WhatsApp Icon
Masjid Al-Fataa bersama BAZNAS Kabupaten Blitar Hadirkan Masjid sebagai Pusat Solusi Umat melalui Program Nikah Massal

Blitar, 03 Februari 2026 – Masjid Al-Fataa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, menyelenggarakan kegiatan Nikah Massal pada Ahad (1/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh enam pasangan pengantin yang seluruhnya berasal dari wilayah Kecamatan Selopuro dan dihadiri oleh para tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat serta lembaga terkait.

Program nikah massal ini merupakan bagian dari program kerja Takmir Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Blitar, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Blitar, Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) PCNU Kabupaten Blitar, serta Kementerian Agama Kabupaten Blitar melalui KUA Kecamatan Selopuro.

Menariknya, pelaksanaan nikah massal ini tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal dengan tidak meninggalkan rangkaian upacara adat Jawa, mulai dari prosesi metri atau selamatan pra-nikah, panggih manten, hingga walimatul ursy. Acara walimah semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh penceramah kondang Kiai Ahmad Ardabili.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., yang hadir mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M. Dalam keterangannya, Juni Arifin menyampaikan bahwa kegiatan nikah massal ini merupakan program yang sangat positif dan layak menjadi contoh bagi takmir masjid lainnya.

Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga harus menjadi ruang sosial dan pusat kepedulian umat, khususnya dalam upaya pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan melalui optimalisasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro, KH. Khozinatul Asrori, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas dukungan dan sinerginya. Semoga kerja sama antara Masjid Al-Fataa dan BAZNAS Kabupaten Blitar senantiasa terjaga dan terus membawa kemaslahatan bagi umat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan nikah massal ini, Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro menegaskan perannya sebagai pusat pelayanan umat yang inklusif, mengintegrasikan nilai keagamaan, budaya, dan sosial ekonomi dalam satu gerakan nyata untuk kesejahteraan masyarakat.

03/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan ZIS kepada 115 Mustahik di Kecamatan Nglegok

Blitar, 27 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Pentasyarufan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada para mustahik pada Selasa (27/1/2026) bertempat di Kantor Kecamatan Nglegok Lama. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan dana ZIS secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada 115 penerima manfaat yang berasal dari beberapa kategori mustahik. Adapun pentasyarufan yang disalurkan meliputi insentif Guru Tidak Tetap (GTT), Madrasah Diniyah, dan TPQ sebanyak 70 penerima, insentif Hafidz dan Hafidzah sebanyak 15 penerima, insentif Marbot dan Takmir Masjid sebanyak 15 penerima, serta santunan bagi warga pra-sejahtera sebanyak 15 penerima.

Kegiatan pentasyarufan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, yaitu H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Juni Arifin, S.Pd., dan Hj. Imron Nafifah, S.P., M.AP., serta Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, M.Pd. Turut hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama Kabupaten Blitar, unsur Muspika Kecamatan Nglegok, dan Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Nglegok.

Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh KUA Kecamatan Nglegok. Selanjutnya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., menyampaikan laporan pelaksanaan pentasyarufan. Ia menjelaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang disalurkan merupakan amanah dari para muzakki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Blitar dan disalurkan sesuai ketentuan syariat serta regulasi yang berlaku. Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh penerima manfaat yang hadir untuk turut mendoakan para muzakki agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, dan kemudahan dalam kehidupan.

Sambutan disampaikan oleh Bupati Blitar yang diwakili Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, H. Wiji Asrori, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengimbau kepada para penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan masing-masing.

Salah satu penerima manfaat, Ahmad Ando Irianto Pasaribu, S.Sos., guru MA Syekh Subakir Nglegok, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian BAZNAS Kabupaten Blitar kepada para guru madrasah dan guru swasta.
“Terima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli terhadap guru madin dan guru swasta. Semoga seluruh muzakki yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS selalu dilimpahkan kesehatan serta rezeki oleh Allah SWT,” ujarnya.

Melalui kegiatan pentasyarufan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi terus meningkat, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

27/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Tasyakuran Milad ke-25, Perkuat Sinergi dengan OPD

Blitar, 20 Januari 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Milad ke-25 pada Selasa (20/1/2026) di Kantor BAZNAS Kabupaten Blitar. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kolaborasi antara BAZNAS dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Sosial. Kegiatan dipandu oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., dan berlangsung khidmat serta penuh kekeluargaan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergitas antara BAZNAS dan OPD sebagai kunci optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar atas partisipasi aktif dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi ASN yang selama ini konsisten menunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Ke depan, kami berharap kinerja BAZNAS semakin baik dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sesuai dengan prinsip khoirunnas anfa‘uhum linnas,” ujar H. Lazim.

Ia juga berharap seluruh ASN senantiasa diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, serta kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, baik di dunia maupun di akhirat. Pada kesempatan tersebut, Achmad Lazim turut memperkenalkan pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Blitar, yakni Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., sebagai bagian dari penguatan kelembagaan BAZNAS ke depan.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa BAZNAS kini telah menjadi lembaga yang dipercaya oleh umat. Pemerintah Kabupaten Blitar, menurutnya, sangat bersyukur atas keberadaan BAZNAS yang mampu menjangkau berbagai aspek kesejahteraan sosial yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh pemerintah daerah.

“Pemkab Blitar sangat mensupport keberadaan BAZNAS. Banyak kebutuhan masyarakat yang tidak bisa ditangani langsung oleh pemerintah, sehingga kolaborasi antara Pemkab dan BAZNAS menjadi sangat penting dan strategis,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan 25 tahun BAZNAS, kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan ramah tamah. Tasyakuran Milad ke-25 ini diharapkan semakin memperkuat peran BAZNAS Kabupaten Blitar sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

20/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
Wajib Tahu! Ini Logo Resmi HUT Ke-25 BAZNAS

Setiap tanggal 17 Januari diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Pada tahun 2026 ini, BAZNAS genap berusia 25 tahun sejak ditetapkan sebagai lembaga resmi negara yang bertugas mengelola zakat secara nasional. Momentum seperempat abad ini menjadi penanda penting perjalanan BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis pembangunan sosial dan ekonomi umat.

Mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”, HUT ke-25 BAZNAS menegaskan komitmen kelembagaan dalam menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai pilar penguatan bangsa. Tema ini merefleksikan posisi zakat tidak hanya sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai mekanisme kolektif yang berkontribusi nyata terhadap pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Selama 25 tahun perjalanannya, BAZNAS terus melakukan transformasi tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Penguatan regulasi, digitalisasi layanan, serta perluasan program pendayagunaan zakat berbasis pemberdayaan menjadi strategi utama dalam menjawab tantangan zaman. Zakat diarahkan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, kemanusiaan, dan dakwah-advokasi, selaras dengan tujuan pembangunan nasional.

Tema “Zakat Menguatkan Indonesia” juga menegaskan sinergi antara BAZNAS, pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat luas. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam memastikan dana zakat mampu memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial bangsa di tengah dinamika ekonomi global.

