WhatsApp Icon

Kondisi Kesehatan Menurun, Produksi Terhambat, Tapi Sambal Ini Justru Tembus Singapura–Hongkong! BAZNAS Kabupaten Blitar Lakukan Verifikasi Lapangan

05/06/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kab. Blitar

Bagikan:URL telah tercopy
Kondisi Kesehatan Menurun, Produksi Terhambat, Tapi Sambal Ini Justru Tembus Singapura–Hongkong! BAZNAS Kabupaten Blitar Lakukan Verifikasi Lapangan

Dokumentasi BAZNAS Kab. Blitar

Blitar, 05 Juni 2026 — Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan yang tepat sasaran, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan validasi dan verifikasi lapangan terhadap salah satu pelaku usaha mikro di Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas pengajuan bantuan modal usaha berupa mesin pengaduk multifungsi yang diajukan oleh Elok Kartikowati, seorang pelaku usaha kuliner rumahan yang memproduksi sambal kemasan dengan merek “Sambisa Sambal Serba Guna”. Usaha tersebut telah berkembang sejak tahun 2019 dengan dukungan keluarga, khususnya suami, dan kini telah memiliki jaringan pemasaran hingga delapan outlet pusat oleh-oleh di wilayah Blitar, hingga dapat menembus pasar internasional seperti Singapura dan Hongkong.

Dalam proses verifikasi, tim BAZNAS Kabupaten Blitar melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi usaha, proses produksi, serta kapasitas peralatan yang digunakan. Hasil observasi menunjukkan bahwa proses produksi masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar, terutama dalam kondisi pelaku usaha yang saat ini mengalami keterbatasan kesehatan.

Elok Kartikowati diketahui memiliki riwayat kesehatan serius setelah mengalami kecelakaan pada tahun 2016 dan 2017, yang kemudian berdampak pada kondisi kesehatannya hingga terdiagnosis Diseksi Aorta Tipe A berdasarkan hasil pemeriksaan di RSUD Mardi Waluyo. Ia juga pernah menjalani rujukan lanjutan ke RSUD Dr Soetomo serta mendapat rekomendasi tindakan medis di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.

Kondisi kesehatan tersebut turut memengaruhi kapasitas produksi usaha yang dijalankan, sehingga saat ini kegiatan produksi lebih banyak dibantu oleh suami dan belum melibatkan tenaga kerja tambahan. Dalam beberapa bulan terakhir, keterbatasan fisik juga menyebabkan penurunan frekuensi produksi dari dua kali menjadi satu kali per hari.

Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil penerima manfaat, khususnya dalam mendukung penguatan ekonomi keluarga mustahik agar lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Validasi lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa bantuan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mampu memberikan dampak peningkatan produktivitas usaha,” ujarnya.

BAZNAS Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro berbasis keluarga melalui bantuan alat produksi, terutama bagi pelaku usaha yang memiliki keterbatasan akses modal dan kondisi kesehatan yang mempengaruhi aktivitas usaha.

sambosa_1

sambosa_2

sambosa_3

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Blitar.

Lihat Daftar Rekening →