Berita Terbaru
BAZNAS Kabupaten Blitar Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Wonotirto
Blitar, 06 Oktober 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 12.000 liter kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Pungkalan, Desa/Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Selasa (6/10/2026). Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang berdampak terhadap sedikitnya 150 kepala keluarga atau sekitar 500 jiwa.
Kondisi kekeringan yang terjadi sebagai dampak fenomena El Nino menyebabkan ketersediaan sumber air bagi masyarakat semakin terbatas. Situasi tersebut turut menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga distribusi air bersih menjadi salah satu langkah tanggap untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.
Distribusi bantuan turut dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar Juni Arifin, S.Pd., Kabid Penanganan Bencana Dinas Sosial Kabupaten Blitar M. Safinun Naja, S.Pd.I., serta Koordinator PKH Kabupaten Blitar Mahbub Alfarabi. Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., mengatakan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari amanah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS untuk membantu warga yang membutuhkan.
“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk amanah dari para muzaki, munfiq, dan donatur yang menitipkan sebagian rezekinya melalui BAZNAS. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus menjadi wujud kepedulian bersama kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi keterbatasan air bersih,” ujar Juni.
Sementara itu, Kepala Desa Wonotirto, Imam Muchtarom, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar serta para donatur yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Dusun Pungkalan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar dan seluruh donatur yang telah membantu warga kami. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya di tengah kondisi kekeringan seperti sekarang. Semoga kebaikan dan kepedulian ini mendapat balasan yang terbaik,” ungkap Imam.
Melalui penyaluran tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi darurat dan bencana yang berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan dasar. Bantuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui lembaga yang amanah dapat menjadi energi kebaikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA07/10/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Program 1,2 Juta Liter Air Bersih BAZNAS Jatim, 68.000 Liter Disalurkan untuk Warga Wates Blitar
Blitar, 05 Oktober 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Blitar. Melalui Program Bantuan Air Bersih BAZNAS Jawa Timur, sebanyak 68.000 liter air disalurkan di Kecamatan Wates pada 5–8 Oktober 2026.
Penyaluran difokuskan di tiga desa yang terdampak kekeringan, yakni Desa Tugurejo, Desa Sukorejo, dan Desa Ringinrejo. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk kebutuhan air bersih sehari-hari di tengah kondisi sumber air yang mulai mengering akibat musim kemarau.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Blitar menggandeng sejumlah mitra, yakni PD DMI Kabupaten Blitar, NU Peduli Kabupaten Blitar, dan Forum Karang Taruna Kecamatan Wates. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan penyaluran agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Program ini merupakan bagian dari penyaluran bantuan 1,2 juta liter air bersih oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat terdampak kekeringan di 24 kabupaten/kota di Jawa Timur. Selain Blitar, bantuan juga menjangkau Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Mojokerto, Lamongan, Lumajang, Malang, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.
Penyaluran bantuan air bersih ini menjadi wujud kepedulian BAZNAS dalam merespons kebutuhan masyarakat di tengah dampak musim kemarau dan fenomena cuaca yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan. Melalui sinergi BAZNAS Provinsi Jawa Timur, BAZNAS Kabupaten Blitar, dan para mitra di lapangan, bantuan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi.
BERITA05/10/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Tasyarufkan Dana ZIS kepada Guru hingga Warga Prasejahtera di Kecamatan Kanigoro
Blitar, 23 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali melaksanakan pentasyarufan rutin dengan menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat di Kecamatan Kanigoro, Rabu (23/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Camat Kanigoro tersebut menyasar 70 guru yang terdiri atas GTT, guru TPQ, dan guru Madin, 15 hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga prasejahtera sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran.
Camat Kanigoro, Siti Supartiyah, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas pelaksanaan pentasyarufan yang telah menyasar para mustahik di wilayah Kecamatan Kanigoro. Menurutnya, bantuan yang diberikan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para guru, hafidzah, marbot masjid, dan warga prasejahtera yang membutuhkan dukungan.