Peringatan HUT ke-25 BAZNAS diharapkan menjadi refleksi bersama sekaligus penguat optimisme bahwa zakat, jika dikelola secara amanah dan profesional, dapat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadaban.

Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-25 BAZNAS, logo resmi dapat diunduh melalui tautan berikut:
https://drive.google.com/drive/folders/19kEyBDMI_JlriIwKlu7TYJh5MxF62p_p?usp=drive_link

12/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS dan Dinas Sosial Salurkan Bantuan Korban Bencana Angin Kencang di Desa Gledug, Sanankulon

Blitar, 05 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial Kabupaten Blitar melaksanakan kunjungan lapangan sekaligus penyaluran bantuan kepada warga terdampak bencana angin kencang di Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, pada Senin (5/1/2026).

Bencana tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 15.19 WIB, ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Desa Gledug. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada dua rumah warga. Berdasarkan hasil pendataan, rumah milik Sholikah mengalami kerusakan berat, sementara rumah milik Mariyani mengalami kerusakan ringan.

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB, saat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang terjadi di wilayah setempat. Menurut keterangan pemilik rumah dan sejumlah saksi, sebuah pohon waru yang berada di dekat rumah warga tidak mampu menahan terpaan angin, sehingga tumbang dan menimpa bangunan rumah.

Pasca kejadian, pemilik rumah bersama warga sekitar segera melakukan pembersihan puing-puing bangunan dengan peralatan sederhana. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Kecamatan Sanankulon untuk ditindaklanjuti. Tidak berselang lama, aparat BABINSA dan anggota Polsek Sanankulon tiba di lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material bangunan yang terdampak.

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun demikian, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap bencana, sekaligus memastikan bahwa kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi. Kegiatan ini juga merupakan wujud sinergi antarinstansi dalam penanganan bencana serta penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak.

