Berita Terbaru
Hadir di Acara GOW, BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Santunan untuk 22 Anak Yatim
Momentum Ramadhan 1447 Hijriah menjadi penguat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Blitar dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar dalam menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. Bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja pada Kamis (26/02/2026), BAZNAS menyalurkan santunan kepada 22 anak yatim dalam rangkaian kegiatan Siraman Rohani yang diselenggarakan GOW Kabupaten Blitar.
Kegiatan ini tidak sekadar seremoni keagamaan, melainkan menjadi ruang aktualisasi nilai filantropi Islam yang bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) masyarakat. Melalui pendekatan fundraising yang terstruktur dan akuntabel, BAZNAS Kabupaten Blitar memastikan setiap amanah muzaki tersalurkan tepat sasaran kepada mustahik yang berhak menerima.
Ketua GOW Kabupaten Blitar, Hj. Ninik Rijanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadhan adalah momentum menyucikan jiwa sekaligus menguatkan kepedulian sosial. Ia menyampaikan bahwa santunan yang diberikan merupakan simbol kasih sayang kolektif dari berbagai elemen masyarakat kepada anak-anak yatim, agar mereka merasakan kehadiran keluarga besar yang peduli terhadap masa depan mereka.
Dari perspektif kelembagaan, kehadiran BAZNAS dalam kegiatan ini mencerminkan model kolaboratif dalam penguatan ekosistem filantropi daerah. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Blitar, Hj. Imron Nafifah, mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, menegaskan bahwa penyaluran santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen menjaga amanah publik.
“Ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga amanah dengan menyalurkan dana ZIS kepada mustahik, salah satunya kepada anak-anak yatim. Kami berterima kasih kepada seluruh muzaki dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Amanah ini akan terus kami jaga dengan transparan dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Secara strategis, kegiatan ini memperkuat kepercayaan sebagai fondasi utama fundraising berkelanjutan. Transparansi penyaluran, kolaborasi lintas organisasi, serta pelaporan yang terbuka menjadi instrumen penting dalam membangun loyalitas muzaki. Dengan demikian, filantropi tidak berhenti pada aksi karitatif sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang sistematis dan berdampak jangka panjang.
Melalui momentum Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Blitar terus mendorong partisipasi publik dalam gerakan kebaikan. Setiap kontribusi ZIS yang dititipkan masyarakat bukan hanya menghadirkan senyum bagi penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial untuk memperkuat solidaritas, mengurangi kesenjangan, dan membangun generasi yang lebih berdaya di Kabupaten Blitar.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Berdayakan UMKM Binaan Masjid, Bupati Blitar Resmi Buka Program Gerai Z-Iftar Ramadhan 2026
Blitar, 23 Februari 2026 - Bupati Blitar, H. Drs. Rijanto, M.M., secara resmi membuka Program Gerai Z-Iftar Ramadhan yang digelar oleh BAZNAS Kabupaten Blitar berkolaborasi dengan BAZNAS RI, Senin (23/2) sore, di halaman Masjid Al-Fataa, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi umat berbasis zakat selama bulan Ramadan.
Peresmian program ditandai dengan santunan kepada anak yatim serta simbolis pemotongan pita oleh Bupati Blitar. Momentum tersebut turut disaksikan jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, Kankemenag Kabupaten Blitar, Forkopimcam Selopuro, Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Blitar, Bank Syariah Indonesia KCP Wlingi, serta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Blitar, tokoh masyarakat, dan para pelaku UMKM setempat.
Usai prosesi pemotongan pita, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada ahli waris almarhum Abdul Badi, imam masjid yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Premi kepesertaan almarhum dibayarkan oleh BAZNAS Kabupaten Blitar sebagai bagian dari program perlindungan bagi marbot dan imam masjid.
Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Kabupaten Blitar dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan tepat sasaran.
“Apresiasi atas terobosan BAZNAS yang telah menghimpun dana dari para muzaki dan donatur, kemudian menyalurkannya melalui berbagai bidang program, meliputi ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta perlindungan sosial, sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mengatasi kemiskinan di Kabupaten Blitar,” ujarnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menegaskan bahwa Program Gerai Z-Iftar Ramadhan tidak sekadar menghadirkan bazar kuliner untuk berbuka puasa, tetapi juga menjadi ruang pengembangan UMKM binaan agar lebih mandiri dan berdaya saing.
“Alhamdulillah, kegiatan ini digelar dalam rangka pengembangan UMKM. Kami berharap perputaran ekonomi selama Ramadan dapat dirasakan langsung oleh pelaku usaha kecil serta masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Di samping itu, H. Lazim juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki, yang sebagian besar berprofesi sebagai ASN dan PPPK, atas komitmennya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para muzaki, khususnya ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, yang secara konsisten mempercayakan penyaluran ZIS melalui BAZNAS. Kepercayaan ini menjadi energi bagi kami untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan dampak program bagi masyarakat,” tuturnya.
Masjid Al-Fataa dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai sebagai masjid yang mandiri dan berprestasi. Hal tersebut dibuktikan dengan capaian Juara 3 Kategori Masjid Jami’ dalam ajang yang diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia Jawa Timur pada Masjid Award Tahun 2023. Selain itu, masjid ini juga telah mengimplementasikan program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), yakni layanan keuangan berbasis masjid untuk mendukung penguatan permodalan dan pengembangan UMKM di sekitar lingkungan jamaah.
Program Gerai Z-Iftar Ramadhan dijadwalkan berlangsung selama 22 hari, terhitung sejak 19 Februari hingga 12 Maret 2026. Lebih dari 30 UMKM dari jamaah sekitar Masjid Al-Fataa turut memeriahkan bazar dengan menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner berbuka puasa hingga produk kreatif lainnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, lembaga keuangan, dan masyarakat, Program Gerai Z-Iftar Ramadhan diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi berbasis masjid serta mendorong kemandirian usaha kecil secara berkelanjutan di Kabupaten Blitar.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta kepada Ahli Waris Imam Masjid
Blitar, 23 Februari 2026 - Dalam rangkaian pembukaan Program Gerai Z-Iftar Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Blitar bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Blitar menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada ahli waris almarhum Abdul Badi, imam masjid asal Kecamatan Kademangan yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Simbolis penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Bupati Blitar, H. Drs. Rijanto, M.M., di serambi Masjid Al-Fataa, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro selepas simbolis pembukaan Gerai Z-Iftar Ramadhan. Prosesi tersebut disaksikan jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, Kankemenag Kabupaten Blitar, Forkopimcam Selopuro, Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Blitar, Bank Syariah Indonesia KCP Wlingi, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Blitar, serta tokoh masyarakat.