Masing-masing guru, hafidzah, dan marbot masjid menerima bantuan sebesar Rp300 ribu, sedangkan warga prasejahtera menerima Rp500 ribu per orang. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam laporannya menegaskan bahwa pentasyarufan rutin merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mengelola amanah dana ZIS secara profesional agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, khususnya ASN, PPPK, dan masyarakat Kabupaten Blitar yang istiqamah menunaikan ZIS melalui BAZNAS.
Kabag Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Blitar, mengapresiasi konsistensi BAZNAS dalam melaksanakan pentasyarufan secara berkelanjutan. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan bijak untuk membantu memenuhi kebutuhan para mustahik. Kepada para guru, hafidzah, dan marbot masjid, ia juga berpesan agar bantuan menjadi penyemangat untuk terus menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Sementara kepada warga prasejahtera, bantuan diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari. Ia mengajak seluruh mustahik untuk turut mendoakan para muzaki yang telah menitipkan sebagian hartanya melalui BAZNAS agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, kelancaran usaha dan pekerjaan, serta keluarga yang penuh keberkahan.
Sebelum pentasyarufan, para peserta terlebih dahulu mengikuti sosialisasi kesehatan yang disampaikan Kepala Puskesmas Kanigoro, dr. Pravita Rinanti. Edukasi tersebut memberikan pemahaman mengenai pencegahan, penularan, dan penanganan TBC, HIV, dan malaria. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk menghadirkan manfaat yang tidak hanya bersifat material, tetapi juga mendorong peningkatan kepedulian dan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar H. Hidayatur Rahman, M.M., Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, M.A.P., serta Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Blitar Sri Nuryaanti, S.Sos., yang mewakili Kepala Dinas Sosial.
Pentasyarufan rutin BAZNAS Kabupaten Blitar dilaksanakan setiap bulan secara bergilir di seluruh kecamatan di Kabupaten Blitar. Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS berupaya memastikan dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh para mustahik di berbagai wilayah, sekaligus memperkuat gerakan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kepedulian sosial.
BERITA23/09/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Sosialisasikan Optimalisasi ZIS kepada 28 Madrasah
Blitar, 21 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar melaksanakan Sosialisasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada instansi pendidikan di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar, Senin (21/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Roudhoh tersebut diikuti 28 kepala madrasah dari jenjang MIN, MTsN, dan MAN se-Kabupaten Blitar.
Kegiatan ini menjadi langkah kolaboratif untuk menggerakkan potensi ZIS dari lingkungan madrasah sekaligus membangun kesadaran bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara terarah untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Blitar mendorong madrasah untuk memperkuat penghimpunan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), yang menjadi wadah resmi dalam pengelolaan ZIS.
Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, H. A. Zamroni, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan sosialisasi tersebut. Sementara itu, strategi optimalisasi pengumpulan ZIS disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar Bidang Penghimpunan, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M. Ia mengajak satuan pendidikan di lingkungan Kemenag untuk bersama-sama memperkuat gerakan ZIS sehingga potensi dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara profesional dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Blitar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M, Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, M.A.P., Kasi Pendidikan Madrasah H. Lesus Nur Prianto, A.Kh., M.Pd., serta Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf H. Mun’im Sufufi, M.Ag.
Melalui sinergi BAZNAS dan Kemenag, optimalisasi ZIS di lingkungan madrasah diharapkan tidak hanya meningkatkan penghimpunan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pengelolaan ZIS melalui BAZNAS dilaksanakan secara terorganisir, profesional, serta berlandaskan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
BERITA21/09/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Serahkan 40 Paket Sembako dalam Tinjau Lapang Bupati di Binangun dan Wates
Blitar, 10 September 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar menyerahkan sebanyak 40 paket sembako kepada masyarakat dalam rangka kegiatan Tinjau Lapang Program Strategis Daerah (PSD) dan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Blitar Selatan, Kamis (10/9/2026).