05/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar

Berita Terbaru

Masjid Al-Fataa bersama BAZNAS Kabupaten Blitar Hadirkan Masjid sebagai Pusat Solusi Umat melalui Program Nikah Massal
Masjid Al-Fataa bersama BAZNAS Kabupaten Blitar Hadirkan Masjid sebagai Pusat Solusi Umat melalui Program Nikah Massal
Blitar, 03 Februari 2026 – Masjid Al-Fataa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, menyelenggarakan kegiatan Nikah Massal pada Ahad (1/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh enam pasangan pengantin yang seluruhnya berasal dari wilayah Kecamatan Selopuro dan dihadiri oleh para tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat serta lembaga terkait. Program nikah massal ini merupakan bagian dari program kerja Takmir Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Blitar, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Blitar, Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) PCNU Kabupaten Blitar, serta Kementerian Agama Kabupaten Blitar melalui KUA Kecamatan Selopuro. Menariknya, pelaksanaan nikah massal ini tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal dengan tidak meninggalkan rangkaian upacara adat Jawa, mulai dari prosesi metri atau selamatan pra-nikah, panggih manten, hingga walimatul ursy. Acara walimah semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh penceramah kondang Kiai Ahmad Ardabili. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., yang hadir mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M. Dalam keterangannya, Juni Arifin menyampaikan bahwa kegiatan nikah massal ini merupakan program yang sangat positif dan layak menjadi contoh bagi takmir masjid lainnya. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga harus menjadi ruang sosial dan pusat kepedulian umat, khususnya dalam upaya pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan melalui optimalisasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan. Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro, KH. Khozinatul Asrori, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas dukungan dan sinerginya. Semoga kerja sama antara Masjid Al-Fataa dan BAZNAS Kabupaten Blitar senantiasa terjaga dan terus membawa kemaslahatan bagi umat,” ungkapnya. Melalui kegiatan nikah massal ini, Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro menegaskan perannya sebagai pusat pelayanan umat yang inklusif, mengintegrasikan nilai keagamaan, budaya, dan sosial ekonomi dalam satu gerakan nyata untuk kesejahteraan masyarakat.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan ZIS kepada 115 Mustahik di Kecamatan Nglegok
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan ZIS kepada 115 Mustahik di Kecamatan Nglegok
Blitar, 27 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Pentasyarufan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada para mustahik pada Selasa (27/1/2026) bertempat di Kantor Kecamatan Nglegok Lama. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan dana ZIS secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada 115 penerima manfaat yang berasal dari beberapa kategori mustahik. Adapun pentasyarufan yang disalurkan meliputi insentif Guru Tidak Tetap (GTT), Madrasah Diniyah, dan TPQ sebanyak 70 penerima, insentif Hafidz dan Hafidzah sebanyak 15 penerima, insentif Marbot dan Takmir Masjid sebanyak 15 penerima, serta santunan bagi warga pra-sejahtera sebanyak 15 penerima. Kegiatan pentasyarufan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, yaitu H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Juni Arifin, S.Pd., dan Hj. Imron Nafifah, S.P., M.AP., serta Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, M.Pd. Turut hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama Kabupaten Blitar, unsur Muspika Kecamatan Nglegok, dan Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Nglegok. Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh KUA Kecamatan Nglegok. Selanjutnya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., menyampaikan laporan pelaksanaan pentasyarufan. Ia menjelaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang disalurkan merupakan amanah dari para muzakki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Blitar dan disalurkan sesuai ketentuan syariat serta regulasi yang berlaku. Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh penerima manfaat yang hadir untuk turut mendoakan para muzakki agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, dan kemudahan dalam kehidupan. Sambutan disampaikan oleh Bupati Blitar yang diwakili Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, H. Wiji Asrori, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengimbau kepada para penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan masing-masing. Salah satu penerima manfaat, Ahmad Ando Irianto Pasaribu, S.Sos., guru MA Syekh Subakir Nglegok, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian BAZNAS Kabupaten Blitar kepada para guru madrasah dan guru swasta. “Terima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli terhadap guru madin dan guru swasta. Semoga seluruh muzakki yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS selalu dilimpahkan kesehatan serta rezeki oleh Allah SWT,” ujarnya. Melalui kegiatan pentasyarufan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi terus meningkat, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Tasyakuran Milad ke-25, Perkuat Sinergi dengan OPD
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Tasyakuran Milad ke-25, Perkuat Sinergi dengan OPD
Blitar, 20 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Milad ke-25 pada Selasa (20/1/2026) di Kantor BAZNAS Kabupaten Blitar. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kolaborasi antara BAZNAS dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Sosial. Kegiatan dipandu oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., dan berlangsung khidmat serta penuh kekeluargaan. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergitas antara BAZNAS dan OPD sebagai kunci optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar atas partisipasi aktif dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi ASN yang selama ini konsisten menunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Ke depan, kami berharap kinerja BAZNAS semakin baik dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sesuai dengan prinsip khoirunnas anfa‘uhum linnas,” ujar H. Lazim. Ia juga berharap seluruh ASN senantiasa diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, serta kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, baik di dunia maupun di akhirat. Pada kesempatan tersebut, Achmad Lazim turut memperkenalkan pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Blitar, yakni Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., sebagai bagian dari penguatan kelembagaan BAZNAS ke depan. Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa BAZNAS kini telah menjadi lembaga yang dipercaya oleh umat. Pemerintah Kabupaten Blitar, menurutnya, sangat bersyukur atas keberadaan BAZNAS yang mampu menjangkau berbagai aspek kesejahteraan sosial yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh pemerintah daerah. “Pemkab Blitar sangat mensupport keberadaan BAZNAS. Banyak kebutuhan masyarakat yang tidak bisa ditangani langsung oleh pemerintah, sehingga kolaborasi antara Pemkab dan BAZNAS menjadi sangat penting dan strategis,” ungkapnya. Acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan 25 tahun BAZNAS, kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan ramah tamah. Tasyakuran Milad ke-25 ini diharapkan semakin memperkuat peran BAZNAS Kabupaten Blitar sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Wajib Tahu! Ini Logo Resmi HUT Ke-25 BAZNAS
Wajib Tahu! Ini Logo Resmi HUT Ke-25 BAZNAS