Almarhum Abdul Badi diketahui menjadi peserta program perlindungan sosial bagi imam dan marbot masjid, dengan premi kepesertaan dibayarkan oleh BAZNAS Kabupaten Blitar. Program ini merupakan bagian dari optimalisasi dana zakat untuk menghadirkan jaminan sosial bagi para pelayan umat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menegaskan bahwa penyerahan santunan tersebut mencerminkan komitmen lembaganya dalam memperluas manfaat zakat.
“Program ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif atau pemberdayaan ekonomi, tetapi juga menghadirkan jaminan sosial yang memberikan rasa aman bagi imam dan marbot masjid,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Rijanto menyampaikan apresiasi bahwa kolaborasi antara BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja sektor keagamaan yang selama ini rentan secara ekonomi.
Ia berharap program serupa dapat terus diperluas agar semakin banyak imam dan marbot masjid memperoleh jaminan perlindungan sosial secara berkelanjutan. Dengan adanya santunan ini, keluarga yang ditinggalkan diharapkan mendapatkan dukungan finansial untuk memenuhi kebutuhan mendesak serta menjaga keberlangsungan hidup ke depan.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Tebar Manfaat di Bulan Suci, BAZNAS Kabupaten Blitar Realisasikan Delapan Program Unggulan
Blitar, 20 Februari 2026 – BAZNAS Kabupaten Blitar menghadirkan delapan program unggulan selama Ramadhan 1447 H/2026 sebagai upaya optimalisasi pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terarah, terukur, dan berdampak luas. Program tersebut menyasar penguatan ekonomi umat, santunan sosial, hingga pembinaan keagamaan di wilayah Kabupaten Blitar..
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M. menyampaikan bahwa Ramadhan menjadi momentum strategis untuk memastikan distribusi zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga menghadirkan nilai kebermanfaatan, keberdayaan, dan penguatan spiritual masyarakat.
“Ramadhan adalah bulan kepedulian. Kami ingin memastikan zakat yang dihimpun dari para muzaki benar-benar dirasakan dampaknya oleh mustahik, baik secara ekonomi maupun spiritual,” ujarnya.
Pemberdayaan UMKM dan Kepedulian Yatim
Pertama, program Gerai Z-Ifthar BAZNAS RI diselenggarakan di halaman Masjid Al Fataa, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, selama 20 hari pada bulan Ramadhan. Kegiatan ini menggandeng 30 pelaku UMKM sebagai penerima manfaat, sehingga tidak hanya menghadirkan semarak Ramadhan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi berbasis komunitas.
Sementara itu, melalui program OASE (Orang Tua Asuh Sehari), sebanyak 300 anak yatim/piatu diajak berbelanja pakaian baru menjelang Idul Fitri. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan empat toko pakaian di Kabupaten Blitar sebagai mitra kolaborasi, guna menghadirkan pengalaman kebahagiaan dan perhatian langsung bagi para penerima manfaat.
Bantuan Pangan dan Santunan Sosial
Program Paket Safitri Ramadhan menyalurkan 145 paket sembako dan snack Lebaran kepada penerima manfaat dari golongan asnaf fakir dan miskin. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan pokok sekaligus menyambut hari raya dengan lebih layak.
Selain itu, BAZNAS Kabupaten Blitar juga menyalurkan Santunan Dhuafa kepada 20 kaum dhuafa di wilayah Kabupaten Blitar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan selama bulan suci.
Untuk mendukung para muallaf, program Kado Cinta Mualaf menyalurkan 150 paket sembako hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Blitar dan Baitul Maal Amanah Blitar. Bantuan tersebut diharapkan mampu menjadi penguat semangat dalam menjalani kehidupan keislaman.
Penguatan Dakwah dan Spritualitas
Dalam program Bina Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Blitar bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan LTMNU Kabupaten Blitar untuk mengisi kegiatan imam salat tarawih dan guru mengaji bagi anak binaan di LPKA Kelas I Blitar selama bulan Ramadhan. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas ibadah dan pembinaan akhlak.
Momentum Semarak Nuzulul Qur’an juga digelar melalui kegiatan khotmil Qur’an dalam rangka peringatan Nuzulul Qur'an bersama para hafidzoh yang dirangkai dengan pentasyarufan dana ZIS kepada masyarakat yang berhak menerima.
Adapun dalam agenda Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Blitar, BAZNAS Kabupaten Blitar turut berpartisipasi dengan menyalurkan dana ZIS kepada dhuafa dan anak yatim/piatu di berbagai titik kegiatan safari Ramadhan Bupati.
Rangkaian program tersebut menjadi wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menghadirkan kemaslahatan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya bagi kaum dhuafa, muallaf, dan kelompok rentan lainnya selama Ramadhan 1447 H.
Mari Berpartisipasi
BAZNAS Kabupaten Blitar mengajak masyarakat untuk turut ambil bagian dalam menyukseskan program Ramadhan 1447 H melalui zakat, infak, dan sedekah terbaiknya. Setiap donasi yang ditunaikan akan disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada para penerima manfaat di Kabupaten Blitar.
Partisipasi donasi dapat dilakukan melalui tautan resmi berikut:
https://s.id/ramadhan1447_baznaskabblitar
Ramadhan adalah momentum memperluas keberkahan. Melalui kontribusi bersama, diharapkan semakin banyak anak yatim, dhuafa, muallaf, dan warga prasejahtera yang dapat merasakan kebahagiaan Idul Fitri dengan lebih layak dan bermartabat.
BERITA20/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Gerai Z-Iftar Ramadhan di Kabupaten Blitar Digelar Perdana, Dimeriahkan Beragam Kegiatan Edukatif
Blitar, 18 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Kabupaten Blitar menggelar Gerai Z-Iftar Ramadhan selama 22 hari pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Program ini merupakan pelaksanaan perdana di Kabupaten Blitar dan dipusatkan di Masjid Al-Fataa, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro.
