WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan kepada 115 Penerima Manfaat di Kecamatan Wlingi

Blitar, 26 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali melaksanakan pentasyarufan rutin dengan menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat di Kecamatan Wlingi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Wlingi, Rabu (26/8/2026), tersebut menyasar guru, hafidzah, marbot masjid, serta masyarakat pra sejahtera sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dari 115 penerima manfaat, sebanyak 70 orang merupakan guru yang terdiri atas Guru Tidak Tetap (GTT), guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan guru Madrasah Diniyah (Madin). Bantuan juga diberikan kepada 15 hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga pra sejahtera. Masing-masing guru, hafidzah, dan marbot masjid menerima bantuan sebesar Rp300 ribu, sedangkan warga pra sejahtera mendapatkan bantuan sebesar Rp500 ribu per orang.

Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pentasyarufan rutin merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan dana ZIS secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, menambah semangat dalam mengabdi, serta meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

H. Achmad Lazim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzakki, khususnya ASN, PPPK, dan masyarakat Kabupaten Blitar yang secara istiqamah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah yang terus diupayakan untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Blitar, mengapresiasi konsistensi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam melaksanakan pentasyarufan secara rutin. Menurutnya, keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Blitar. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berjalan sehingga manfaat yang dihadirkan semakin luas dan dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga berpesan kepada para penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak dan sesuai kebutuhan. Bagi para guru, hafidz dan hafidzah, serta marbot masjid, bantuan tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Sementara bagi masyarakat pra sejahtera, bantuan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Blitar Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar Drs. Mikhael Hankam Indoro, M.Si., Camat Wlingi Besta Alfinsia Rachmawan, S.H., M.M., perwakilan KUA Kecamatan Wlingi, serta unsur TNI dan Polri.

Sebelum pentasyarufan dimulai, para peserta terlebih dahulu mengikuti sosialisasi mengenai tuberkulosis (TBC) yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Wlingi. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi kesehatan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan, penularan, serta penanganan TBC.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar tidak hanya menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga turut mendorong peningkatan kepedulian terhadap kesehatan. Sinergi antara pentasyarufan dana ZIS dan edukasi kesehatan diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang semakin sehat, berdaya, dan berjaya.

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
Melalui Dinas Sosial, BAZNAS Titipkan Sambal Pecel untuk Penyintas Gempa NTT

Blitar, 24 Agustus 2026 – Kepedulian terhadap penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) turut diwujudkan BAZNAS Kabupaten Blitar melalui dukungan bahan baku pembuatan sambal pecel khas Blitar. BAZNAS Kabupaten Blitar memberikan bantuan sebesar Rp5 juta yang digunakan untuk mendukung proses produksi sambal pecel sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Bantuan tersebut kemudian diwujudkan bersama berbagai unsur dalam kegiatan gotong royong pembuatan 200 kilogram atau 2 kuintal sambal pecel di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Minggu–Senin (23–24/8/2026). Kegiatan ini melibatkan TAGANA Kabupaten Blitar, PORDAM Kabupaten Blitar, Pendamping PKH Kabupaten Blitar, BAZNAS Kabupaten Blitar, Laskar Peduli Kasih, serta Dinas Sosial Kabupaten Blitar.

Mewakili BAZNAS Kabupaten Blitar, Hj. Imron Nafifah, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Menurutnya, bantuan tidak hanya menjadi wujud solidaritas kemanusiaan, tetapi juga membawa produk khas daerah sebagai bagian dari pesan kepedulian masyarakat Kabupaten Blitar.

“BAZNAS Kabupaten Blitar berupaya mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. Dukungan ini merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong, sekaligus menjadi ikhtiar untuk menitipkan sambal pecel khas Blitar sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan,” ujar Imron Nafifah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Mikhael Hankam Indoro, mengatakan pembuatan sambal pecel tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya menghadirkan produk khas Blitar dalam bantuan bagi penyintas bencana. Proses kegiatan dilakukan mulai dari persiapan personel, peralatan, bahan baku, pembuatan hingga pengemasan sambal pecel.

Setelah selesai diproduksi dan dikemas, sebanyak 200 kilogram sambal pecel tersebut dikirim ke Posko Penerimaan Bantuan Pemerintah Kabupaten Blitar di Kantor Bupati Blitar, Kanigoro. Bantuan ini selanjutnya menjadi bagian dari dukungan Pemkab Blitar bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.

Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial dan berbagai elemen masyarakat berharap semangat gotong royong dari Kabupaten Blitar dapat menjadi penguat bagi para penyintas. Sambal pecel khas Blitar yang dikirim bersama bantuan kemanusiaan tersebut sekaligus membawa pesan bahwa kepedulian dan solidaritas tidak mengenal jarak.

25/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Buka Donasi untuk Bantu Korban Gempa NTT

Blitar, 21 Agustus 2026 – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 berdampak pada masyarakat di sejumlah wilayah. Di tengah situasi tersebut, kebutuhan masyarakat terdampak terhadap bantuan dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi perhatian bersama.

Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Blitar mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa di NTT. Bantuan yang terkumpul akan menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

Bencana dapat datang tanpa diduga dan mengubah kehidupan masyarakat dalam sekejap. Karena itu, kepedulian dari masyarakat menjadi sangat berarti. Donasi yang mungkin terasa kecil bagi kita dapat menjadi bantuan yang besar bagi mereka yang sedang membutuhkan. Setiap rupiah yang disedekahkan merupakan wujud solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

BAZNAS Kabupaten Blitar membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini. Masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui rekening:

 

Bank Syariah Indonesia (BSI)

No. Rekening: 2010120228

a.n. BAZNAS KAB BLITAR PEDULI BENCANA

 

Setelah melakukan transfer, donatur dapat melakukan konfirmasi melalui 0858 3276 4467. Informasi dan layanan donasi juga dapat diperoleh melalui WhatsApp 0819 9923 9189 atau email [email protected].

Mari bersama-sama menjadi bagian dari ikhtiar membantu saudara-saudara kita di NTT. Di saat mereka membutuhkan, kepedulian kita adalah harapan. Mari berbagi melalui sedekah terbaik, karena kebaikan yang kita titipkan hari ini dapat menjadi kekuatan bagi mereka untuk bangkit kembali.

21/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Tandatangani PKS Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA

Blitar, 12 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (11/8/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ponggok dan menjadi langkah penguatan sinergi dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh H. Achmad Lazim, S.E., M.M., selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, dan Drs. KH. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., selaku Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, didampingi jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar serta jajaran Kemenag dan KUA. Kerja sama tersebut menetapkan KUA Kecamatan Ponggok sebagai titik lokasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat.

Dalam PKS tersebut, program PEU diarahkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat, memperkuat fungsi KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat, serta meningkatkan sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan terkait. Program ini juga diarahkan untuk mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki secara bertahap dan berkelanjutan.

Ruang lingkup kolaborasi meliputi penetapan lokasi program berbasis KUA, perencanaan dan pelaksanaan program, pendanaan, asesmen, pembinaan, pendampingan dan pelatihan penerima manfaat, hingga penyaluran bantuan produktif serta pelaporan dan evaluasi. Dalam pelaksanaannya, bantuan modal pengembangan usaha diberikan paling sedikit Rp2 juta untuk masing-masing penerima manfaat, menyesuaikan jenis usaha yang akan dijalankan, disertai pelatihan, bimbingan, dan pendampingan. Target penerima manfaat minimal 10 orang pada setiap lokasi KUA.

Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Kabupaten Blitar diharapkan dapat membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas dan keberlanjutan usaha penerima manfaat. Pendampingan usaha akan melibatkan Penyuluh Agama Islam PNS maupun Non-PNS, sehingga penerima manfaat memperoleh pembinaan secara berkelanjutan dalam menjalankan usaha produktifnya.

Kerja sama tersebut berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani dan menjadi dasar bagi kedua lembaga untuk memperkuat kolaborasi pemberdayaan ekonomi umat melalui KUA. Dengan sinergi ini, program PEU diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperluas kemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah bagi pemberdayaan mustahik.

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS dan Kemenag Blitar Launching Program PEU Berbasis KUA, Salurkan Rp40 Juta untuk 10 Pelaku UMKM di Ponggok

Blitar, 12 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar resmi meluncurkan Program Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di KUA Kecamatan Ponggok, Selasa (11/8/2026). Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Kabupaten Blitar, sekaligus penyaluran bantuan modal usaha sebesar Rp40 juta kepada 10 penerima manfaat untuk pengembangan UMKM.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M. dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar H. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., didampingi jajaran pimpinan BAZNAS serta jajaran Kemenag dan KUA. Kerja sama tersebut menjadi landasan kolaborasi kedua lembaga dalam pelaksanaan Program PEU berbasis KUA, dengan KUA Kecamatan Ponggok ditetapkan sebagai titik lokasi program.