Setiap tanggal 17 Januari diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Pada tahun 2026 ini, BAZNAS genap berusia 25 tahun sejak ditetapkan sebagai lembaga resmi negara yang bertugas mengelola zakat secara nasional. Momentum seperempat abad ini menjadi penanda penting perjalanan BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis pembangunan sosial dan ekonomi umat. Mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”, HUT ke-25 BAZNAS menegaskan komitmen kelembagaan dalam menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai pilar penguatan bangsa. Tema ini merefleksikan posisi zakat tidak hanya sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai mekanisme kolektif yang berkontribusi nyata terhadap pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selama 25 tahun perjalanannya, BAZNAS terus melakukan transformasi tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Penguatan regulasi, digitalisasi layanan, serta perluasan program pendayagunaan zakat berbasis pemberdayaan menjadi strategi utama dalam menjawab tantangan zaman. Zakat diarahkan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, kemanusiaan, dan dakwah-advokasi, selaras dengan tujuan pembangunan nasional. Tema “Zakat Menguatkan Indonesia” juga menegaskan sinergi antara BAZNAS, pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat luas. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam memastikan dana zakat mampu memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial bangsa di tengah dinamika ekonomi global. Peringatan HUT ke-25 BAZNAS diharapkan menjadi refleksi bersama sekaligus penguat optimisme bahwa zakat, jika dikelola secara amanah dan profesional, dapat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadaban. Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-25 BAZNAS, logo resmi dapat diunduh melalui tautan berikut:https://drive.google.com/drive/folders/19kEyBDMI_JlriIwKlu7TYJh5MxF62p_p?usp=drive_link
BERITA12/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS dan Dinas Sosial Salurkan Bantuan Korban Bencana Angin Kencang di Desa Gledug, Sanankulon
BAZNAS dan Dinas Sosial Salurkan Bantuan Korban Bencana Angin Kencang di Desa Gledug, Sanankulon
Blitar, 05 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial Kabupaten Blitar melaksanakan kunjungan lapangan sekaligus penyaluran bantuan kepada warga terdampak bencana angin kencang di Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, pada Senin (5/1/2026). Bencana tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 15.19 WIB, ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Desa Gledug. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada dua rumah warga. Berdasarkan hasil pendataan, rumah milik Sholikah mengalami kerusakan berat, sementara rumah milik Mariyani mengalami kerusakan ringan. Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB, saat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang terjadi di wilayah setempat. Menurut keterangan pemilik rumah dan sejumlah saksi, sebuah pohon waru yang berada di dekat rumah warga tidak mampu menahan terpaan angin, sehingga tumbang dan menimpa bangunan rumah. Pasca kejadian, pemilik rumah bersama warga sekitar segera melakukan pembersihan puing-puing bangunan dengan peralatan sederhana. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Kecamatan Sanankulon untuk ditindaklanjuti. Tidak berselang lama, aparat BABINSA dan anggota Polsek Sanankulon tiba di lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material bangunan yang terdampak. Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun demikian, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap bencana, sekaligus memastikan bahwa kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi. Kegiatan ini juga merupakan wujud sinergi antarinstansi dalam penanganan bencana serta penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Solidaritas Keluarga Besar Bani Surotarlan–Saijah, Ulurkan Kepedulian untuk Korban Bencana di Sumatera
Solidaritas Keluarga Besar Bani Surotarlan–Saijah, Ulurkan Kepedulian untuk Korban Bencana di Sumatera
Blitar, 30 Desember 2025 — BAZNAS Kabupaten Blitar menerima donasi kemanusiaan sebesar Rp10.600.000 dari Reuni ke-40 Keluarga Besar Bani Surotarlan–Saijah yang diperuntukkan bagi korban bencana di Pulau Sumatera. Prosesi serah terima donasi dilaksanakan pada Selasa (20/12/2025) bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Blitar. Donasi tersebut diserahkan oleh H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., selaku perwakilan keluarga besar Bani Surotarlan–Saijah yang juga menjabat sebagai Komisioner BAZNAS Kabupaten Blitar, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M.. Bantuan ini menjadi wujud nyata solidaritas sosial dan kepedulian keluarga besar terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Dalam keterangannya, H. Hidayatur Rahman menyampaikan bahwa kegiatan reuni keluarga tidak hanya dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk menumbuhkan kepedulian dan kontribusi nyata bagi kemanusiaan. Ia berharap donasi yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Blitar dapat membantu meringankan beban para korban bencana di Pulau Sumatera serta menjadi amal jariyah bagi seluruh keluarga besar yang berpartisipasi. Sementara itu Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa dana donasi akan dikelola secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran, serta disalurkan sesuai dengan kebutuhan prioritas dalam upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. Ayo Bantu Saudara Kita di Sumatera Untuk memperluas jangkauan bantuan, BAZNAS Kabupaten Blitar mengajak masyarakat Blitar dan sekitarnya untuk ikut serta dalam gerakan kepedulian ini. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 7331362519a.n. INFAQ BAZNAS KAB BLITAR Tambahkan kode unik 025 saat transfer.Contoh nominal: Rp 80.025 Setiap rupiah yang disalurkan akan membantu memperkuat logistik pangan, kebutuhan dasar, serta dukungan pemulihan bagi warga terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera.
BERITA30/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Terima Donasi Kebencanaan dari Dua Lembaga Pendidikan untuk Korban Bencana di Sumatera
BAZNAS Kabupaten Blitar Terima Donasi Kebencanaan dari Dua Lembaga Pendidikan untuk Korban Bencana di Sumatera
Blitar — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang aktif dalam aksi kemanusiaan. Kali ini, BAZNAS menerima donasi kebencanaan dari dua lembaga pendidikan, yakni SMAN 1 Srengat dan UPT SDN Sumberjo 1 Sanankulon, untuk disalurkan kepada para korban bencana di wilayah Sumatera. Penyerahan bantuan ini sekaligus menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga resmi penyalur bantuan. Donasi tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan masing-masing sekolah dan diterima oleh pihak BAZNAS Kabupaten Blitar. Bantuan yang terkumpul merupakan hasil dari gerakan solidaritas siswa, guru, serta warga sekolah yang secara sukarela menggalang dana guna meringankan beban saudara-saudara mereka yang terdampak bencana. Staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Blitar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh lembaga pendidikan tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif dari pelajar dan tenaga pendidik menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan dapat tumbuh dan berkembang di berbagai lapisan masyarakat. “Ini merupakan wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap sesama. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para korban bencana di Sumatera, berapapun donasi yang diberikan oleh donatur merupakan harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertipa musibah” ujarnya. Saat ini, BAZNAS Kabupaten Blitar terus membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi kebencanaan, baik dari lembaga pendidikan, perorangan, maupun komunitas sosial lainnya. Melalui gerakan ini, diharapkan semakin banyak elemen masyarakat yang tergerak untuk membantu meringankan beban para korban bencana, sekaligus menanamkan nilai solidaritas dan empati bersama atas kejadian bencana tersebut.
BERITA11/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Baznas Kabupaten Blitar dan Dinsos Salurkan Sambal Pecel Khas Blitar untuk Korban Bencana di Sumatera
Baznas Kabupaten Blitar dan Dinsos Salurkan Sambal Pecel Khas Blitar untuk Korban Bencana di Sumatera