Kegiatan berlangsung mulai 19 Februari hingga 12 Maret 2026, setiap hari dari pukul 13.30 WIB hingga waktu Maghrib. Gerai Z-Iftar Ramadhan dirancang sebagai program unggulan Ramadhan yang mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi UMKM dengan layanan sosial keagamaan berbasis masjid.
Sebanyak lebih dari 30 gerai UMKM turut ambil bagian dengan menghadirkan berbagai produk, mulai dari kuliner berbuka puasa hingga pakaian kekinian. Keterlibatan pelaku usaha lokal ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat serta memperluas akses pasar UMKM selama bulan Ramadhan.
Selain aktivitas ekonomi, Gerai Z-Iftar Ramadhan juga dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan edukatif dan religius, di antaranya Lomba Mewarnai bagi anak-anak, Lomba Sholawat, Talk Show Ramadhan, serta Madrasah Amil. Rangkaian kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi keagamaan, menumbuhkan semangat kebersamaan, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang peran zakat, infak, dan sedekah dalam pembangunan umat.
Gerai Z-Iftar Ramadhan merupakan program unggulan BAZNAS yang diselenggarakan khusus pada bulan Ramadhan untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus membantu penyediaan takjil dan layanan buka puasa bagi masyarakat. Melalui pendekatan yang holistik, program ini memadukan aspek ekonomi, sosial, dan edukasi keagamaan dalam satu ekosistem kegiatan Ramadhan.
Sebagai program yang baru digelar sekali di Kabupaten Blitar, Gerai Z-Iftar Ramadhan menjadi tahap awal implementasi model filantropi produktif Ramadhan. BAZNAS berharap pelaksanaan perdana ini dapat menjadi rujukan pengembangan program serupa di masa mendatang, serta memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pemberdayaan, dan edukasi umat.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar dan KUA Ponggok Salurkan 52 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Blitar, 17 Februari 2026 — Komitmen memperkuat ketahanan sosial masyarakat kembali diwujudkan melalui kolaborasi BAZNAS Kabupaten Blitar bersama KUA Kecamatan Ponggok dengan menyalurkan 52 paket sembako kepada warga kurang mampu di Kecamatan Ponggok. Kegiatan pentasyarufan ini dilaksanakan pada Kamis (12/02/2026), bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ponggok.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah dan tepat sasaran. Sinergi BAZNAS dan KUA dinilai strategis karena menggabungkan kekuatan tata kelola filantropi dengan basis data sosial-keagamaan di tingkat kecamatan.
Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa pentasyarufan ini tidak sekadar bantuan konsumtif, tetapi juga instrumen perlindungan sosial jangka pendek bagi keluarga rentan. “ZIS harus hadir sebagai solusi nyata atas kebutuhan dasar masyarakat, terutama di tengah dinamika ekonomi yang menantang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Ponggok, Fatkhul Khabib, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun. Menurutnya, keterlibatan KUA memastikan pendataan mustahik berlangsung objektif dan berkeadilan, sekaligus memperkuat peran KUA sebagai simpul layanan keagamaan dan sosial. “Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pelayanan umat akan lebih efektif ketika lembaga saling bersinergi,” tuturnya.
Sebanyak 52 paket sembako disalurkan kepada penerima manfaat yang telah diverifikasi sebelumnya. Proses distribusi berlangsung tertib, transparan, dan mengedepankan prinsip akuntabilitas. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar bantuan tersebut membawa keberkahan dan meringankan beban penerima.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar dan KUA Kecamatan Ponggok menegaskan komitmen berkelanjutan dalam memperluas dampak filantropi Islam yang sistematis, relevan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Kolaborasi lintas lembaga diharapkan terus diperkuat untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
BERITA13/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Pelajari Model Pemberdayaan ZIS Berbasis Masjid di Jogokariyan
Yogyakarta, 11 Februari 2026 — Pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Blitar melaksanakan studi tiru ke Masjid Jogokariyan, Yogyakarta pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memperdalam praktik pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berbasis masjid yang telah diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan di Masjid Jogokariyan.
Studi tiru tersebut menjadi bagian dari kerangka kerja BAZNAS Kabupaten Blitar dalam memperkuat strategi pengelolaan ZIS yang berorientasi pada pelayanan umat dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar menggali pendekatan manajerial masjid dalam mengintegrasikan fungsi ibadah, sosial, ekonomi, dan pendidikan secara terpadu.
Dalam sesi pemaparan materi, Ustadz Imam Supardi selaku Biro Pembinaan Muallaf Takmir Masjid Jogokariyan menjelaskan bahwa peran masjid tidak semata sebagai tempat pelaksanaan ibadah salat. Menurutnya, masjid ideal harus berfungsi sebagai pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan kesejahteraan umat. Dengan manajemen yang profesional, transparan, dan berbasis kebutuhan jamaah, masjid mampu menjadi motor penggerak kemandirian masyarakat.
Ia memaparkan sejumlah program unggulan Masjid Jogokariyan yang menopang fungsi tersebut, antara lain penguatan UMKM berbasis masjid, penyelenggaraan Pasar Rakyat setiap Ahad, serta Kampung Ramadan yang mampu menampung hingga 350 lapak pedagang. Di bidang sosial, masjid juga menjalankan program pembiayaan pendidikan bagi warga tidak mampu, penyediaan ATM beras, hingga layanan pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan Masjid Jogokariyan tidak terlepas dari strategi manajemen yang sistematis, meliputi pemetaan dan pendataan jamaah, pelayanan yang responsif, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut memastikan setiap program berbasis pada kebutuhan riil jamaah dan lingkungan sekitar.
Masjid Jogokariyan selama ini dikenal sebagai salah satu masjid percontohan nasional yang kerap menjadi rujukan studi banding dari berbagai daerah. Konsistensinya dalam menerapkan prinsip “masjid dari jamaah, oleh jamaah, dan untuk jamaah” dinilai relevan dengan semangat pengelolaan ZIS yang berkeadilan dan berorientasi dampak.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menegaskan bahwa kegiatan studi tiru ini memberikan perspektif strategis dalam memperkuat peran dan fungsi BAZNAS Kabupaten Blitar sebagai lembaga pengelola zakat yang berorientasi pada pelayanan dan pemberdayaan. Menurutnya, pola pengelolaan masjid yang terstruktur, partisipatif, dan berbasis data jamaah sebagaimana diterapkan di Masjid Jogokariyan dapat menjadi rujukan penting dalam merancang program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang lebih kontekstual dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat.
Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kabupaten Blitar berkomitmen untuk mengadaptasi nilai-nilai dan praktik baik tersebut, terutama dalam penguatan layanan umat dan pemberdayaan mustahik secara berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong transformasi pengelolaan ZIS dari sekadar penyaluran bantuan menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap mampu memperkaya kerangka kerja pengelolaan ZIS dengan pendekatan berbasis komunitas masjid, sehingga sinergi antara lembaga zakat dan masjid dapat semakin optimal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Rapat Kerja 2026, BAZNAS Kabupaten Blitar Fokuskan Zakat Berdampak dan Akuntabel
Yogyakarta, 11 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi kinerja sepanjang tahun 2025 sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program kerja tahun 2026. Raker diikuti oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, para wakil ketua, serta seluruh jajaran pelaksana.
Rapat kerja ini digelar sebagai wujud komitmen kelembagaan dalam menjaga profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Selain menjadi sarana evaluasi, forum ini juga berfungsi sebagai ruang konsolidasi internal agar seluruh program dan kebijakan berjalan selaras dengan visi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam sambutan pembuka menegaskan bahwa Rapat Kerja memiliki peran krusial dalam memperkuat fondasi kelembagaan. Ia menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang adaptif terhadap dinamika sosial serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, evaluasi kinerja dan perencanaan yang terukur merupakan kunci agar pengelolaan zakat dapat berfungsi optimal sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan umat.
Dalam Raker tersebut, masing-masing bidang memaparkan laporan kinerja tahun 2025 yang meliputi capaian program, realisasi anggaran, inovasi yang telah dilakukan, serta tantangan yang dihadapi. Paparan disampaikan oleh Bidang Pengumpulan, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, serta Bidang Administrasi dan Sumber Daya Manusia (SDM).
Bidang Pengumpulan menyoroti perlunya penguatan strategi penghimpunan ZIS melalui optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ), peningkatan kolaborasi dengan instansi pemerintah dan swasta, serta pemanfaatan platform digital. Langkah ini dinilai penting untuk menggali potensi zakat di Kabupaten Blitar secara berkelanjutan.
Sementara itu, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menegaskan komitmen menghadirkan program yang tepat sasaran dan berorientasi pada pemberdayaan mustahik. Fokus program meliputi bantuan pendidikan, layanan kesehatan, penguatan ekonomi umat, serta respon kebencanaan, dengan tujuan agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berjangka panjang.
Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan menekankan pentingnya penguatan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Kepatuhan terhadap regulasi serta standar pelaporan menjadi prioritas utama guna menjaga kepercayaan muzaki. Selain itu, peningkatan kapasitas SDM amil juga dibahas sebagai agenda strategis untuk mendukung kinerja organisasi yang semakin profesional.
Adapun Bidang Administrasi dan SDM menyoroti penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan disiplin kerja, serta pengembangan kompetensi amil zakat. Penataan administrasi yang terintegrasi, pelaksanaan pelatihan, evaluasi kinerja, serta penguatan etos kerja dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan program dan kualitas layanan kepada masyarakat.
Dalam suasana diskusi yang konstruktif, berbagai masukan dan rekomendasi disampaikan oleh peserta sebagai bahan penyempurnaan rencana kerja tahun 2026. Sinergi antarb idang ditekankan sebagai kunci keberhasilan, agar seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian ZIS dapat berjalan efektif dan terintegrasi.
Melalui Rapat Kerja ini, BAZNAS Kabupaten Blitar meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hasil Raker akan dirumuskan dalam dokumen rencana kerja sebagai pedoman pelaksanaan program ke depan. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, BAZNAS Kabupaten Blitar optimistis mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Perdalam Tata Kelola Zakat melalui Studi Tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta
Blitar, 11 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar melaksanakan studi tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta pada Selasa, 10 Februari 2026. Kunjungan kerja ini diikuti delapan orang yang terdiri atas empat pimpinan dan empat pelaksana, sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang profesional, transparan, serta berorientasi pada dampak.
Rombongan BAZNAS Kabupaten Blitar disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta bersama jajaran pimpinan dan pelaksana. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, mencerminkan semangat kolaborasi antarlembaga zakat dalam memperkuat gerakan ZIS nasional yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarlembaga zakat merupakan kunci dalam mengoptimalkan potensi ZIS. Menurutnya, kolaborasi lintas daerah tidak hanya memperkuat ukhuwah kelembagaan, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi yang responsif terhadap tantangan sosial ekonomi masyarakat.
Dalam sesi pemaparan, BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan pendekatan komprehensif dalam pengelolaan ZIS, mulai dari strategi penghimpunan, pendistribusian, hingga pendayagunaan dana yang disusun berbasis kebutuhan mustahik dan selaras dengan perencanaan pembangunan daerah. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah penguatan sistem digital sebagai fondasi tata kelola yang modern dan akuntabel.
Lima pilar program unggulan dari BAZNAS Kota Yogyakarta yakni; Jogja Taqwa, Jogja Cerdas, Jogja Peduli, Jogja Sehat, dan Jogja Sejahtera menjadi materi utama diskusi. Setiap pilar dipaparkan secara sistematis, meliputi perencanaan program, skema penyaluran, indikator kinerja, serta mekanisme monitoring dan evaluasi. Pendekatan ini dinilai mampu menjaga kesinambungan program sekaligus meningkatkan kepercayaan publik dan para muzaki.
Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan berbagai inovasi yang telah diterapkan, seperti sistem kantor digital, penggunaan aplikasi keuangan terintegrasi, layanan donasi ZIS berbasis daring, serta model pelaporan yang transparan dan mudah diakses. Sistem koordinasi antara bidang pengumpulan dan pendistribusian juga menjadi sorotan, guna memastikan penyaluran dana ZIS tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi mustahik.