Sebanyak 20 paket sembako disalurkan kepada masyarakat dalam rangkaian peresmian dan tasyakuran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dipusatkan di kediaman Ibu Sumiati, Dusun Selok, Desa Binangun, Kecamatan Binangun.
Dalam sambutannya saat meresmikan RTLH, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M. menyampaikan kepada masyarakat bahwa bantuan sembako yang diterima merupakan hasil dari pengumpulan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar.
“Ibu Bapak sekalian, sembako yang panjenengan terima ini dari BAZNAS. BAZNAS ini mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah dari para ASN dan donatur. Jadi monggo (muzaki) didoakan agar dilimpahkan rezeki dan kesehatan,” ujar Bupati Rijanto.
Selanjutnya, BAZNAS Kabupaten Blitar kembali menyerahkan 20 paket sembako kepada masyarakat di Dusun Wonosari, Desa Tugurejo, Kecamatan Wates. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebelum kegiatan dropping dan pembagian air bersih sebanyak 12.000 liter bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
Selain dihadiri Bupati Blitar, kegiatan tinjau lapang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah, Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.M., jajaran kepala perangkat daerah, serta Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., selaku Wakil Ketua IV Bidang Kesekretariatan, SDM, dan Umum BAZNAS Kabupaten Blitar.
Penyerahan 40 paket sembako ini menjadi bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Blitar terhadap upaya pemerintah daerah dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut juga menjadi wujud nyata manfaat zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki dan donatur melalui BAZNAS.
Melalui sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Blitar dan berbagai pihak, BAZNAS Kabupaten Blitar terus berkomitmen menghadirkan manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan serta mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial melalui penunaian ZIS.
BERITA10/09/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Sosialisasikan Optimalisasi Pengumpulan ZIS di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi
Blitar, 9 September 2026 - BAZNAS Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Selasa (8/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran dan partisipasi seluruh pegawai dalam menunaikan ZIS secara terarah, terorganisir, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan penyerahan santunan kepada 10 anak yatim serta bantuan kepada 2 pasien dhuafa. Santunan tersebut menjadi pembuka kegiatan yang sekaligus menggambarkan bagaimana dana ZIS dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Usai penyerahan santunan, acara dilanjutkan dengan laporan Ketua UPZ RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Taadi, S.K.M., M.Kes. Laporan tersebut memaparkan peran dan upaya UPZ dalam mendukung penghimpunan serta pengelolaan ZIS di lingkungan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi yang diwakili oleh Wakil Direktur Pelayanan dan Keperawatan, dr. Deny Christianto, MMRS. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pentingnya sinergi antara institusi dan BAZNAS dalam membangun kepedulian sosial serta mendorong partisipasi pegawai dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M. Laporan tersebut menjadi pengantar mengenai komitmen BAZNAS Kabupaten Blitar dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS sekaligus memastikan pengelolaannya dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui berbagai program.
Puncak kegiatan diisi dengan sosialisasi oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M. Materi yang disampaikan mengulas pentingnya penunaian ZIS sebagai bagian dari pengamalan nilai keimanan sekaligus wujud kepedulian sosial.
ZIS tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat solidaritas dan membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pengelolaan yang terorganisir.
Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan landasan penunaian ZIS, mulai dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan ZIS, hingga Surat Edaran Bupati Blitar Nomor B/180.07/4324/409.1.3/2025.
Sosialisasi turut menjelaskan ketentuan zakat profesi bagi pegawai yang telah memenuhi nisab. Sementara itu, bagi pegawai yang penghasilannya belum mencapai nisab, tetap memiliki kesempatan untuk berkontribusi melalui infak dan sedekah sesuai kemampuan masing-masing.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam materi sosialisasi, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi memiliki potensi ZIS yang besar dengan jumlah 681 pegawai. Potensi tersebut diharapkan dapat dioptimalkan melalui partisipasi dan kesadaran bersama untuk memperluas manfaat program-program BAZNAS bagi masyarakat Kabupaten Blitar.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap kesadaran dan partisipasi pegawai RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dalam menunaikan ZIS dapat terus meningkat. Dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, ZIS diharapkan semakin mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat kepedulian di Kabupaten Blitar.