Blitar, 04 Desember 2025 - BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial Kabupaten Blitar kembali menunjukkan kepedulian terhadap sesama melalui pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di Pulau Sumatera. Bantuan berupa sambal pecel khas Blitar yang tahan lama dan praktis, dikirim ke wilayah-wilayah yang dalam beberapa pekan terakhir dilanda banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Bencana hidrometeorologis tersebut menghantam sejumlah daerah termasuk Sibolga, Padang, Tapanuli, hingga Aceh, dengan dampak yang cukup besar: ribuan rumah terendam, akses jalan terputus, fasilitas publik rusak, dan sebagian warga harus mengungsi karena ancaman susulan. Intensitas hujan ekstrem menyebabkan meluapnya sungai-sungai besar dan memperparah longsor di area perbukitan, membuat banyak keluarga kehilangan tempat tinggal serta akses kebutuhan dasar. Dalam aksi ini, Dinas Sosial Kabupaten Blitar melalui TAGANA tidak hanya berperan dalam proses distribusi, tetapi juga mengolah dan menyiapkan sambal pecel secara langsung di kantor TAGANA. Proses produksi dilakukan dengan standar keamanan pangan yang ketat untuk memastikan kualitas tetap terjaga selama masa pengiriman hingga diterima oleh para penyintas bencana. PC Fatayat NU Kabupaten Blitar turut terlibat aktif dalam proses ini. Para relawannya membantu mulai dari peracikan bahan, pengemasan, hingga persiapan logistik agar sambal pecel dapat dikirim dalam jumlah besar. Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana sinergi lintas lembaga mampu mempercepat penanganan kebutuhan mendesak di lokasi bencana. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan rasa kemanusiaan dari masyarakat Blitar untuk saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Ia menegaskan bahwa TAGANA siap bergerak kapan pun diperlukan, baik dalam pengolahan makanan darurat maupun koordinasi penyaluran bantuan ke daerah terdampak. Beliau juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan BAZNAS, PC Fatayat NU, dan LPBI PCNU menjadi bukti bahwa penanganan bencana membutuhkan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat. BAZNAS Kabupaten Blitar menegaskan bahwa sambal pecel dipilih sebagai bantuan karena sifatnya praktis, tahan lama, dan mudah dikonsumsi bersama berbagai bahan yang tersedia di dapur umum pengungsian. Dalam situasi darurat, kebutuhan akan makanan siap saji dan bernutrisi menjadi prioritas yang harus dipenuhi secara cepat. Pengiriman bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para penyintas sekaligus menjadi simbol kepedulian masyarakat Blitar. Kolaborasi lintas lembaga ini juga menjadi langkah awal menuju dukungan lanjutan pada fase pemulihan, mengingat dampak bencana di Sumatera masih membutuhkan perhatian serius dalam jangka panjang. Ayo Bantu Saudara Kita di Sumatera Untuk memperluas jangkauan bantuan, BAZNAS Kabupaten Blitar mengajak masyarakat Blitar dan sekitarnya untuk ikut serta dalam gerakan kepedulian ini. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 7331362519 a.n. INFAQ BAZNAS KAB BLITAR Tambahkan kode unik 025 saat transfer. Contoh nominal: Rp 80.025 Setiap rupiah yang disalurkan akan membantu memperkuat logistik pangan, kebutuhan dasar, serta dukungan pemulihan bagi warga terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar RAKORDA: Selaraskan Program, Perkuat Pengumpulan, dan Salurkan Bantuan untuk Mustahik
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar RAKORDA: Selaraskan Program, Perkuat Pengumpulan, dan Salurkan Bantuan untuk Mustahik
Blitar, Kamis 27 November 2025 — BAZNAS Kabupaten Blitar menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) di Aula Candi Penataran, Kantor Bupati Blitar. Kegiatan ini dihadiri Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M.; Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur Dr. K.H. Khusnul Khuluq, M.M.; Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, M.M.; serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, yakni Wakil Ketua I H. Hidayatur Rahman, M.M., dan Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd. Acara dibuka dengan laporan Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, yang menegaskan pentingnya penyelarasan kebijakan antara BAZNAS daerah, provinsi, dan pemerintah. “Dalam RAKORDA ini (BAZNAS Kabupaten Blitar) ingin menyelaraskan Visi, Misi, dan Program BAZNAS dengan BAZNAS Provinsi, Pemerintah Daerah, dan seluruh OPD (UPZ), kita sandingkan program apa saja yang sekiranya sesuai dengan program BAZNAS Kabupaten Blitar,” ujarnya. Beliau juga menambahkan komitmen lembaganya dalam menjaga amanah pengelolaan zakat. “Baznas Kabupaten Blitar berkomitmen untuk mengelola zakat ini dengan sebaik-baiknya karena zakat menjadi instrumen negara dalam pengentasan kemiskinan dan juga penguatan kemandirian masyarakat,” tambahnya. Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. K.H. Khusnul Khuluq, M.M., dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk memperkuat kepedulian sosial dengan menunaikan ZIS. “Saya mengajak untuk selalu menebar kebaikan dan tidak lupa untuk menyisihkan hartanya dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah,” ujarnya. Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M., dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas perkembangan BAZNAS Kabupaten Blitar yang dinilai semakin baik. “Perkembangan BAZNAS di Kabupaten Blitar semakin baik semakin bagus, dan memang BAZNAS ini betul-betul bermanfaat dan sangat meringankan beban pemerintah,” ujarnya. Rijanto juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan bagi para penerima manfaat, agar kedepan mustahik dapat menikmati akses layak. “Agar mereka (mustahik) bisa menikmati makanan yang higienis, sehat, enak dan mereka nanti bisa tumbuh berkembang dengan bagus punya daya saing ini harapannya seperti itu sehingga nanti saat 2045 kita betul-betul bisa menyongsong Indonesia emas,” tambahnya. Beliau kemudian mengingatkan kembali tentang pemanfaatan ZIS dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Mari ZIS ini kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat… dengan adanya BAZNAS ini akan lebih cepat dan tentunya Blitar akan semakin berdaya dan berdaya,” ujarnya. Sebelum menutup sambutan, Bupati menyampaikan pengingat kepada masyarakat. “Mengingatkan bagi yang belum menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah ini tolong (dibayarkan) mumpung belum terlambat diceluk (dipanggil) gusti allah,” tegasnya. Kegiatan pembukaan diakhiri dengan penyerahaan bantuan secara simbolis oleh Bupati Blitar, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, serta jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar. Tasyaruf bantuan meliputi bantuan untuk yatim dan piatu, Beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) bagi 15 mahasiswa, pembiayaan UMKM melalui program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Al-Fataa Mronjo dan Masjid Nurul Iman Kanigoro, serta 10 gerobak dorong untuk pelaku usaha kecil. Selain itu, bantuan kambing dan burung puyuh juga diberikan kepada kelompok ternak di Selopuro dan Binangun, serta penyerahan BPJS Ketenagakerjaan bagi 26 imam masjid. Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan RAKORDA yang dipandu Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, K.H. Khusnul Khuluq, bersama pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar Hidayatur Rahman dan Juni Arifin. Seluruh UPZ OPD mengikuti pembahasan mengenai penyelarasan program, optimalisasi pengumpulan ZIS, serta penguatan strategi pendistribusian dana zakat di wilayah Kabupaten Blitar. RAKORDA ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Blitar, Pemerintah Daerah, serta OPD yang merupakan UPZ BAZNAS sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penghimpunan, pengelolaan, dan pendistribusian ZIS demi terwujudnya masyarakat Blitar yang sejahtera, berdaya, dan berjaya.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Kencang di Empat Kecamatan
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Kencang di Empat Kecamatan
Blitar, 14 November 2025 — BAZNAS Kabupaten Blitar melalui program BAZNAS Tanggap Bencana menyalurkan bantuan kepada warga terdampak hujan deras dan angin kencang yang melanda Kecamatan Nglegok, Talun, Garum, dan Selopuro. Sejumlah rumah warga, mushola, dan masjid dilaporkan mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut. Bersama Staf Ahli Bupati, BPBD, dan Dinas Sosial Kabupaten Blitar, tim BAZNAS turun langsung meninjau kondisi dan menyalurkan bantuan di masing-masing lokasi terdampak. Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga dapat tertangani dengan baik. Bantuan yang disalurkan meliputi santunan sebesar Rp10 juta serta 100 paket sembako untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan. Setiap bantuan diberikan secara langsung agar tepat sasaran dan segera dapat dimanfaatkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap warga terdampak dapat segera bangkit dan pulih dari kondisi pascabencana. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama saat musibah datang.
BERITA14/11/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan “Pesantren Tangguh Bencana” di PP Al Falah Jeblog Talun
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan “Pesantren Tangguh Bencana” di PP Al Falah Jeblog Talun