Pertemuan juga diisi dengan dialog interaktif terkait tantangan penghimpunan ZIS, strategi membangun dan menjaga kepercayaan publik, serta pengembangan kapasitas sumber daya amil. Diskusi tersebut menghasilkan sejumlah catatan rekomendatif yang akan ditindaklanjuti sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah.
Diakhir kegiatan Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa studi tiru ini memberikan banyak pembelajaran strategis. Ia menyoroti pentingnya penguatan sistem tata kelola, inovasi program berbasis pilar, serta pemanfaatan data dalam menentukan prioritas pendistribusian ZIS sebagai bekal peningkatan kinerja BAZNAS Kabupaten Blitar ke depan.
Melalui kegiatan studi tiru ini, kedua pihak sepakat untuk menjaga komunikasi berkelanjutan dan membuka ruang kerja sama lanjutan. Sinergi antardaerah diharapkan mampu memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan modern, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Bersama OPD dan Relawan Bergerak Cepat Bantu Mbah Mulyono Pasca Rumah Roboh
Blitar, 6 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang tertimpa musibah. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Blitar bergerak cepat memberikan bantuan kepada Mbah Mulyono, warga Dusun Pupus, Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, yang rumahnya roboh akibat hujan lebat disertai angin kencang.
Sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi darurat, BAZNAS Kabupaten Blitar bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta relawan sosial untuk membantu proses pembangunan kembali rumah Mbah Mulyono agar dapat segera ditempati kembali.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Blitar beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar. Dalam sambutannya, Bupati Blitar menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan gerak cepat BAZNAS, OPD, serta para relawan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Diharapkan, menjelang bulan suci Ramadan, Mbah Mulyono beserta keluarga sudah dapat kembali tinggal di rumahnya dengan aman dan nyaman.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan senilai Rp3.500.000 serta satu paket sembako kepada Mbah Mulyono. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan amanah dari para muzaki yang dikelola oleh BAZNAS.
“Semoga bantuan ini dapat membantu Mbah Mulyono agar rumahnya segera dibangun kembali dan dapat ditempati bersama keluarga tercinta,” ujarnya.
Melalui kolaborasi dan sinergi lintas sektor, BAZNAS Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kebencanaan, sebagai wujud pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah serta berdampak.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Jangkau 11.727 Penerima Manfaat Sepanjang 2025, Wujud Pengelolaan Zakat Amanah dan Berdampak Nyata
Blitar, 04 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar merilis laporan kinerja penghimpunan dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2025. Laporan ini menunjukkan capaian signifikan pengelolaan dana umat dengan total 11.727 penerima manfaat.
Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang mengemban amanah pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Blitar mempublikasikan laporan ini sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas kepada para muzaki serta masyarakat luas. Sepanjang 2025, dana ZIS yang berhasil dihimpun mencapai Rp 3.107.272.274,76 atau setara 91,39 persen dari target Rp 3,4 miliar.
Dari sisi pendistribusian, data menunjukkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat masih menjadi prioritas utama. Program Blitar Sehat menempati porsi terbesar dengan 4.988 penerima manfaat atau sekitar 42,53 persen dari total penerima. Angka ini merefleksikan tingginya kebutuhan layanan kesehatan dan bantuan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu yang belum sepenuhnya terjangkau oleh skema jaminan kesehatan formal.
Program Blitar Peduli berada pada posisi kedua dengan 4.346 penerima manfaat atau 37,06 persen. Bantuan dalam program ini mencakup respon kemanusiaan, penanganan bencana, bantuan sosial insidentil, serta dukungan bagi warga dalam kondisi darurat. Sementara itu, sektor pendidikan melalui program Blitar Cerdas menjangkau 1.350 penerima manfaat atau 11,51 persen, terutama dalam bentuk beasiswa dan bantuan kebutuhan sekolah untuk menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Di bidang keagamaan, program Blitar Dakwah menyentuh 854 penerima manfaat atau 7,28 persen melalui dukungan syiar Islam dan penguatan peran dai, khususnya di wilayah pelosok. Adapun program Blitar Berdaya yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi produktif mencatatkan 189 penerima manfaat atau 1,61 persen, menunjukkan bahwa sektor ekonomi masih memiliki ruang besar untuk diperkuat pada tahun mendatang.
Secara keseluruhan, capaian kinerja BAZNAS Kabupaten Blitar tahun 2025 menegaskan perannya sebagai jaring pengaman sosial yang strategis bagi masyarakat. Dominasi penyaluran pada sektor kesehatan dan kemanusiaan menunjukkan respons adaptif terhadap kebutuhan riil warga. Ke depan, optimalisasi potensi zakat diharapkan dapat mendorong penguatan program pemberdayaan ekonomi agar penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu bertransformasi menjadi masyarakat yang mandiri dan berdaya.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Masjid Al-Fataa bersama BAZNAS Kabupaten Blitar Hadirkan Masjid sebagai Pusat Solusi Umat melalui Program Nikah Massal
Blitar, 03 Februari 2026 – Masjid Al-Fataa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, menyelenggarakan kegiatan Nikah Massal pada Ahad (1/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh enam pasangan pengantin yang seluruhnya berasal dari wilayah Kecamatan Selopuro dan dihadiri oleh para tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat serta lembaga terkait.
Program nikah massal ini merupakan bagian dari program kerja Takmir Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Blitar, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Blitar, Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) PCNU Kabupaten Blitar, serta Kementerian Agama Kabupaten Blitar melalui KUA Kecamatan Selopuro.
Menariknya, pelaksanaan nikah massal ini tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal dengan tidak meninggalkan rangkaian upacara adat Jawa, mulai dari prosesi metri atau selamatan pra-nikah, panggih manten, hingga walimatul ursy. Acara walimah semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh penceramah kondang Kiai Ahmad Ardabili.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., yang hadir mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M. Dalam keterangannya, Juni Arifin menyampaikan bahwa kegiatan nikah massal ini merupakan program yang sangat positif dan layak menjadi contoh bagi takmir masjid lainnya.