Mari tunaikan ZIS dengan ikhlas. Zakat bagi yang telah memenuhi kewajiban, serta infak dan sedekah bagi siapa saja yang ingin berbagi. Dari kepedulian bersama, manfaat yang lebih luas dapat dihadirkan untuk kemaslahatan sesama.
BERITA09/09/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Peduli Korban Gempa NTT, UPT SDN Sumberjo 1 Salurkan Donasi melalui BAZNAS
Blitar, 7 September 2026 - Kepedulian tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Dari lingkungan sekolah, semangat berbagi dan gotong royong kembali tumbuh melalui aksi nyata yang dilakukan oleh keluarga besar UPT SDN Sumberjo 1 Kecamatan Sanankulon.
Guru, tenaga kependidikan, dan para siswa UPT SDN Sumberjo 1 Sanankulon bersama-sama menitipkan donasi sebesar Rp1.312.000 melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Donasi tersebut menjadi bukti bahwa ketika kebaikan dikumpulkan bersama, setiap rupiah yang disisihkan dapat berubah menjadi harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan.
Nominal yang terkumpul bukan sekadar angka. Di dalamnya terdapat kepedulian para guru, ketulusan tenaga kependidikan, serta semangat berbagi yang ditanamkan kepada para siswa sejak dini. Sebuah pelajaran nyata bahwa pendidikan tidak hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan kebiasaan untuk membantu sesama.
Kepercayaan yang diberikan keluarga besar UPT SDN Sumberjo 1 Sanankulon menjadi amanah bagi BAZNAS Kabupaten Blitar untuk mengelola dan menyalurkan dana yang dititipkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan. Selama ini, BAZNAS Kabupaten Blitar terus berupaya menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran yang amanah dan tepat sasaran.
Aksi sederhana dari lingkungan sekolah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak mengenal usia dan profesi. Dari seorang guru, tenaga kependidikan, hingga siswa, semua dapat mengambil peran dalam menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain.
BAZNAS Kabupaten Blitar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar UPT SDN Sumberjo 1 Sanankulon atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan.
Semoga setiap rupiah yang dititipkan menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan bagi para donatur, serta menjadi jalan hadirnya senyum dan harapan baru bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Karena satu kebaikan yang dilakukan bersama, dapat menghadirkan manfaat yang jauh lebih besar. Mari terus menumbuhkan kepedulian dan mengambil bagian dalam menghadirkan harapan bagi sesama.
BERITA08/09/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Verifikasi Pengajuan Balai Ternak Sapi Sido Makmur di Desa Wonorejo, Srengat
Blitar, 8 September 2026 - BAZNAS Kabupaten Blitar melaksanakan verifikasi lapangan terhadap pengajuan program Balai Ternak Sapi Sido Makmur di Desa Wonorejo, Kecamatan Srengat, pada 3 September 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan pengajuan program pemberdayaan peternakan kepada BAZNAS RI.
Kegiatan verifikasi tersebut dihadiri dan dilakukan langsung oleh H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., selaku Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, bersama Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., selaku Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Blitar, serta staf BAZNAS Kabupaten Blitar. Peninjauan dilakukan langsung terhadap kesiapan kelompok, kondisi kandang, ketersediaan pakan, kebutuhan pendampingan, hingga kesesuaian calon penerima manfaat sebagai mustahik penerima dana zakat.
Berdasarkan hasil verifikasi, kandang yang tersedia saat ini dinilai cukup layak untuk menampung enam ekor sapi. Kelompok Balai Ternak Sido Makmur juga menyatakan kesiapan untuk melakukan perluasan kandang secara swadaya hingga mampu menampung 10 ekor sapi. Dengan komitmen tersebut, kebutuhan pembangunan maupun perluasan kandang tidak menjadi bagian dari bantuan yang diajukan kepada BAZNAS.