Blitar, 12 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, serta Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PCNU Kabupaten Blitar, menggelar kegiatan pelatihan kebencanaan bertajuk Pesantren Tangguh Bencana di Pondok Pesantren Al Falah Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Pelatihan ini diikuti oleh para santri, siswa, dan tenaga pendidik Pondok Pesantren Al Falah yang mendapatkan materi langsung dari tim TAGANA Dinas Sosial Kabupaten Blitar. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat pesantren terhadap potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar. Dalam sambutannya, KH Ardani Ahmad, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan kebencanaan menjadi langkah penting dalam membekali santri dengan pengetahuan praktis di luar bidang keagamaan. “Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kepedulian dan kemampuan sosial. Dengan adanya pelatihan ini, santri akan lebih siap membantu masyarakat saat bencana terjadi,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui edukasi kebencanaan berbasis pesantren. “BAZNAS tidak hanya berperan dalam penyaluran zakat dan bantuan sosial, tetapi juga aktif membangun kesadaran dan kapasitas masyarakat agar tangguh menghadapi risiko bencana. Kami berharap santri-santri Al Falah dapat menjadi pelopor resilient community di Kabupaten Blitar,” ungkapnya. Dalam kesempatan yang sama, Kabid Penanganan Bencana Dinas Sosial Kabupaten Blitar, M. Safinun Naja, S.Pd., turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan bahwa sinergi lintas lembaga seperti ini sangat penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di berbagai level. “Pesantren memiliki potensi besar sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap santri bisa menjadi agen perubahan yang siap bertindak cepat saat terjadi bencana di lingkungannya,” ujarnya. Melalui kegiatan Pesantren Tangguh Bencana ini, BAZNAS Kabupaten Blitar bersama para mitra berharap dapat mencetak kader-kader muda yang siap menjadi relawan kebencanaan, serta memperkuat peran pesantren dalam membangun masyarakat yang peduli, tangguh, dan berdaya dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan.
BERITA12/11/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Program BAZNAS Berbuah Manfaat, Keluarga Imam Masjid Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan
Program BAZNAS Berbuah Manfaat, Keluarga Imam Masjid Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan
Blitar, 25 Oktober 2025 — BAZNAS Kabupaten Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan kepastian kesejahteraan bagi para pelayan umat. Seorang imam masjid penerima program perlindungan jaminan sosial yang iurannya dibiayai oleh BAZNAS Kabupaten Blitar, resmi menerima klaim BPJS Ketenagakerjaan setelah dinyatakan meninggal dunia. Klaim senilai Rp42 juta tersebut diserahkan kepada ahli waris almarhum Jalmo, imam Masjid Baitul Hakim Bangsri Nglegok. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Blitar yang diwakili Toha Mashuri, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Kabupaten Blitar yang didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Blitar Ahmad Pauzi, serta Ketua PD DMI Kabupaten Blitar Ahmad Arda Bili. Penyerahan dilakukan di sela agenda Pelantikan Pimpinan Daerah Badan Koordinasi Majelis Ta'lim Masjid (PD BKMM) DMI Kabupaten Blitar, yang digelar di SDI Ma'arif Tawangsari Garum, Sabtu (25/10). Selain penyerahan hak klaim tersebut, BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan secara simbolis kartu kepesertaan tambahan kepada imam masjid lainnya sebagai wujud perluasan perlindungan jaminan sosial bagi pelayan masjid. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim menyampaikan bahwa program perlindungan jaminan sosial bagi imam masjid merupakan hasil kerja sama BAZNAS Kabupaten Blitar dengan DMI Kabupaten Blitar dan BPJS Ketenagakerjaan. Tujuannya untuk memberikan jaminan bagi imam masjid, terutama ketika musibah datang secara tak terduga. “Para imam masjid telah memberikan pengabdian luar biasa dalam membina umat dan menjaga aktivitas keagamaan di masyarakat. BAZNAS ingin memastikan bahwa mereka juga memiliki hak atas perlindungan dan rasa aman bagi keluarganya,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa manfaat yang diberikan ini bersumber dari infak dan zakat yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Blitar. “Pembayaran iuran BPJS ini menggunakan dana hasil dari pengumpulan infak dan zakat dari para muzakki yang rata-rata adalah dari ASN. Mari kita doakan semoga ASN dimudahkan segala urusan, dimurahkan rezekinya, dan selalu diberikan keberkahan,” sambungnya. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap para imam masjid di Kabupaten Blitar mendapatkan hak jaminan sosial. Selain santunan kematian, manfaat lainnya berupa beasiswa pendidikan bagi anak almarhum juga dapat diberikan apabila memenuhi syarat dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Langkah tersebut menjadi bukti nyata sinergi antar lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan para pelayan masjid, sekaligus menguatkan fungsi sosial keagamaan di tengah masyarakat.
BERITA25/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Dari Masjid, Ekonomi Umat Bangkit: Launching BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro
Dari Masjid, Ekonomi Umat Bangkit: Launching BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro
Blitar, 24 Oktober 2025 – Dalam upaya memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat, BAZNAS RI melalui BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Blitar dan Bank Syariah Indonesia Cabang Blitar secara resmi meluncurkan Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Al-Fataa, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Jumat (24/10). Kegiatan launching ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Ketua PD DMI Kabupaten Blitar Kiai Ahmad Arda Bili, S.H., Branch Manager BSI Cabang Blitar Andrianto, S.St., M.P., serta Ketua Ta’mir Masjid Al-Fataa K.H. Khozinatul Asrori. Sebanyak 50 peserta dari jamaah lingkungan Masjid Al-Fataa menjadi penerima manfaat pertama program BMM di Kabupaten Blitar berupa pinjaman tanpa agunan sebagai modal usaha mikro. Dalam sambutannya Ketua Ta'mir Masjid Al-Fataa, K.H. Khozinatul Asrori menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas hadirnya program pemberdayaan ekonomi umat ini. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI melalui BAZNAS Kabupaten Blitar yang telah menghadirkan program yang bekerja sama dengan DMI dan BSI ini. Ini menjadi langkah nyata dalam menguatkan ekonomi jamaah berbasis masjid,” ujarnya. Sementara itu, Ketua PD DMI Kabupaten Blitar, Kiai Ahmad Arda Bili atau yang akrab disapa Gus Bili, mengungkapkan kepercayaannya terhadap Masjid Al-Fataa yang dinilai layak menjadi percontohan program BMM. “Kami percaya betul dengan Masjid Al-Fataa. Dalam ajang Masjid Award DMI Jawa Timur tahun 2023, masjid ini berhasil meraih Juara 3 kategori Masjid Jami’. Ini menunjukkan kapasitas dan keaktifan jamaah dalam memakmurkan masjid,” ungkapnya. Adapun Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menegaskan bahwa tujuan utama program BMM adalah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat agar mampu naik kelas dari mustahik menjadi muzaki. “Kami berharap penerima program BMM benar-benar bisa memanfaatkan pembiayaan ini untuk mengembangkan usaha. Skema tanpa agunan ini bukan semata bantuan, tetapi investasi sosial agar ekonomi jamaah bergerak dan berdaya,” tegasnya. Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) merupakan inovasi layanan keuangan mikro berbasis masjid yang bertujuan menyebarluaskan Gerakan Cinta Zakat sekaligus mengoptimalkan fungsi masjid dalam pemberdayaan ekonomi umat. Melalui kolaborasi antara BAZNAS, DMI, dan BSI, program ini diharapkan dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan keumatan, terutama dalam bidang ekonomi dan lapangan kerja. Lebih jauh, arah pengembangan program BMM diarahkan menuju pembentukan koperasi syariah berbasis masjid sebagai simpul penguatan potensi sosial ekonomi umat. Dengan demikian, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi yang maslahat dan mandiri. Program BMM menjadi bukti nyata kolaborasi strategis antara lembaga zakat, lembaga keuangan syariah, dan masjid dalam menghadirkan model pemberdayaan berbasis spiritual dan sosial. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap dapat menumbuhkan ekosistem ekonomi umat yang berkeadilan dan berkelanjutan, dari masjid, untuk umat.
BERITA24/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Hadiri Kegiatan Percepatan Pengumpulan BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2025
BAZNAS Kabupaten Blitar Hadiri Kegiatan Percepatan Pengumpulan BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2025