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga harus menjadi ruang sosial dan pusat kepedulian umat, khususnya dalam upaya pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan melalui optimalisasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro, KH. Khozinatul Asrori, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas dukungan dan sinerginya. Semoga kerja sama antara Masjid Al-Fataa dan BAZNAS Kabupaten Blitar senantiasa terjaga dan terus membawa kemaslahatan bagi umat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan nikah massal ini, Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro menegaskan perannya sebagai pusat pelayanan umat yang inklusif, mengintegrasikan nilai keagamaan, budaya, dan sosial ekonomi dalam satu gerakan nyata untuk kesejahteraan masyarakat.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan ZIS kepada 115 Mustahik di Kecamatan Nglegok
Blitar, 27 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Pentasyarufan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada para mustahik pada Selasa (27/1/2026) bertempat di Kantor Kecamatan Nglegok Lama. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan dana ZIS secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada 115 penerima manfaat yang berasal dari beberapa kategori mustahik. Adapun pentasyarufan yang disalurkan meliputi insentif Guru Tidak Tetap (GTT), Madrasah Diniyah, dan TPQ sebanyak 70 penerima, insentif Hafidz dan Hafidzah sebanyak 15 penerima, insentif Marbot dan Takmir Masjid sebanyak 15 penerima, serta santunan bagi warga pra-sejahtera sebanyak 15 penerima.
Kegiatan pentasyarufan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, yaitu H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Juni Arifin, S.Pd., dan Hj. Imron Nafifah, S.P., M.AP., serta Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, M.Pd. Turut hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama Kabupaten Blitar, unsur Muspika Kecamatan Nglegok, dan Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Nglegok.
Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh KUA Kecamatan Nglegok. Selanjutnya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., menyampaikan laporan pelaksanaan pentasyarufan. Ia menjelaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang disalurkan merupakan amanah dari para muzakki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Blitar dan disalurkan sesuai ketentuan syariat serta regulasi yang berlaku. Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh penerima manfaat yang hadir untuk turut mendoakan para muzakki agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, dan kemudahan dalam kehidupan.
Sambutan disampaikan oleh Bupati Blitar yang diwakili Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, H. Wiji Asrori, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengimbau kepada para penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan masing-masing.
Salah satu penerima manfaat, Ahmad Ando Irianto Pasaribu, S.Sos., guru MA Syekh Subakir Nglegok, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian BAZNAS Kabupaten Blitar kepada para guru madrasah dan guru swasta. “Terima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli terhadap guru madin dan guru swasta. Semoga seluruh muzakki yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS selalu dilimpahkan kesehatan serta rezeki oleh Allah SWT,” ujarnya.
Melalui kegiatan pentasyarufan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi terus meningkat, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Tasyakuran Milad ke-25, Perkuat Sinergi dengan OPD
Blitar, 20 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Milad ke-25 pada Selasa (20/1/2026) di Kantor BAZNAS Kabupaten Blitar. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kolaborasi antara BAZNAS dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Sosial. Kegiatan dipandu oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., dan berlangsung khidmat serta penuh kekeluargaan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergitas antara BAZNAS dan OPD sebagai kunci optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar atas partisipasi aktif dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi ASN yang selama ini konsisten menunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Ke depan, kami berharap kinerja BAZNAS semakin baik dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sesuai dengan prinsip khoirunnas anfa‘uhum linnas,” ujar H. Lazim.
Ia juga berharap seluruh ASN senantiasa diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, serta kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, baik di dunia maupun di akhirat. Pada kesempatan tersebut, Achmad Lazim turut memperkenalkan pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Blitar, yakni Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., sebagai bagian dari penguatan kelembagaan BAZNAS ke depan.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa BAZNAS kini telah menjadi lembaga yang dipercaya oleh umat. Pemerintah Kabupaten Blitar, menurutnya, sangat bersyukur atas keberadaan BAZNAS yang mampu menjangkau berbagai aspek kesejahteraan sosial yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh pemerintah daerah.
“Pemkab Blitar sangat mensupport keberadaan BAZNAS. Banyak kebutuhan masyarakat yang tidak bisa ditangani langsung oleh pemerintah, sehingga kolaborasi antara Pemkab dan BAZNAS menjadi sangat penting dan strategis,” ungkapnya.
Acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan 25 tahun BAZNAS, kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan ramah tamah. Tasyakuran Milad ke-25 ini diharapkan semakin memperkuat peran BAZNAS Kabupaten Blitar sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Wajib Tahu! Ini Logo Resmi HUT Ke-25 BAZNAS
Setiap tanggal 17 Januari diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Pada tahun 2026 ini, BAZNAS genap berusia 25 tahun sejak ditetapkan sebagai lembaga resmi negara yang bertugas mengelola zakat secara nasional. Momentum seperempat abad ini menjadi penanda penting perjalanan BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis pembangunan sosial dan ekonomi umat.
Mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”, HUT ke-25 BAZNAS menegaskan komitmen kelembagaan dalam menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai pilar penguatan bangsa. Tema ini merefleksikan posisi zakat tidak hanya sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai mekanisme kolektif yang berkontribusi nyata terhadap pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Selama 25 tahun perjalanannya, BAZNAS terus melakukan transformasi tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Penguatan regulasi, digitalisasi layanan, serta perluasan program pendayagunaan zakat berbasis pemberdayaan menjadi strategi utama dalam menjawab tantangan zaman. Zakat diarahkan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, kemanusiaan, dan dakwah-advokasi, selaras dengan tujuan pembangunan nasional.
Tema “Zakat Menguatkan Indonesia” juga menegaskan sinergi antara BAZNAS, pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat luas. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam memastikan dana zakat mampu memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial bangsa di tengah dinamika ekonomi global.
Peringatan HUT ke-25 BAZNAS diharapkan menjadi refleksi bersama sekaligus penguat optimisme bahwa zakat, jika dikelola secara amanah dan profesional, dapat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadaban.
Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-25 BAZNAS, logo resmi dapat diunduh melalui tautan berikut:https://drive.google.com/drive/folders/19kEyBDMI_JlriIwKlu7TYJh5MxF62p_p?usp=drive_link
BERITA12/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS dan Dinas Sosial Salurkan Bantuan Korban Bencana Angin Kencang di Desa Gledug, Sanankulon
Blitar, 05 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial Kabupaten Blitar melaksanakan kunjungan lapangan sekaligus penyaluran bantuan kepada warga terdampak bencana angin kencang di Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, pada Senin (5/1/2026).