Salah satu kebutuhan penting yang menjadi perhatian adalah pendampingan dalam pengelolaan usaha peternakan. Saat ini kelompok belum memiliki mentor khusus yang memberikan arahan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Blitar akan memfasilitasi pendamping untuk membantu kelompok mulai dari pemilihan dan pembelian bibit sapi, budidaya dan perawatan ternak, hingga pemasaran dan penjualan hasil ternak. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelompok dalam mengelola usaha peternakan secara produktif dan berkelanjutan.
Dari sisi ketersediaan pakan, kelompok telah memiliki lahan sewa yang dimanfaatkan untuk menyediakan pakan hijauan berupa rumput. Untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas sapi, kebutuhan pakan hijauan tersebut direncanakan akan dilengkapi dengan pakan konsentrat sebagai sumber nutrisi tambahan. Sementara itu, calon penerima manfaat juga telah diverifikasi kesesuaiannya dengan asnaf penerima dana zakat melalui studi kelayakan mustahik sebagai peternak.
Berdasarkan hasil verifikasi, kebutuhan program untuk pengelolaan 10 ekor sapi selama enam bulan diperkirakan mencapai Rp233,6 juta. Anggaran tersebut meliputi pengadaan 10 ekor bibit sapi, kebutuhan pakan konsentrat, dukungan kesehatan ternak berupa vaksin dan vitamin, serta biaya pendampingan mentor selama enam bulan.
Melalui skema budidaya selama enam bulan, setiap sapi dengan bobot awal sekitar 250 kilogram diharapkan dapat mengalami pertambahan bobot hingga mencapai sekitar 412 kilogram. Dengan estimasi harga jual Rp70 ribu per kilogram, total hasil penjualan 10 ekor sapi diproyeksikan mencapai Rp288,4 juta. Dari perhitungan tersebut, program Balai Ternak Sapi Sido Makmur diperkirakan mampu menghasilkan keuntungan sekitar Rp54,8 juta atau sebesar 23 persen.
Program Balai Ternak Sapi Sido Makmur diharapkan tidak hanya memberikan dukungan modal usaha, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mustahik secara berkelanjutan. Melalui dukungan pengadaan bibit, pemenuhan kebutuhan pakan, pendampingan, serta pengelolaan usaha yang terarah, kelompok diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan membangun kemandirian ekonomi melalui sektor peternakan.
BERITA08/09/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Salurkan Kursi Roda untuk Pak Djuri, Zakat Hadirkan Harapan di Tengah Ujian
Blitar, 02 September 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan berupa kursi roda kepada Djuri (63), warga Desa Sragi, Kecamatan Talun, yang mengalami kecelakaan saat berkeliling berjualan mainan pada Juli 2026.
Pak Djuri selama ini hidup sebatang kara dan menggantungkan kebutuhan sehari-hari dari penghasilannya sebagai penjual mainan keliling menggunakan sepeda motor. Saat berjualan di wilayah Desa Bajang, Kecamatan Talun, ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan patah tulang pada kaki kanannya.
Sesaat setelah kejadian, Pak Djuri dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk mendapatkan penanganan awal. Karena membutuhkan tindakan medis lebih lanjut, ia kemudian dirujuk ke RS Saiful Anwar Malang. Hingga saat ini, Pak Djuri telah menjalani dua kali operasi. Operasi pertama dilakukan untuk pemasangan pen pada bagian tulang yang patah, sedangkan operasi kedua berupa tindakan penambalan kulit.
Pasca kecelakaan dan menjalani serangkaian tindakan medis, aktivitas Pak Djuri menjadi sangat terbatas. Sebelumnya, ia biasa berjualan mainan di depan lembaga sekolah dasar. Kondisi tersebut membuatnya untuk sementara waktu tidak dapat beraktivitas dan mencari nafkah seperti sebelumnya.
Saat ini, Pak Djuri mendapatkan perawatan dan pendampingan dari keponakannya yang tinggal di Desa Duren, Kecamatan Talun. Di tengah proses pemulihan, kebutuhan akan alat bantu mobilitas menjadi salah satu hal penting bagi Pak Djuri.