Wujud Sinergi dan Penguatan Strategi Menuju Target Penghimpunan ZIS Tahun 2026 Surabaya, 23 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Percepatan Pengumpulan BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2025 yang berlangsung di Kantor BAZNAS Jatim, Kamis (23/10). Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota di Jawa Timur untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas, serta menyamakan langkah dalam optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., serta jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. BAZNAS Kabupaten Blitar turut hadir melalui Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Juni Arifin, S.Pd., serta Staf Pelaksana Bidang Penghimpunan, Pipit Fajar Ruba’i, S.E., yang mewakili lembaga dalam forum percepatan tersebut. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa menegaskan pentingnya percepatan pengumpulan zakat yang tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan kuantitas, tetapi juga kualitas penghimpunan. “Hari ini kita diajak untuk berbicara tentang pengumpulan secara lebih optimal. Tidak ada pertemuan yang lebih baik daripada membicarakan tentang sedekah dan makruf. Sedekah itu juga makruf, membantu orang susah, melunasi utangnya orang,” ujarnya. Beliau menekankan bahwa percepatan pengumpulan bukan semata tentang angka, tetapi tentang keberkahan dan kemanfaatan. “Kalau sudah bicara percepatan pengumpulan, mudah-mudahan bukan hanya kuantitas yang banyak, tetapi juga kualitas,” tambahnya. Selain itu, Prof. Moesa menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan BAZNAS. “Sebagus apa pun teknik, yang lebih penting adalah orangnya. Man behind the gun, sehebat apa pun senjatanya, yang menentukan tetap orangnya,” tuturnya. Sementara itu, Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, dalam paparannya menyampaikan materi penguatan terkait Evaluasi Kinerja Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional, Target dan Rencana Pengumpulan 2026, Strategi Penguatan Pengumpulan, serta Kampanye dan Layanan Kemudahan Zakat. Ia juga menegaskan pentingnya menyesuaikan strategi penghimpunan dengan karakteristik lokal tiap daerah. “Ilmu yang kami terapkan di BAZNAS Pusat disesuaikan dengan konteks Jakarta. Bisa jadi di daerah penerapannya berbeda, karena kondisi dan tantangannya tidak sama,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Fitriansyah juga memberikan apresiasi terhadap integritas BAZNAS se-Jawa Timur. “Kami mengapresiasi BAZNAS di Jawa Timur. Alhamdulillah, dalam dua tahun terakhir kami belum pernah mendengar isu fraud atau penyimpangan. Ini menunjukkan akuntabilitas dan kepercayaan publik yang terjaga dengan baik,” ungkapnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat arah strategi penghimpunan di daerah. “Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat strategis. Kami di BAZNAS Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas amil, dan mengoptimalkan potensi zakat melalui pendekatan yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi manfaat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa target tahun 2026 bukan sekadar angka, tetapi refleksi dari semangat pelayanan kepada umat. “Insyaallah, kami akan berupaya keras untuk mencapai target, tidak hanya demi peningkatan penghimpunan, tetapi agar semakin banyak mustahik yang terbantu dan semakin luas keberkahan zakat di Kabupaten Blitar,” pungkasnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap percepatan pengumpulan zakat dapat terwujud secara berkelanjutan, dengan menumbuhkan semangat profesionalitas, kolaborasi, dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Blitar.
BERITA23/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Air Mata di Balik Longsor Tulungrejo Gandusari: Satu Keluarga Dilarikan Ke Rumah Sakit
Air Mata di Balik Longsor Tulungrejo Gandusari: Satu Keluarga Dilarikan Ke Rumah Sakit
Blitar, 23 Oktober 2025 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Blitar pada Rabu (22/10/2025) sore memicu bencana tanah longsor di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari. Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu menghancurkan satu rumah warga dan melukai tiga anggota keluarga, termasuk seorang balita Longsor terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur sejak pukul 14.00 WIB. Tebing di belakang rumah milik Mukri, warga Dusun Sumbergondo 2 RT 04/RW 02, tiba-tiba ambrol dan menimpa bagian dapur serta kamar tidur rumah. Di dalam rumah, saat itu terdapat Jupri Widodo (24), istrinya Agustustrina Tri Dwi (24), dan anak mereka M. Akza Avrio Widodo (1,5) Ketiganya berhasil dievakuasi oleh warga dan tim gabungan dalam kondisi luka-luka. Jupri mengalami luka di kaki dan goresan di pipi, Agustustrina terluka di bagian tengkuk, sedangkan sang balita mengalami luka di atas kepala. Ketiganya kini menjalani perawatan intensif di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar. Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Blitar, serta relawan PMI terus melakukan penanganan di lokasi. Petugas juga memasang garis polisi di sekitar rumah dan menutup sementara akses jalan karena kondisi tanah yang masih labil. Kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Di tengah duka yang menyelimuti keluarga korban, kepedulian datang dari berbagai pihak. Sejumlah pejabat Kabupaten Blitar pada Kamis (23/10) pagi menjenguk korban di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Rombongan tersebut terdiri dari Ketua TP PKK Kabupaten Blitar Hj. Ninik Rijanto, Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, serta Kabag Kesra Setda Kabupaten Blitar H. Wiji Asrori. Kehadiran mereka membawa semangat dan harapan bagi keluarga korban yang masih dirawat. Selain menjenguk, pihak BAZNAS Kabupaten Blitar juga memberikan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. “Kami turut berduka atas musibah yang menimpa keluarga Pak Jupri. Semoga mereka diberi kesabaran dan segera pulih,” ujar H. Achmad Lazim. Pemerintah Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana serupa. Cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Musibah ini menjadi pengingat bahwa di balik derasnya hujan, ada kisah duka dan perjuangan keluarga kecil yang kini berjuang untuk pulih. Namun, di tengah kepedihan itu, kepedulian masyarakat dan pemerintah menjadi cahaya harapan yang tetap menyala bagi para korban.
BERITA23/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Santunan Anak Yatim di Acara MUSDA MUI Kabupaten Blitar 2025
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Santunan Anak Yatim di Acara MUSDA MUI Kabupaten Blitar 2025
Blitar, 14 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Blitar turut hadir dalam kegiatan Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar Tahun 2025 dengan menyalurkan santunan kepada anak yatim. Penyaluran santunan tersebut menjadi bentuk sinergi antara ulama, pemerintah daerah, dan lembaga zakat dalam menguatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, dan para ulama Kabupaten Blitar, disaksikan oleh jajaran pengurus MUI, pimpinan BAZNAS, serta tamu undangan lainnya. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Penataran Lantai III, Kantor Bupati Blitar, pada Selasa, 14 Oktober 2025. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam agenda keulamaan seperti MUSDA MUI Kabupaten Blitar merupakan wujud kolaborasi nyata antara lembaga zakat dan para ulama dalam memperkuat peran keagamaan dan sosial di daerah. “MUI dan BAZNAS memiliki peran penting dalam membimbing umat serta menebar kemaslahatan melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan sinergi ini, insyaallah keberkahan akan semakin meluas,” ujarnya. MUSDA MUI Kabupaten Blitar Tahun 2025 mengusung tema “Meneguhkan Peran Ulama dalam Membangun Bangsa Menuju Blitar Berdaya dan Berjaya.” Tema ini menggambarkan semangat MUI untuk memperkuat peran strategis ulama dalam membangun moralitas, memperkokoh nilai keagamaan, serta mendukung visi pembangunan daerah. Musyawarah Daerah (MUSDA) MUI merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat kabupaten/kota yang dilaksanakan secara berkala. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi program kerja, memilih kepengurusan baru, serta merumuskan rekomendasi dan arah kebijakan MUI dalam menjawab tantangan keumatan dan kebangsaan di masa mendatang. Melalui keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan tersebut, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan lembaga sosial-keagamaan semakin kuat dalam mewujudkan Kabupaten Blitar yang berdaya, berkeadilan, dan penuh keberkahan.