Bencana tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 15.19 WIB, ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Desa Gledug. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada dua rumah warga. Berdasarkan hasil pendataan, rumah milik Sholikah mengalami kerusakan berat, sementara rumah milik Mariyani mengalami kerusakan ringan.
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB, saat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang terjadi di wilayah setempat. Menurut keterangan pemilik rumah dan sejumlah saksi, sebuah pohon waru yang berada di dekat rumah warga tidak mampu menahan terpaan angin, sehingga tumbang dan menimpa bangunan rumah.
Pasca kejadian, pemilik rumah bersama warga sekitar segera melakukan pembersihan puing-puing bangunan dengan peralatan sederhana. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Kecamatan Sanankulon untuk ditindaklanjuti. Tidak berselang lama, aparat BABINSA dan anggota Polsek Sanankulon tiba di lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material bangunan yang terdampak.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun demikian, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap bencana, sekaligus memastikan bahwa kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi. Kegiatan ini juga merupakan wujud sinergi antarinstansi dalam penanganan bencana serta penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Solidaritas Keluarga Besar Bani Surotarlan–Saijah, Ulurkan Kepedulian untuk Korban Bencana di Sumatera
Blitar, 30 Desember 2025 — BAZNAS Kabupaten Blitar menerima donasi kemanusiaan sebesar Rp10.600.000 dari Reuni ke-40 Keluarga Besar Bani Surotarlan–Saijah yang diperuntukkan bagi korban bencana di Pulau Sumatera. Prosesi serah terima donasi dilaksanakan pada Selasa (20/12/2025) bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Blitar.
Donasi tersebut diserahkan oleh H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., selaku perwakilan keluarga besar Bani Surotarlan–Saijah yang juga menjabat sebagai Komisioner BAZNAS Kabupaten Blitar, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M.. Bantuan ini menjadi wujud nyata solidaritas sosial dan kepedulian keluarga besar terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Dalam keterangannya, H. Hidayatur Rahman menyampaikan bahwa kegiatan reuni keluarga tidak hanya dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk menumbuhkan kepedulian dan kontribusi nyata bagi kemanusiaan. Ia berharap donasi yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Blitar dapat membantu meringankan beban para korban bencana di Pulau Sumatera serta menjadi amal jariyah bagi seluruh keluarga besar yang berpartisipasi.
Sementara itu Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa dana donasi akan dikelola secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran, serta disalurkan sesuai dengan kebutuhan prioritas dalam upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
Ayo Bantu Saudara Kita di Sumatera
Untuk memperluas jangkauan bantuan, BAZNAS Kabupaten Blitar mengajak masyarakat Blitar dan sekitarnya untuk ikut serta dalam gerakan kepedulian ini. Donasi dapat disalurkan melalui:
BSI: 7331362519a.n. INFAQ BAZNAS KAB BLITAR
Tambahkan kode unik 025 saat transfer.Contoh nominal: Rp 80.025
Setiap rupiah yang disalurkan akan membantu memperkuat logistik pangan, kebutuhan dasar, serta dukungan pemulihan bagi warga terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera.
BERITA30/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Terima Donasi Kebencanaan dari Dua Lembaga Pendidikan untuk Korban Bencana di Sumatera
Blitar — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang aktif dalam aksi kemanusiaan. Kali ini, BAZNAS menerima donasi kebencanaan dari dua lembaga pendidikan, yakni SMAN 1 Srengat dan UPT SDN Sumberjo 1 Sanankulon, untuk disalurkan kepada para korban bencana di wilayah Sumatera. Penyerahan bantuan ini sekaligus menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga resmi penyalur bantuan.
Donasi tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan masing-masing sekolah dan diterima oleh pihak BAZNAS Kabupaten Blitar. Bantuan yang terkumpul merupakan hasil dari gerakan solidaritas siswa, guru, serta warga sekolah yang secara sukarela menggalang dana guna meringankan beban saudara-saudara mereka yang terdampak bencana.
Staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Blitar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh lembaga pendidikan tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif dari pelajar dan tenaga pendidik menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan dapat tumbuh dan berkembang di berbagai lapisan masyarakat.
“Ini merupakan wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap sesama. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para korban bencana di Sumatera, berapapun donasi yang diberikan oleh donatur merupakan harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertipa musibah” ujarnya.
Saat ini, BAZNAS Kabupaten Blitar terus membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi kebencanaan, baik dari lembaga pendidikan, perorangan, maupun komunitas sosial lainnya. Melalui gerakan ini, diharapkan semakin banyak elemen masyarakat yang tergerak untuk membantu meringankan beban para korban bencana, sekaligus menanamkan nilai solidaritas dan empati bersama atas kejadian bencana tersebut.
BERITA11/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Baznas Kabupaten Blitar dan Dinsos Salurkan Sambal Pecel Khas Blitar untuk Korban Bencana di Sumatera
Blitar, 04 Desember 2025 - BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial Kabupaten Blitar kembali menunjukkan kepedulian terhadap sesama melalui pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di Pulau Sumatera. Bantuan berupa sambal pecel khas Blitar yang tahan lama dan praktis, dikirim ke wilayah-wilayah yang dalam beberapa pekan terakhir dilanda banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Bencana hidrometeorologis tersebut menghantam sejumlah daerah termasuk Sibolga, Padang, Tapanuli, hingga Aceh, dengan dampak yang cukup besar: ribuan rumah terendam, akses jalan terputus, fasilitas publik rusak, dan sebagian warga harus mengungsi karena ancaman susulan. Intensitas hujan ekstrem menyebabkan meluapnya sungai-sungai besar dan memperparah longsor di area perbukitan, membuat banyak keluarga kehilangan tempat tinggal serta akses kebutuhan dasar.
Dalam aksi ini, Dinas Sosial Kabupaten Blitar melalui TAGANA tidak hanya berperan dalam proses distribusi, tetapi juga mengolah dan menyiapkan sambal pecel secara langsung di kantor TAGANA. Proses produksi dilakukan dengan standar keamanan pangan yang ketat untuk memastikan kualitas tetap terjaga selama masa pengiriman hingga diterima oleh para penyintas bencana.
PC Fatayat NU Kabupaten Blitar turut terlibat aktif dalam proses ini. Para relawannya membantu mulai dari peracikan bahan, pengemasan, hingga persiapan logistik agar sambal pecel dapat dikirim dalam jumlah besar. Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana sinergi lintas lembaga mampu mempercepat penanganan kebutuhan mendesak di lokasi bencana.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan rasa kemanusiaan dari masyarakat Blitar untuk saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Ia menegaskan bahwa TAGANA siap bergerak kapan pun diperlukan, baik dalam pengolahan makanan darurat maupun koordinasi penyaluran bantuan ke daerah terdampak. Beliau juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan BAZNAS, PC Fatayat NU, dan LPBI PCNU menjadi bukti bahwa penanganan bencana membutuhkan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Blitar menegaskan bahwa sambal pecel dipilih sebagai bantuan karena sifatnya praktis, tahan lama, dan mudah dikonsumsi bersama berbagai bahan yang tersedia di dapur umum pengungsian. Dalam situasi darurat, kebutuhan akan makanan siap saji dan bernutrisi menjadi prioritas yang harus dipenuhi secara cepat.
Pengiriman bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para penyintas sekaligus menjadi simbol kepedulian masyarakat Blitar. Kolaborasi lintas lembaga ini juga menjadi langkah awal menuju dukungan lanjutan pada fase pemulihan, mengingat dampak bencana di Sumatera masih membutuhkan perhatian serius dalam jangka panjang.
Ayo Bantu Saudara Kita di Sumatera
Untuk memperluas jangkauan bantuan, BAZNAS Kabupaten Blitar mengajak masyarakat Blitar dan sekitarnya untuk ikut serta dalam gerakan kepedulian ini. Donasi dapat disalurkan melalui:
BSI: 7331362519 a.n. INFAQ BAZNAS KAB BLITAR
Tambahkan kode unik 025 saat transfer. Contoh nominal: Rp 80.025
Setiap rupiah yang disalurkan akan membantu memperkuat logistik pangan, kebutuhan dasar, serta dukungan pemulihan bagi warga terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar RAKORDA: Selaraskan Program, Perkuat Pengumpulan, dan Salurkan Bantuan untuk Mustahik
Blitar, Kamis 27 November 2025 — BAZNAS Kabupaten Blitar menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) di Aula Candi Penataran, Kantor Bupati Blitar. Kegiatan ini dihadiri Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M.; Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur Dr. K.H. Khusnul Khuluq, M.M.; Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, M.M.; serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, yakni Wakil Ketua I H. Hidayatur Rahman, M.M., dan Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd.
Acara dibuka dengan laporan Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, yang menegaskan pentingnya penyelarasan kebijakan antara BAZNAS daerah, provinsi, dan pemerintah.
“Dalam RAKORDA ini (BAZNAS Kabupaten Blitar) ingin menyelaraskan Visi, Misi, dan Program BAZNAS dengan BAZNAS Provinsi, Pemerintah Daerah, dan seluruh OPD (UPZ), kita sandingkan program apa saja yang sekiranya sesuai dengan program BAZNAS Kabupaten Blitar,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan komitmen lembaganya dalam menjaga amanah pengelolaan zakat.
“Baznas Kabupaten Blitar berkomitmen untuk mengelola zakat ini dengan sebaik-baiknya karena zakat menjadi instrumen negara dalam pengentasan kemiskinan dan juga penguatan kemandirian masyarakat,” tambahnya.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. K.H. Khusnul Khuluq, M.M., dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk memperkuat kepedulian sosial dengan menunaikan ZIS.
“Saya mengajak untuk selalu menebar kebaikan dan tidak lupa untuk menyisihkan hartanya dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah,” ujarnya.
Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M., dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas perkembangan BAZNAS Kabupaten Blitar yang dinilai semakin baik.
“Perkembangan BAZNAS di Kabupaten Blitar semakin baik semakin bagus, dan memang BAZNAS ini betul-betul bermanfaat dan sangat meringankan beban pemerintah,” ujarnya.
Rijanto juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan bagi para penerima manfaat, agar kedepan mustahik dapat menikmati akses layak.
“Agar mereka (mustahik) bisa menikmati makanan yang higienis, sehat, enak dan mereka nanti bisa tumbuh berkembang dengan bagus punya daya saing ini harapannya seperti itu sehingga nanti saat 2045 kita betul-betul bisa menyongsong Indonesia emas,” tambahnya.
Beliau kemudian mengingatkan kembali tentang pemanfaatan ZIS dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mari ZIS ini kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat… dengan adanya BAZNAS ini akan lebih cepat dan tentunya Blitar akan semakin berdaya dan berdaya,” ujarnya.
Sebelum menutup sambutan, Bupati menyampaikan pengingat kepada masyarakat.
“Mengingatkan bagi yang belum menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah ini tolong (dibayarkan) mumpung belum terlambat diceluk (dipanggil) gusti allah,” tegasnya.
Kegiatan pembukaan diakhiri dengan penyerahaan bantuan secara simbolis oleh Bupati Blitar, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, serta jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar. Tasyaruf bantuan meliputi bantuan untuk yatim dan piatu, Beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) bagi 15 mahasiswa, pembiayaan UMKM melalui program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Al-Fataa Mronjo dan Masjid Nurul Iman Kanigoro, serta 10 gerobak dorong untuk pelaku usaha kecil. Selain itu, bantuan kambing dan burung puyuh juga diberikan kepada kelompok ternak di Selopuro dan Binangun, serta penyerahan BPJS Ketenagakerjaan bagi 26 imam masjid.
Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan RAKORDA yang dipandu Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, K.H. Khusnul Khuluq, bersama pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar Hidayatur Rahman dan Juni Arifin. Seluruh UPZ OPD mengikuti pembahasan mengenai penyelarasan program, optimalisasi pengumpulan ZIS, serta penguatan strategi pendistribusian dana zakat di wilayah Kabupaten Blitar.
RAKORDA ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Blitar, Pemerintah Daerah, serta OPD yang merupakan UPZ BAZNAS sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penghimpunan, pengelolaan, dan pendistribusian ZIS demi terwujudnya masyarakat Blitar yang sejahtera, berdaya, dan berjaya.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Blitar.
Lihat Daftar Rekening →