Program PEU merupakan program pemberdayaan yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat, sekaligus memperkuat fungsi KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Kolaborasi ini juga bertujuan meningkatkan sinergi antara Kemenag, BAZNAS, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, serta mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki secara bertahap dan berkelanjutan.

Ruang lingkup program meliputi penetapan lokasi, perencanaan dan pelaksanaan program, pendanaan, asesmen, pembinaan, pendampingan, pelatihan penerima manfaat, penyaluran bantuan produktif, hingga pelaporan dan evaluasi. Dalam PKS, target penerima manfaat minimal 10 orang pada setiap lokasi KUA, dengan pendampingan yang melibatkan Penyuluh Agama Islam KUA.

Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program PEU menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS dan Kemenag dalam menghadirkan program pemberdayaan yang bersifat produktif. Menurutnya, KUA Ponggok dipilih sebagai lokasi program karena memiliki aktivitas penghimpunan ZIS yang aktif sekaligus memiliki kedekatan dengan masyarakat.

“BAZNAS bersinergi dengan Kemenag di program PEU. Ini merupakan program produktif, dan KUA Ponggok yang ditunjuk karena pemasukan ZIS-nya aktif. BAZNAS juga sangat terbantu dengan KUA karena mengetahui latar belakang mustahik,” ujar H. Achmad Lazim.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang diterima mustahik tidak seharusnya digunakan untuk kebutuhan sesaat hingga habis, tetapi dimanfaatkan sebagai modal yang mampu meningkatkan dan mengembangkan usaha. Karena itu, penerima manfaat akan mendapatkan pendampingan dari KUA sebagai mentor dan diharapkan aktif berkoordinasi selama proses pengembangan usaha.

“Mustahik yang menerima jangan digunakan sesaat kemudian habis, tetapi bantuan modal ini harus bisa meningkatkan usaha. Penerima manfaat akan didampingi KUA sebagai mentor dan terus berkoordinasi,” tegasnya.

Dalam launching tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp4 juta kepada masing-masing penerima manfaat, dengan total bantuan mencapai Rp40 juta untuk 10 penerima. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha para penerima manfaat agar mampu meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usaha yang dijalankan.

Achmad Lazim juga berpesan agar penerima manfaat terus menjaga kualitas usaha sehingga mampu mempertahankan dan menarik pelanggan. Selain kualitas produk dan pelayanan, ia menekankan pentingnya kejujuran sebagai prinsip utama dalam menjalankan usaha.

“Harapannya usaha semakin berkembang. Jaga kualitas usaha agar pelanggan tertarik dan yang paling penting adalah kejujuran,” pesannya.

Sementara itu, H. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya semangat kolaborasi dan saling membantu dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan Kemenag dalam program tersebut sejalan dengan nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.

“Kita berlandaskan kalam ilahi, wa ta'awanu 'alal birri wat-taqwa, dan saling tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan,” ungkap H. Farmadi Hasyim.

Melalui penandatanganan PKS dan launching Program PEU tersebut, BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Blitar memperkuat komitmen untuk membangun pemberdayaan ekonomi umat yang tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Program ini dirancang dengan pendekatan produktif melalui bantuan modal, pembinaan, pendampingan, serta evaluasi, sehingga penerima manfaat diharapkan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan semakin mandiri secara ekonomi.

Program PEU berbasis KUA juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran KUA dalam pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan. Dalam kerja sama tersebut, pendampingan kelompok usaha dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam, sementara proses asesmen dan penentuan mustahik dilakukan secara bersama-sama antara pihak terkait.

Kegiatan penandatanganan PKS dan launching Program PEU tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Mun'im Sufufi, M.Ag., serta Kepala KUA Kecamatan Ponggok Fatkhul Khabib, M.Ag. Kegiatan juga diikuti oleh seluruh jajaran KUA Kecamatan Ponggok sebagai bagian dari penguatan sinergi dan pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat di wilayah Kecamatan Ponggok.

Dengan adanya kolaborasi ini, BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Blitar berharap Program PEU mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan penerima manfaat. Bantuan modal yang disertai pendampingan diharapkan tidak hanya membantu usaha bertahan, tetapi mampu berkembang sehingga secara bertahap mendorong mustahik menjadi lebih berdaya dan mandiri.

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar

Berita Terbaru

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Blitar.

Lihat Daftar Rekening →