BERITA14/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Distribusikan 225 Pouch Daging Kambing Dam Haji Siap Saji untuk Santri dan Lansia
BAZNAS Kabupaten Blitar Distribusikan 225 Pouch Daging Kambing Dam Haji Siap Saji untuk Santri dan Lansia
Blitar, 14 Oktober 2025 — Dalam upaya memperluas manfaat ibadah dan memperkuat solidaritas sosial umat, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan 225 pouch olahan daging kambing siap saji hasil Dam Haji kepada santri dan lansia di wilayah Kabupaten Blitar. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Juni Arifin, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Blitar, pada Senin, 13 Oktober 2025. Bantuan tersebut disalurkan ke sembilan lembaga penerima manfaat, yakni; Pondok Pesantren Al Falah Jeblog Talun, Pondok Pesantren Manbaul Hidayah Kedawung Nglegok, Pondok Pesantren Mambaul Hisan Klepon Garum, Pondok Pesantren Roudlotul Huda Dadaplangu Ponggok, Pondok Pesantren Qurany Gandusari, Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Bacem Sutojayan, Pondok Pesantren Sananul Huda Sumberagung Selorejo, Pondok Pesantren Darul Huda Wlingi, dan Panti Pondok Lansia Al-Hikmah Kendalrejo Talun. Program distribusi ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Penyaluran Daging Dam Haji yang diinisiasi oleh BAZNAS RI bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Melalui program ini, hasil daging Dam Haji jamaah Indonesia di Tanah Suci diolah menjadi makanan siap saji dan disebarkan ke berbagai daerah di Indonesia agar manfaat ibadah haji dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dalam keterangannya, Juni Arifin menyampaikan bahwa penyaluran ini menjadi bukti nyata peran BAZNAS dalam menghadirkan nilai keberkahan dan keadilan sosial melalui distribusi manfaat ibadah. “Kami berharap, dengan adanya distribusi daging Dam Haji ini, para santri dan lansia di Blitar dapat turut merasakan keberkahan ibadah haji. Inilah wujud bahwa ibadah tidak hanya berdimensi ritual, tetapi juga sosial,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Blitar berkomitmen terus menyalurkan berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan yang berorientasi pada kesejahteraan umat, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya berzakat, berinfak, dan bersedekah (ZIS) melalui lembaga resmi. Program nasional ini juga menjadi bagian dari capaian besar Kementerian Agama RI, yang mencatat lebih dari 211.000 pouch olahan daging Dam Haji telah disalurkan ke masyarakat di seluruh Indonesia.
BERITA14/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Seleksi Wawancara Beasiswa SKSS BAZNAS Kabupaten Blitar Tahun 2025 Berjalan Lancar
Seleksi Wawancara Beasiswa SKSS BAZNAS Kabupaten Blitar Tahun 2025 Berjalan Lancar
Blitar, 02 Oktober 2025 – BAZNAS Kabupaten Blitar melaksanakan Seleksi Tes Wawancara Calon Penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2025, pada Kamis, 02 Oktober 2025 bertempat di Aula Mina Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar. Kegiatan ini diikuti oleh 34 peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi. Para peserta adalah para mahasiswa dari perguruan tinggi Blitar Raya. Pada tahapan wawancara ini, para peserta diuji langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar. Adapun materi wawancara yang diujikan meliputi: Ke-BAZNAS-an, yakni pengetahuan peserta terkait visi, misi, dan peran strategis BAZNAS dalam pengelolaan zakat. Keislaman, berupa pemahaman dasar-dasar ajaran Islam serta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Potensi diri, untuk menggali motivasi, komitmen, serta kesiapan peserta dalam menempuh pendidikan tinggi. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim menyampaikan bahwa tahap wawancara ini merupakan proses penting dalam memastikan bahwa penerima Beasiswa SKSS tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen keagamaan dan karakter yang kuat. “Melalui program Beasiswa SKSS ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi, berakhlak mulia, serta siap menjadi pionir perubahan di masyarakat,” ujarnya. Kegiatan seleksi berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta. Tahap selanjutnya, BAZNAS Kabupaten Blitar akan mengumumkan nama-nama penerima Beasiswa SKSS 2025 yang dinyatakan lolos setelah melalui seluruh rangkaian seleksi.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan UMKM Binaan: “Sukses Berjualan, Omzet Berkali-kali Lipat”
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan UMKM Binaan: “Sukses Berjualan, Omzet Berkali-kali Lipat”
Blitar, 30 September 2025 – BAZNAS Kabupaten Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat dengan menyelenggarakan pelatihan bagi 100 pelaku UMKM binaan. Acara yang digelar di Ruang Rapat Perdana Pemkab Blitar ini mengusung tema “Sukses Berjualan, Omzet Berkali-kali Lipat” yang diikuti oleh penerima bantuan modal usaha dari BAZNAS yang tersebar di 22 kecamatan. Hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua I H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten Blitar Dra. Sri Wahyuni, M.Si., serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Blitar H. Mun’im Sufufi, M.Ag. Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh H. Mun’im Sufufi, M.Ag., perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Blitar. Dilanjutkan dengan sambutan Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., yang menekankan pentingnya mental tangguh dan semangat pantang menyerah dalam berusaha. “Jangan takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Jangan cepat puas, karena setiap hari selalu ada ruang untuk belajar dan memperbaiki diri. Jadikan usaha ini sebagai jalan ibadah, karena mencari rezeki yang halal dan memberi manfaat bagi orang lain adalah amal yang dicintai Allah,” pesannya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Dra. Sri Wahyuni, M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi inisiatif BAZNAS Kabupaten Blitar yang dinilai mendukung percepatan pemberdayaan UMKM di daerah. “Pelatihan pada pagi hari ini sangat bermanfaat untuk membantu kami dalam rangka percepatan pemberdayaan UMKM yang ada di Kabupaten Blitar,” tuturnya. Pelatihan menghadirkan narasumber dari Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Blitar, yaitu Zaim Fatawi (Ketua TDA Blitar sekaligus Owner Cobek Group) dan Arief Ervana (Kabid Edukasi TDA Blitar sekaligus Owner Ervika Medika). Keduanya berbagi pengalaman, motivasi, serta strategi bisnis mulai dari manajemen usaha hingga optimalisasi promosi digital untuk meningkatkan omzet. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berupaya memperkuat keterampilan pelaku UMKM binaan agar mampu naik kelas, dari semula penerima manfaat zakat (mustahik) menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya sebagai pembayar zakat (muzakki).
BERITA30/09/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar Kukuhkan Pengurus UPZ Masjid Nurul Huda Ponggok
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar Kukuhkan Pengurus UPZ Masjid Nurul Huda Ponggok
Blitar, 22 September 2025 – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., secara resmi mengukuhkan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Nurul Huda Ponggok, Selasa (23/9/2025). Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna Kecamatan Ponggok, sebelum agenda pentasyarufan rutin dimulai. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar kepengurusan UPZ yang baru dilantik tidak hanya bersifat seremonial. “Status kepengurusan ini jangan sekadar menambah daftar riwayat hidup, tetapi harus mengamanahkan visi dan misi BAZNAS. Pertama, mempermudah muzakki menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kedua, mengelola dana ZIS secara amanah. Ketiga, mendayagunakan dana tersebut agar benar-benar sampai kepada delapan asnaf yang berhak,” ujarnya. Dayat, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa masjid semestinya menjadi pusat solusi bagi masyarakat. “Kami berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi jawaban bagi berbagai persoalan sosial. Dengan begitu, program UPZ akan semakin dipercaya oleh muzakki untuk menitipkan zakat, infak, dan sedekah,” tambahnya. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid adalah lembaga yang dibentuk oleh BAZNAS di lingkungan masjid untuk menghimpun dan menyetorkan zakat, infak, dan sedekah dari muzakki di sekitar masjid. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan kepada mustahik sesuai syariat Islam. UPZ berfungsi sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS sekaligus memperdayakan masyarakat.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat