaten Blitar, sekaligus penyaluran bantuan modal usaha sebesar Rp40 juta kepada 10 penerima manfaat untuk pengembangan UMKM. Penandatanganan PKS dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M. dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar H. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., didampingi jajaran pimpinan BAZNAS serta jajaran Kemenag dan KUA. Kerja sama tersebut menjadi landasan kolaborasi kedua lembaga dalam pelaksanaan Program PEU berbasis KUA, dengan KUA Kecamatan Ponggok ditetapkan sebagai titik lokasi program. Program PEU merupakan program pemberdayaan yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat, sekaligus memperkuat fungsi KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Kolaborasi ini juga bertujuan meningkatkan sinergi antara Kemenag, BAZNAS, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, serta mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki secara bertahap dan berkelanjutan. Ruang lingkup program meliputi penetapan lokasi, perencanaan dan pelaksanaan program, pendanaan, asesmen, pembinaan, pendampingan, pelatihan penerima manfaat, penyaluran bantuan produktif, hingga pelaporan dan evaluasi. Dalam PKS, target penerima manfaat minimal 10 orang pada setiap lokasi KUA, dengan pendampingan yang melibatkan Penyuluh Agama Islam KUA. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program PEU menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS dan Kemenag dalam menghadirkan program pemberdayaan yang bersifat produktif. Menurutnya, KUA Ponggok dipilih sebagai lokasi program karena memiliki aktivitas penghimpunan ZIS yang aktif sekaligus memiliki kedekatan dengan masyarakat. “BAZNAS bersinergi dengan Kemenag di program PEU. Ini merupakan program produktif, dan KUA Ponggok yang ditunjuk karena pemasukan ZIS-nya aktif. BAZNAS juga sangat terbantu dengan KUA karena mengetahui latar belakang mustahik,” ujar H. Achmad Lazim. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diterima mustahik tidak seharusnya digunakan untuk kebutuhan sesaat hingga habis, tetapi dimanfaatkan sebagai modal yang mampu meningkatkan dan mengembangkan usaha. Karena itu, penerima manfaat akan mendapatkan pendampingan dari KUA sebagai mentor dan diharapkan aktif berkoordinasi selama proses pengembangan usaha. “Mustahik yang menerima jangan digunakan sesaat kemudian habis, tetapi bantuan modal ini harus bisa meningkatkan usaha. Penerima manfaat akan didampingi KUA sebagai mentor dan terus berkoordinasi,” tegasnya. Dalam launching tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp4 juta kepada masing-masing penerima manfaat, dengan total bantuan mencapai Rp40 juta untuk 10 penerima. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha para penerima manfaat agar mampu meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usaha yang dijalankan. Achmad Lazim juga berpesan agar penerima manfaat terus menjaga kualitas usaha sehingga mampu mempertahankan dan menarik pelanggan. Selain kualitas produk dan pelayanan, ia menekankan pentingnya kejujuran sebagai prinsip utama dalam menjalankan usaha. “Harapannya usaha semakin berkembang. Jaga kualitas usaha agar pelanggan tertarik dan yang paling penting adalah kejujuran,” pesannya. Sementara itu, H. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya semangat kolaborasi dan saling membantu dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan Kemenag dalam program tersebut sejalan dengan nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an. “Kita berlandaskan kalam ilahi, wa ta'awanu 'alal birri wat-taqwa, dan saling tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan,” ungkap H. Farmadi Hasyim. Melalui penandatanganan PKS dan launching Program PEU tersebut, BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Blitar memperkuat komitmen untuk membangun pemberdayaan ekonomi umat yang tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Program ini dirancang dengan pendekatan produktif melalui bantuan modal, pembinaan, pendampingan, serta evaluasi, sehingga penerima manfaat diharapkan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan semakin mandiri secara ekonomi. Program PEU berbasis KUA juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran KUA dalam pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan. Dalam kerja sama tersebut, pendampingan kelompok usaha dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam, sementara proses asesmen dan penentuan mustahik dilakukan secara bersama-sama antara pihak terkait. Kegiatan penandatanganan PKS dan launching Program PEU tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Mun'im Sufufi, M.Ag., serta Kepala KUA Kecamatan Ponggok Fatkhul Khabib, M.Ag. Kegiatan juga diikuti oleh seluruh jajaran KUA Kecamatan Ponggok sebagai bagian dari penguatan sinergi dan pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat di wilayah Kecamatan Ponggok. Dengan adanya kolaborasi ini, BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Blitar berharap Program PEU mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan penerima manfaat. Bantuan modal yang disertai pendampingan diharapkan tidak hanya membantu usaha bertahan, tetapi mampu berkembang sehingga secara bertahap mendorong mustahik menjadi lebih berdaya dan mandiri.
BERITA12/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Semarak Hari Jadi Blitar Ke-702, BAZNAS Salurkan Santunan untuk 100 Yatim dan Penyandang Disabilitas
Semarak Hari Jadi Blitar Ke-702, BAZNAS Salurkan Santunan untuk 100 Yatim dan Penyandang Disabilitas
Blitar, 09 Agustus 2026 - BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim dan penyandang disabilitas dalam rangka memperingati Hari Jadi Blitar ke-702. Santunan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS tersebut disampaikan sebelum pelaksanaan Ngaji Bareng Gus Iqdam di Pendopo Sasana Adhi Praja, Kanigoro, Sabtu (8/8/2026). Sebanyak 100 penerima manfaat terdiri atas 50 anak yatim dari berbagai Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kabupaten Blitar dan 50 penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas PERTUNI, GERKATIN, dan PPDI. Penyerahan santunan secara simbolis disampaikan bersama oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah, Pengasuh Majelis Ta'lim Sabilu Taubah Agus M. Iqdam (Gus Iqdam), Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, mengatakan bahwa santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan amanah masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. “Santunan ini merupakan amanah dari para muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah menitipkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Amanah tersebut kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujarnya. Menurut H. Lazim, momentum Hari Jadi Blitar ke-702 menjadi kesempatan untuk menghadirkan makna peringatan yang lebih luas melalui kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat. “Hari Jadi Blitar bukan hanya momentum untuk merayakan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan. Mudah-mudahan santunan ini memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima serta menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang telah menunaikan zakat dan infaknya,” katanya. Ia menegaskan, BAZNAS Kabupaten Blitar akan terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. “BAZNAS hadir untuk memastikan dana yang dititipkan masyarakat dapat dikelola dan disalurkan secara amanah, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. Penyaluran santunan tersebut juga menunjukkan kuatnya sinergi antara BAZNAS Kabupaten Blitar dengan Pemerintah Kabupaten Blitar dan berbagai unsur masyarakat. Kehadiran Bupati, Wakil Bupati, Gus Iqdam, Forkopimda, serta unsur lainnya dalam prosesi penyerahan menjadi bagian dari dukungan bersama terhadap upaya memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Blitar. Kegiatan santunan kemudian dilanjutkan dengan Ngaji Bareng Gus Iqdam sebagai salah satu rangkaian semarak Hari Jadi Blitar ke-702. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan nilai keagamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui penyaluran tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar turut menerjemahkan semangat “Manggih Raharja, Blitar Kuncara” yang bermakna Rakyat Sejahtera, Blitar Berjaya, dengan menghadirkan kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA09/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Lanjutan Beasiswa Sarjana dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada Lima Mahasiswa
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Lanjutan Beasiswa Sarjana dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada Lima Mahasiswa
Blitar, 04 Agustus 2026 - BAZNAS Kabupaten Blitar kembali menyalurkan amanah dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur melalui program lanjutan Beasiswa Sarjana kepada lima mahasiswa di Kabupaten Blitar, Selasa (4/8/2026). Penyaluran beasiswa ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlangsungan pendidikan generasi muda berprestasi dari keluarga yang membutuhkan. Adapun penerima manfaat pada penyaluran kali ini terdiri atas dua mahasiswa dari Universitas Islam Balitar (UNISBA), dua mahasiswa dari STIT Al Muslihuun, dan satu mahasiswa dari Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Beasiswa diserahkan secara langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M. dan Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P. Selain menyerahkan bantuan pendidikan, para pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar juga berdialog dengan para mahasiswa untuk mengetahui perkembangan studi dan capaian akademik mereka. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana memberikan motivasi agar para penerima manfaat terus bersemangat dalam menyelesaikan pendidikan tinggi. Dalam arahannya, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M. berpesan agar para mahasiswa mampu menjaga amanah yang telah diberikan dengan terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. "Beasiswa ini merupakan amanah yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Teruslah semangat belajar, tingkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, dan jadilah generasi yang kelak mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," pesannya. Sementara itu, Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P. mengingatkan para penerima manfaat agar senantiasa mendoakan para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur sehingga program beasiswa ini dapat terus dirasakan manfaatnya oleh para mahasiswa. "Jangan lupa untuk selalu mendoakan para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Jawa Timur. Berkat kepedulian mereka, adik-adik dapat melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa ini," tuturnya. Program Beasiswa Sarjana BAZNAS Provinsi Jawa Timur diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi, menyelesaikan studi tepat waktu, serta kelak mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan menjadi bagian dari generasi yang membangun kesejahteraan umat.
BERITA05/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan kepada 115 Penerima Manfaat di Kecamatan Bakung
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan kepada 115 Penerima Manfaat di Kecamatan Bakung
Blitar, 21 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali melaksanakan pentasyarufan rutin dengan menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat di Kecamatan Bakung. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bakung, Selasa (21/7/2026), tersebut menyasar guru, hafidzah, marbot masjid, serta masyarakat pra sejahtera. Dari total penerima manfaat, sebanyak 70 orang merupakan guru yang terdiri atas Guru Tidak Tetap (GTT), guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), dan guru Madrasah Diniyah (Madin). Selain itu, bantuan diberikan kepada 15 hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga pra sejahtera. Masing-masing guru, hafidzah, dan marbot masjid menerima bantuan sebesar Rp300 ribu, sedangkan warga pra sejahtera mendapatkan bantuan sebesar Rp500 ribu per orang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Blitar yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Bambang Dwi Purwanto, S.STP., M.Si.; Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Blitar Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Camat Bakung Nur Andy Azis, S.P., M.M., Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Blitar Sri Nuryanti, S.Sos., serta perwakilan dari Polsek Bakung, Koramil Bakung, dan Puskesmas Kecamatan Bakung. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, menyampaikan bahwa pentasyarufan rutin menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. “Alhamdulillah, pada pentasyarufan rutin bulan Juni ini kami dapat kembali menyalurkan bantuan kepada para guru, hafidz dan hafidzah, marbot masjid, serta masyarakat pra sejahtera. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat, menambah semangat dalam mengabdi, dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. H. Achmad Lazim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan pengelolaan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki, khususnya para ASN, PPPK, dan masyarakat Kabupaten Blitar yang secara istiqamah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Amanah yang telah dititipkan ini kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan kelapangan rezeki kepada seluruh muzakki beserta keluarganya,” tuturnya. Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Bambang Dwi Purwanto, yang hadir mewakili Bupati Blitar, mengapresiasi konsistensi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam melaksanakan pentasyarufan secara rutin. Menurutnya, keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Blitar. “Kami menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Blitar yang secara konsisten melaksanakan pentasyarufan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Bantuan yang disalurkan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan sinergi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga ikhtiar ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Kabupaten Blitar.” ujarnya. Ia juga berpesan kepada para penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan. “Kami berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak dan untuk keperluan yang benar-benar bermanfaat. Bagi para guru, hafidz dan hafidzah, serta marbot masjid, semoga bantuan ini menjadi penyemangat untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Sementara bagi masyarakat pra sejahtera, semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari.” pungkasnya. Sebelum kegiatan pentasyarufan dimulai, para peserta terlebih dahulu mengikuti sosialisasi mengenai tuberkulosis (TBC) yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi kesehatan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan, penularan, dan penanganan TBC. Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar tidak hanya menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga turut mendorong peningkatan kepedulian terhadap kesehatan. Sinergi antara pentasyarufan dana ZIS dan edukasi kesehatan diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang semakin sehat, berdaya, dan berjaya.
BERITA21/07/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan untuk 115 Penerima Manfaat dan Serahkan Beasiswa Pendidikan di Kecamatan Talun
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan untuk 115 Penerima Manfaat dan Serahkan Beasiswa Pendidikan di Kecamatan Talun
Blitar, 23 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali menggelar kegiatan pentasyarufan rutin di Kecamatan Talun, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kelurahan Bajang ini dihadiri oleh Bupati Blitar yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua I H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., jajaran Forkopimcam Talun, serta kepala desa dan lurah se-Kecamatan Talun. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat. Mereka terdiri atas 70 guru yang meliputi Guru Tidak Tetap (GTT), guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), dan guru Madrasah Diniyah (Madin), 15 hafidz dan hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga pra sejahtera. Masing-masing guru, hafidz/hafidzah, dan marbot masjid menerima insentif sebesar Rp300 ribu. Sementara itu, warga pra sejahtera memperoleh bantuan sebesar Rp500 ribu per orang. Selain bantuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar juga menyerahkan Program Beasiswa Pendidikan BAZNAS Jawa Timur kepada 10 siswa tingkat SMA/sederajat, yakni lima siswa dari SMK Islam Kanigoro, empat siswa dari MA Syekh Subakir Nglegok, dan satu siswa dari MA Trisula Sutojayan. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pentasyarufan rutin merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. “Alhamdulillah, pada pentasyarufan rutin bulan Juni ini kami dapat kembali menyalurkan bantuan kepada para guru, hafidz dan hafidzah, marbot masjid, serta masyarakat pra sejahtera. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat, menambah semangat dalam mengabdi, dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama BAZNAS. Melalui Program Beasiswa Pendidikan BAZNAS Jawa Timur dan Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), BAZNAS berupaya memperluas akses pendidikan bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu. “Selain beasiswa BAZNAS Jawa Timur, BAZNAS Kabupaten Blitar juga mempunyai Program SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) yang merupakan ikhtiar kami untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi dan menjadi sarjana pertama di keluarganya. Kami meyakini bahwa pendidikan adalah salah satu jalan terbaik untuk memutus mata rantai kemiskinan dan melahirkan generasi yang mandiri serta berdaya saing,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, H. Achmad Lazim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki, khususnya para ASN, PPPK, dan masyarakat Kabupaten Blitar yang secara istiqamah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Amanah yang telah dititipkan ini kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan kelapangan rezeki kepada seluruh muzakki beserta keluarganya,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Blitar, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam mentasyarufkan dana zakat, infak, dan sedekah secara rutin setiap bulan. “Pesan Bapak Bupati, terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS yang terus istiqamah mentasyarufkan dana zakat, infak, dan sedekah,” ucapnya. Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar senantiasa mendoakan para muzakki, yang mayoritas berasal dari kalangan ASN dan PPPK Kabupaten Blitar, agar diberikan kelancaran rezeki, kesehatan, dan keberkahan dalam keluarga. “Yang diterima hari ini adalah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang rata-rata berprofesi sebagai ASN dan PPPK Kabupaten Blitar yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Blitar. Mari kita doakan semoga para muzakki selalu amanah dalam bekerja, dilimpahi rezeki dan kesehatan, serta dikaruniai keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” tuturnya. Sebelum acara pentasyarufan dimulai, kegiatan diawali dengan sosialisasi tuberkulosis (TBC) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar sebagai bagian dari upaya edukasi kesehatan kepada masyarakat. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan TBC, sehingga tercipta masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat dan sejahtera. Melalui kegiatan pentasyarufan rutin ini, BAZNAS Kabupaten Blitar terus meneguhkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga berkontribusi dalam bidang pendidikan, pemberdayaan umat, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Beasiswa Pendidikan BAZNAS Jawa Timur untuk 10 Siswa SMA/Sederajat
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Beasiswa Pendidikan BAZNAS Jawa Timur untuk 10 Siswa SMA/Sederajat
Blitar, 23 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menyerahkan Program Beasiswa Pendidikan BAZNAS Jawa Timur kepada 10 siswa tingkat SMA/sederajat dalam kegiatan pentasyarufan rutin yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, Selasa (23/6/2026). Penerima beasiswa tersebut terdiri atas lima siswa dari SMK Islam Kanigoro, empat siswa dari MA Syekh Subakir Nglegok, dan satu siswa dari MA Trisula Sutojayan. Program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap keberlangsungan pendidikan bagi siswa dari keluarga yang membutuhkan. Melalui program tersebut, setiap penerima mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp1.000.000 per semester yang disalurkan secara rutin selama masa pendidikan di tingkat SMA/sederajat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar terus berprestasi dan menyelesaikan pendidikannya dengan baik. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa penyaluran beasiswa ini merupakan amanah dari BAZNAS Jawa Timur yang dititipkan kepada BAZNAS Kabupaten Blitar untuk disalurkan kepada siswa-siswi yang membutuhkan. “Program beasiswa ini adalah amanah dari BAZNAS Jawa Timur yang kemudian kami tunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Blitar untuk para siswa-siswi yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban biaya pendidikan dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, serta meraih cita-cita mereka,” ujarnya. H. Achmad Lazim menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memutus mata rantai kemiskinan. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung program-program pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi generasi muda. Salah satu penerima beasiswa dari MA Trisula Sutojayan, Annisaa Duwi Mahmudha, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan pendidikan yang diterimanya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Blitar yang telah memberikan bantuan pendidikan kepada saya. Bantuan ini sangat berarti dan menjadi motivasi bagi saya untuk terus semangat belajar dan meraih cita-cita,” ungkap Annisaa. Melalui Program Beasiswa Pendidikan BAZNAS Jawa Timur ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap semakin banyak pelajar dari keluarga kurang mampu yang dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik dan tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah di masa mendatang.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Paket Sembako untuk 14 Warga Fakir Miskin di Desa Sumberagung
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Paket Sembako untuk 14 Warga Fakir Miskin di Desa Sumberagung
Blitar, 11 Juni 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar kembali melaksanakan kegiatan pentasyarufan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pada Kamis (11/6/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada 14 warga fakir miskin di Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Bidang Kesekretariatan, SDM, dan Umum BAZNAS Kabupaten Blitar, Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., serta Kepala Desa Sumberagung, Drs. Sugiono. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumberagung, Drs. Sugiono, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar yang telah memberikan perhatian kepada warganya melalui program bantuan sembako. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar yang telah peduli kepada warga kami. Bantuan ini sangat berarti dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat,” ujarnya. Sementara itu, Juni Arifin, S.Pd. yang mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa bantuan paket sembako tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat fakir miskin yang membutuhkan dukungan dan perhatian bersama. “Bantuan ini berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzakki melalui BAZNAS. Oleh karena itu, kami mengajak para mustahik untuk senantiasa mendoakan para muzakki agar diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, dan kemudahan dalam segala urusannya,” tutur Juni Arifin. Melalui program pentasyarufan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar terus berupaya memastikan manfaat zakat dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial dan gotong royong di tengah masyarakat.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan Sepanjang Hayat untuk Lansia Tunggal pada Peringatan HLUN 2026
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan Sepanjang Hayat untuk Lansia Tunggal pada Peringatan HLUN 2026
Blitar, 10 Juni 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia), melalui program bantuan sepanjang hayat bagi lansia tunggal (ngebrok). Program tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Blitar dalam rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang digelar di Karanganyar Koffieplantage, Kecamatan Nglegok, Rabu (10/6/2026). Peringatan HLUN tahun ini mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” dan dihadiri oleh Bupati Blitar, perwakilan Karang Wreda dari 22 kecamatan se-Kabupaten Blitar, serta pengurus Yayasan Gerontologi Kabupaten Blitar. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar menyerahkan secara simbolis bantuan sepanjang hayat untuk lansia tunggal sebesar Rp500.000 per bulan per penerima. Saat ini, program yang didukung oleh BAZNAS Kabupaten Blitar tersebut telah menjangkau 66 lansia tunggal yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Blitar. Bupati Blitar menyampaikan bahwa peringatan Hari Lanjut Usia Nasional menjadi momentum penting untuk meningkatkan perhatian, kepedulian, dan penghormatan kepada para lansia yang telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga, masyarakat, maupun pembangunan daerah. “Berbagai capaian yang dinikmati saat ini tidak lepas dari perjuangan generasi terdahulu. Karena itu, lansia perlu mendapat dukungan agar dapat menjalani masa tua dengan sehat, bahagia, dan sejahtera,” ujarnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, dalam keterangannya menyampaika bahwa program bantuan sepanjang hayat merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap para lansia yang hidup sendiri dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. “Para lansia adalah generasi yang telah berjasa membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka tetap mendapatkan perhatian dan kehidupan yang layak di masa senjanya. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berupaya menghadirkan manfaat zakat yang langsung dirasakan oleh para lansia yang membutuhkan, terlebih kepada lansia yang hidupnya sebatang kara,” ungkapnya. H. Achmad Lazim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blitar yang terus memberikan dukungan terhadap berbagai program sosial dan kemanusiaan yang dijalankan BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Blitar dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar atas sinergi dan dukungannya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para lansia. Terima kasih pula kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Blitar sehingga program-program kemanfaatan seperti ini dapat terus berjalan dan berkembang,” katanya. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan penghargaan kepada Dinas Sosial Kabupaten Blitar yang selama ini menjadi mitra strategis BAZNAS dalam proses pendataan, pendampingan, dan penyaluran bantuan bagi para lansia. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Blitar yang selama ini menjadi mitra BAZNAS dalam memberikan perhatian kepada para lansia. Kolaborasi yang baik ini menjadi kunci agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi penerima,” tambahnya. Melalui program bantuan sepanjang hayat bagi lansia tunggal, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap dapat terus menghadirkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap para lansia agar dapat menjalani masa tua dengan lebih sejahtera, mandiri, dan bermartabat.
BERITA10/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Kondisi Kesehatan Menurun, Produksi Terhambat, Tapi Sambal Ini Justru Tembus Singapura–Hongkong! BAZNAS Kabupaten Blitar Lakukan Verifikasi Lapangan
Kondisi Kesehatan Menurun, Produksi Terhambat, Tapi Sambal Ini Justru Tembus Singapura–Hongkong! BAZNAS Kabupaten Blitar Lakukan Verifikasi Lapangan
Blitar, 05 Juni 2026 — Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan yang tepat sasaran, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan validasi dan verifikasi lapangan terhadap salah satu pelaku usaha mikro di Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas pengajuan bantuan modal usaha berupa mesin pengaduk multifungsi yang diajukan oleh Elok Kartikowati, seorang pelaku usaha kuliner rumahan yang memproduksi sambal kemasan dengan merek “Sambisa Sambal Serba Guna”. Usaha tersebut telah berkembang sejak tahun 2019 dengan dukungan keluarga, khususnya suami, dan kini telah memiliki jaringan pemasaran hingga delapan outlet pusat oleh-oleh di wilayah Blitar, hingga dapat menembus pasar internasional seperti Singapura dan Hongkong. Dalam proses verifikasi, tim BAZNAS Kabupaten Blitar melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi usaha, proses produksi, serta kapasitas peralatan yang digunakan. Hasil observasi menunjukkan bahwa proses produksi masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar, terutama dalam kondisi pelaku usaha yang saat ini mengalami keterbatasan kesehatan. Elok Kartikowati diketahui memiliki riwayat kesehatan serius setelah mengalami kecelakaan pada tahun 2016 dan 2017, yang kemudian berdampak pada kondisi kesehatannya hingga terdiagnosis Diseksi Aorta Tipe A berdasarkan hasil pemeriksaan di RSUD Mardi Waluyo. Ia juga pernah menjalani rujukan lanjutan ke RSUD Dr Soetomo serta mendapat rekomendasi tindakan medis di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta. Kondisi kesehatan tersebut turut memengaruhi kapasitas produksi usaha yang dijalankan, sehingga saat ini kegiatan produksi lebih banyak dibantu oleh suami dan belum melibatkan tenaga kerja tambahan. Dalam beberapa bulan terakhir, keterbatasan fisik juga menyebabkan penurunan frekuensi produksi dari dua kali menjadi satu kali per hari. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil penerima manfaat, khususnya dalam mendukung penguatan ekonomi keluarga mustahik agar lebih mandiri dan berkelanjutan. “Validasi lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa bantuan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mampu memberikan dampak peningkatan produktivitas usaha,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro berbasis keluarga melalui bantuan alat produksi, terutama bagi pelaku usaha yang memiliki keterbatasan akses modal dan kondisi kesehatan yang mempengaruhi aktivitas usaha.
BERITA05/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan Insentif dan Tambahan Gizi dalam Pentasyarufan Rutin di Sutojayan
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan Insentif dan Tambahan Gizi dalam Pentasyarufan Rutin di Sutojayan
Blitar, 26 Mei 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar kembali melaksanakan kegiatan pentasyarufan rutin yang kali ini digelar di Pendopo Kecamatan Sutojayan, Selasa (26/5/2026). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung program kesejahteraan Pemerintah Kabupaten Blitar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua I BAZNAS H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua IV BAZNAS Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., jajaran OPD terkait, di antaranya Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, serta Camat Sutojayan bersama KUA, TNI, dan Polri. Sebelum acara inti dimulai, kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai penyakit Tuberkulosis (TBC) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pencegahan, penanganan, dan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan. Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M. menyampaikan bahwa BAZNAS terus berupaya menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Program-program tersebut di antaranya SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana), bantuan tambahan gizi stunting berupa paket telur yang diberikan selama enam bulan, pemberdayaan ekonomi melalui bantuan alat usaha maupun modal usaha, serta program OASE (Orang Tua Asuh Sehari) untuk anak yatim dan piatu. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar juga menyalurkan tambahan insentif kepada 115 penerima manfaat yang terdiri dari warga pra sejahtera, guru tidak tetap, guru madin, guru TPQ, marbot masjid, serta hafidz dan hafidzah. Selain itu, bantuan tambahan gizi berupa telur juga diberikan kepada 150 anak penderita stunting di wilayah Kecamatan Sutojayan dan Panggungrejo. BAZNAS turut menyalurkan susu tinggi nutrisi kepada 25 penderita Tuberkulosis dan 10 penderita HIV/AIDS sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas berbagai program yang telah mendukung Pemerintah Kabupaten Blitar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat sangat penting dalam memperluas manfaat serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Bupati berharap penghimpunan ZIS di Kabupaten Blitar dapat terus meningkat dari berbagai unsur sehingga manfaat program-program BAZNAS dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Blitar.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Bupati Blitar Ajak Para Pengusaha Menunaikan ZIS Melalui BAZNAS Kabupaten Blitar
Bupati Blitar Ajak Para Pengusaha Menunaikan ZIS Melalui BAZNAS Kabupaten Blitar
Blitar, 26 Mei 2026 — Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto M.M. mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Blitar dalam membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Pentasyarufan Rutin BAZNAS Kabupaten Blitar yang digelar di Pendopo Kecamatan Sutojayan, Selasa (26/5/2026). Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan bahwa program-program BAZNAS telah membantu tugas pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan. “Tentunya ini sangat bermanfaat untuk membantu kegiatan pemerintah daerah dalam rangka mensejahterakan masyarakat ataupun menolong masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati Rijanto. Menurutnya, keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam mendukung masyarakat melalui berbagai bantuan di bidang sosial, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. “Dengan adanya BAZNAS ini sangat luar biasa. Inilah hadirnya BAZNAS untuk membantu kesulitan masyarakat yang sangat membutuhkan dalam situasi seperti ini. Tanpa hadirnya BAZNAS, pemerintah daerah tentunya banyak kesulitan dalam melaksanakan tugas-tugas meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Bupati Rijanto juga mengajak para pengusaha serta seluruh elemen masyarakat untuk turut menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar agar manfaat yang diberikan dapat semakin luas dirasakan masyarakat. Pada kegiatan pentasyarufan rutin kali ini, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan tambahan insentif kepada 115 penerima manfaat yang terdiri dari warga pra sejahtera, guru tidak tetap, guru madin, guru TPQ, marbot masjid, serta hafidz dan hafidzah. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan tambahan gizi berupa telur kepada 150 anak penderita stunting di wilayah Kecamatan Sutojayan dan Panggungrejo. Bantuan kesehatan lainnya juga diberikan berupa susu tinggi nutrisi kepada 25 penderita Tuberkulosis (TBC) dan 10 penderita HIV/AIDS sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua IV BAZNAS Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P.. jajaran OPD terkait, serta Forkopimcam Kecamatan Sutojayan.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Perkuat Validitas Data Mustahik, BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Rakor dan Bimtek Relawan Kecamatan
Perkuat Validitas Data Mustahik, BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Rakor dan Bimtek Relawan Kecamatan
Blitar, 19 Mei 2026 - BAZNAS Kabupaten Blitar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Relawan Pendistribusian dan Pendayagunaan pada Selasa (19/5/2026) di Aula Mina Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI Kabupaten Blitar. Kegiatan ini diikuti oleh 33 relawan yang berasal dari delegasi 11 kecamatan di Kabupaten Blitar. Rakor dan bimtek tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., serta Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, M.A.P. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pendataan mustahik dalam program pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim menekankan pentingnya integritas dan objektivitas para relawan saat melakukan pendataan di lapangan. Menurutnya, data yang valid dan akurat menjadi kunci utama agar penyaluran bantuan zakat dapat tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. “Relawan harus mengedepankan integritas dan objektivitas sehingga data yang diperoleh valid, akurat, dan tepat sasaran,” ujarnya. Agenda dilanjutkan dengan penyampaian tugas dan fungsi pokok relawan oleh Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, M.A.P. dan Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd. Dalam sesi tersebut, para relawan diberikan pemahaman mengenai mekanisme pendataan mustahik, alur koordinasi, serta teknis pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing. Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar. Berbagai masukan dan pengalaman lapangan turut disampaikan guna memperkuat efektivitas program pendistribusian dan pendayagunaan zakat di Kabupaten Blitar. Salah satu relawan, Adi Susanto, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah sebagai relawan pendistribusian BAZNAS. Ia berharap dapat turut berkontribusi dalam membantu proses pendataan mustahik agar bantuan zakat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BERITA19/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Se-Eks Karesidenan Kediri Gelar Rakor di Kampung Coklat Blitar
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Se-Eks Karesidenan Kediri Gelar Rakor di Kampung Coklat Blitar
Blitar, 12 Mei 2026 - Dalam rangka memperkuat ukhuwah dan sinergi pengelolaan zakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-eks Karesidenan Kediri menyelenggarakan acara Silaturahmi dan Rapat Koordinasi (Rakor) pada Selasa (12/5/2026). Bertempat di kawasan wisata edukasi Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, forum ini menjadi wadah strategis bagi para amil untuk merumuskan langkah-langkah optimalisasi potensi zakat di daerah. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan pengurus BAZNAS dari berbagai wilayah yang terdiri dari BAZNAS Kabupaten Blitar, Kota Blitar, BAZNAS Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Kabupaten Trenggalek, BAZNAS Kabupaten Kediri, Kota Kediri, BAZNAS Kabupaten Nganjuk, BAZNAS Kabupaten Gresik, BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan BAZNAS Kabupaten Jombang. Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blitar. Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, yang bertindak selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi yang tinggi atas kehadiran seluruh delegasi BAZNAS dari berbagai kabupaten/kota. Selanjutnya, Koordinator Forum Silaturahmi BAZNAS Se-eks Karesidenan Kediri, H. Abdul Wachid, S.IP., turut memberikan sambutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kekompakan antarlembaga BAZNAS lintas daerah untuk menjawab tantangan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang semakin dinamis. Sambutan berikutnya sekaligus pembukaan acara secara resmi disampaikan oleh Bupati Blitar yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Drs. Mikhael Hankam Indoro, M.Si. Beliau menyampaikan pesan dari Bupati Blitar mengenai dukungan penuh pemerintah daerah terhadap peran vital BAZNAS. BAZNAS dinilai sebagai mitra strategis pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Sesi pembukaan ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar, KH. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., guna memohon kelancaran dan keberkahan atas jalannya rapat koordinasi tersebut. Usai seremoni pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi inti yakni pemaparan dan diskusi program kerja. Pada sesi ini, masing-masing BAZNAS Kabupaten/Kota diberikan kesempatan untuk mempresentasikan program-program unggulan, target penghimpunan, hingga strategi pendistribusian dan pendayagunaan ZIS di daerahnya masing-masing. Diskusi berjalan interaktif dan produktif. Para peserta saling bertukar gagasan, membedah tantangan di lapangan, serta berbagi best practice (praktik terbaik) dalam mengelola dana umat agar lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Melalui Rapat Koordinasi ini, diharapkan lahir rumusan program kerja yang inovatif serta terjalinnya kerja sama lintas daerah yang lebih solid, sehingga kehadiran BAZNAS dapat memberikan dampak yang semakin luas bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah eks Karesidenan Kediri dan sekitarnya.
BERITA12/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Dana Fidyah kepada 12 Penerima Manfaat dalam Bentuk Paket Sembako
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Dana Fidyah kepada 12 Penerima Manfaat dalam Bentuk Paket Sembako
Blitar, 21 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menyalurkan dana fidyah kepada 12 penerima manfaat dalam bentuk paket sembako. Penyaluran tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pentasyarufan rutin di Kecamatan Gandusari sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dhuafa yang membutuhkan uluran bantuan. Penyaluran paket sembako ini menjadi salah satu wujud pengelolaan dana fidyah yang diamanahkan para donatur kepada BAZNAS Kabupaten Blitar agar dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan penyaluran dana fidyah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. “Terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan amanah kepada BAZNAS Kabupaten Blitar untuk menyalurkan dana fidyah kepada para dhuafa. Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab yang kami jaga dengan sebaik-baiknya agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Ia menegaskan, BAZNAS Kabupaten Blitar akan terus berupaya menjaga amanah dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh para penerima. “Semoga apa yang telah dititipkan para donatur ini menjadi amal ibadah yang membawa keberkahan, sekaligus meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya. Salah satu penerima manfaat, Mbah Sariyem, mengaku bersyukur atas bantuan paket sembako yang diterimanya. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar dan para donatur atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan semoga semua yang telah membantu mendapatkan balasan kebaikan,” tuturnya. Melalui penyaluran dana fidyah ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap dapat terus memperkuat peran sosial dalam membantu masyarakat dhuafa, sekaligus menumbuhkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana keagamaan lainnya secara profesional dan amanah.
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Tasyarufkan Dana ZIS kepada 127 Orang dan 1 Kelompok Pemberdayaan di Kecamatan Gandusari
BAZNAS Kabupaten Blitar Tasyarufkan Dana ZIS kepada 127 Orang dan 1 Kelompok Pemberdayaan di Kecamatan Gandusari
Blitar, 21 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali menggelar kegiatan pentasyarufan rutin di Kecamatan Gandusari. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Gandusari ini dihadiri oleh Bupati Blitar yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua I H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Kepala Dinas Sosial Drs. Mikhael Hankam Indoro, M.Si., Kementerian Agama Kabupaten Blitar, serta jajaran Forkopimcam Gandusari dan kepala desa se-Kecamatan Gandusari. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat. Mereka terdiri atas 70 guru, meliputi guru tidak tetap (GTT), guru TPQ, dan guru Madin, 15 hafidz/hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga pra sejahtera. Masing-masing guru, hafidz/hafidzah, dan marbot masjid menerima insentif sebesar Rp300 ribu. Sementara itu, warga pra sejahtera memperoleh bantuan sebesar Rp500 ribu per orang. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Blitar juga menyerahkan Program Pemberdayaan Balai Ternak kepada Kelompok Pemberdayaan Ekonomi Unggas Ayam Petelur “Mentari” di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, senilai Rp40 juta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS juga menyalurkan dana fidyah kepada 12 penerima manfaat dalam bentuk paket sembako. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, yang mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, menegaskan bahwa penyaluran zakat tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pemberdayaan dan bantuan sosial yang lebih luas. “Selain bantuan konsumtif, BAZNAS Kabupaten Blitar juga memberikan bantuan tambahan gizi kepada pengidap stunting, TBC, dan HIV. Pada hari ini, kami juga mentasyarufkan zakat produktif berupa Balai Ternak Unggas Ayam Petelur di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo. Di samping itu, juga diserahkan 12 paket sembako dari dana fidyah untuk para dhuafa,” ujarnya. Pria yang akrab disapa Dayat itu juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang telah mampu untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. “Kami menghimbau kepada pegawai, baik di kecamatan, KUA, dinas, maupun masyarakat yang sudah mampu, mari bersama-sama menginfakkan sebagian rezeki melalui BAZNAS. BAZNAS merupakan badan resmi pemerintah yang telah mendapatkan izin. Alhamdulillah, BAZNAS Kabupaten Blitar juga telah diaudit dan memperoleh predikat WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian. Ini menjadi bukti bahwa dana yang kami himpun dan kelola telah dijalankan sesuai syariat dan standar audit akuntansi,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, yang hadir mewakili Bupati Blitar, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara rutin setiap bulan. “Pesan Bapak Bupati, terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS yang terus istiqamah mentasyarufkan dana zakat, infak, dan sedekah,” ucapnya. Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar senantiasa mendoakan para muzakki, yang mayoritas berasal dari kalangan ASN dan PPPK Kabupaten Blitar, agar diberikan kelancaran rezeki, kesehatan, dan keberkahan dalam keluarga. “Yang diterima hari ini adalah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang rata-rata berprofesi sebagai ASN dan PPPK Kabupaten Blitar yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Blitar. Mari kita doakan semoga para muzakki selalu amanah dalam bekerja, dilimpahi rezeki dan kesehatan, serta dikaruniai keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” tuturnya. Sebelum acara pentasyarufan dimulai, kegiatan diawali dengan sosialisasi tuberkulosis (TBC) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar sebagai bagian dari upaya edukasi kesehatan kepada masyarakat.
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Serahkan Bantuan Balai Ternak Ayam Petelur Rp40 Juta untuk Kelompok “Mentari” di Gandusari
BAZNAS Kabupaten Blitar Serahkan Bantuan Balai Ternak Ayam Petelur Rp40 Juta untuk Kelompok “Mentari” di Gandusari
Blitar, 21 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menyerahkan Program Pemberdayaan Balai Ternak senilai Rp40 juta kepada Kelompok Pemberdayaan Ekonomi Unggas Ayam Petelur “Mentari” di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Selasa (21/4). Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pentasyarufan rutin BAZNAS Kabupaten Blitar yang digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Gandusari. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui zakat produktif. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., mengatakan bahwa penyaluran dana zakat tidak hanya diarahkan untuk bantuan konsumtif, tetapi juga difokuskan pada program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Menurutnya, Program Pemberdayaan Balai Ternak diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan usaha ekonomi produktif masyarakat, khususnya di sektor peternakan unggas ayam petelur. Dengan adanya bantuan ini, kelompok penerima manfaat diharapkan mampu mengelola usaha secara optimal sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi anggotanya. “Pada hari ini, kami mentasyarufkan zakat produktif berupa Balai Ternak Unggas Ayam Petelur kepada Kelompok Pemberdayaan Ekonomi ‘Mentari’ di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo. Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat, berkembang, dan mampu memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya. Program tersebut juga mencerminkan upaya BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menggeser pola penyaluran zakat dari yang semata-mata bersifat konsumtif menuju pemberdayaan yang berdampak jangka panjang. Melalui pengelolaan yang tepat, bantuan modal usaha seperti ini diharapkan dapat menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. Selain penyerahan program balai ternak, dalam kegiatan yang sama BAZNAS Kabupaten Blitar juga menyalurkan bantuan kepada berbagai kelompok penerima manfaat lainnya, seperti guru non-ASN, hafidz/hafidzah, marbot masjid, warga pra-sejahtera, serta paket sembako dari dana fidyah. Pemerintah Kabupaten Blitar turut mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus konsisten menyalurkan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan adanya Program Pemberdayaan Balai Ternak ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap Kelompok “Mentari” dapat berkembang menjadi kelompok usaha yang mandiri, produktif, dan mampu menjadi contoh pemberdayaan ekonomi berbasis zakat di wilayah Kecamatan Gandusari.
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Blitar.

Lihat Daftar Rekening →