Melalui penyaluran kursi roda ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berupaya membantu meringankan kebutuhan Pak Djuri sekaligus memberikan dukungan agar ia dapat menjalani masa pemulihan dengan lebih nyaman. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah.
BAZNAS Kabupaten Blitar berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Pak Djuri, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari selama proses pemulihan. Di balik setiap zakat yang ditunaikan, terdapat harapan dan kehidupan yang dapat terus dikuatkan.
BERITA04/09/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Di Usia 93 Tahun, Mbah Sumarmi Masih Merawat Keluarga, BAZNAS Hadirkan Harapan Rumah Layak Huni
Blitar, 1 September 2026 – Di usia 93 tahun, Mbah Sumarmi masih menjalani rutinitas yang tidak ringan. Warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, tersebut setiap hari merawat anak sulungnya yang mengalami kelumpuhan serta adik perempuannya yang sedang sakit. Di tengah keterbatasan usia dan kondisi fisiknya, Mbah Sumarmi tetap berusaha memenuhi kebutuhan keluarganya.
Sejak pagi, aktivitas Mbah Sumarmi dimulai dengan mengurus kebutuhan rumah tangga. Ia memasak, melayani keluarganya, kemudian mencari rumput untuk beberapa ekor kambing yang dipeliharanya. Rutinitas tersebut masih ia lakukan hampir setiap hari sebagai bagian dari ikhtiar untuk menopang kehidupan keluarganya.
Beban Mbah Sumarmi bertambah karena harus merawat anak sulungnya, Heri Eko Supoyo (53), yang telah mengalami kelumpuhan selama lebih dari 10 tahun setelah terjatuh dari pohon saat hendak memetik buah. Sejak kejadian tersebut, Supoyo lebih banyak terbaring dan membutuhkan bantuan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Mbah Sumarmi juga merawat adiknya, Suprihatin (74), yang memiliki riwayat sakit kejang dan gangguan penglihatan.
Kondisi kehidupan Mbah Sumarmi tersebut mendorong BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Blitar untuk hadir melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Bantuan ini diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi Mbah Sumarmi beserta keluarganya.
Pada Selasa (1/9/2026), dilaksanakan penyerahan bantuan RLHB secara simbolis kepada Mbah Sumarmi. Total dana yang berhasil dihimpun untuk mendukung renovasi rumah tersebut mencapai Rp28,5 juta. Dana tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur, BAZNAS Kabupaten Blitar, Pemerintah Kabupaten Blitar, PD IPHI Kabupaten Blitar, Lazisnu Kabupaten Blitar, serta Lazismu Kabupaten Blitar.
Penyerahan kali ini belum berupa rumah yang telah selesai dibangun. Bantuan diberikan dalam bentuk dana yang selanjutnya akan dikelola untuk proses renovasi rumah Mbah Sumarmi. Dengan demikian, dukungan yang diberikan tidak berhenti pada seremoni penyerahan, tetapi menjadi langkah awal untuk mewujudkan hunian yang lebih nyaman bagi seorang nenek yang selama puluhan tahun terus berjuang merawat keluarganya.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar hadir bersama Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Forkopimcam Kesamben, Kepala Desa Pagerwojo, serta perwakilan IPHI, Lazisnu, dan Lazismu. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari sinergi untuk memastikan bantuan dapat memberikan manfaat nyata bagi Mbah Sumarmi dan keluarganya.
Kisah Mbah Sumarmi menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang menjalani kehidupan dengan penuh keterbatasan, namun tetap memilih untuk bertahan dan merawat orang-orang yang dicintainya. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, BAZNAS bersama para mitra terus berikhtiar menghadirkan bantuan yang tidak hanya meringankan beban, tetapi juga membuka jalan menuju kehidupan yang lebih layak dan berdaya.
BERITA01/09/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan kepada 115 Penerima Manfaat di Kecamatan Wlingi
Blitar, 26 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali melaksanakan pentasyarufan rutin dengan menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat di Kecamatan Wlingi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Wlingi, Rabu (26/8/2026), tersebut menyasar guru, hafidzah, marbot masjid, serta masyarakat pra sejahtera sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dari 115 penerima manfaat, sebanyak 70 orang merupakan guru yang terdiri atas Guru Tidak Tetap (GTT), guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan guru Madrasah Diniyah (Madin). Bantuan juga diberikan kepada 15 hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga pra sejahtera. Masing-masing guru, hafidzah, dan marbot masjid menerima bantuan sebesar Rp300 ribu, sedangkan warga pra sejahtera mendapatkan bantuan sebesar Rp500 ribu per orang.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pentasyarufan rutin merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan dana ZIS secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, menambah semangat dalam mengabdi, serta meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
H. Achmad Lazim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzakki, khususnya ASN, PPPK, dan masyarakat Kabupaten Blitar yang secara istiqamah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah yang terus diupayakan untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Blitar, mengapresiasi konsistensi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam melaksanakan pentasyarufan secara rutin. Menurutnya, keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Blitar. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berjalan sehingga manfaat yang dihadirkan semakin luas dan dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga berpesan kepada para penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak dan sesuai kebutuhan. Bagi para guru, hafidz dan hafidzah, serta marbot masjid, bantuan tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Sementara bagi masyarakat pra sejahtera, bantuan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Blitar Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar Drs. Mikhael Hankam Indoro, M.Si., Camat Wlingi Besta Alfinsia Rachmawan, S.H., M.M., perwakilan KUA Kecamatan Wlingi, serta unsur TNI dan Polri.
Sebelum pentasyarufan dimulai, para peserta terlebih dahulu mengikuti sosialisasi mengenai tuberkulosis (TBC) yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Wlingi. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi kesehatan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan, penularan, serta penanganan TBC.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar tidak hanya menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga turut mendorong peningkatan kepedulian terhadap kesehatan. Sinergi antara pentasyarufan dana ZIS dan edukasi kesehatan diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang semakin sehat, berdaya, dan berjaya.
BERITA26/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Melalui Dinas Sosial, BAZNAS Titipkan Sambal Pecel untuk Penyintas Gempa NTT
Blitar, 24 Agustus 2026 – Kepedulian terhadap penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) turut diwujudkan BAZNAS Kabupaten Blitar melalui dukungan bahan baku pembuatan sambal pecel khas Blitar. BAZNAS Kabupaten Blitar memberikan bantuan sebesar Rp5 juta yang digunakan untuk mendukung proses produksi sambal pecel sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Blitar.
Bantuan tersebut kemudian diwujudkan bersama berbagai unsur dalam kegiatan gotong royong pembuatan 200 kilogram atau 2 kuintal sambal pecel di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Minggu–Senin (23–24/8/2026). Kegiatan ini melibatkan TAGANA Kabupaten Blitar, PORDAM Kabupaten Blitar, Pendamping PKH Kabupaten Blitar, BAZNAS Kabupaten Blitar, Laskar Peduli Kasih, serta Dinas Sosial Kabupaten Blitar.
Mewakili BAZNAS Kabupaten Blitar, Hj. Imron Nafifah, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Menurutnya, bantuan tidak hanya menjadi wujud solidaritas kemanusiaan, tetapi juga membawa produk khas daerah sebagai bagian dari pesan kepedulian masyarakat Kabupaten Blitar.
“BAZNAS Kabupaten Blitar berupaya mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. Dukungan ini merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong, sekaligus menjadi ikhtiar untuk menitipkan sambal pecel khas Blitar sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan,” ujar Imron Nafifah.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Mikhael Hankam Indoro, mengatakan pembuatan sambal pecel tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya menghadirkan produk khas Blitar dalam bantuan bagi penyintas bencana. Proses kegiatan dilakukan mulai dari persiapan personel, peralatan, bahan baku, pembuatan hingga pengemasan sambal pecel.
Setelah selesai diproduksi dan dikemas, sebanyak 200 kilogram sambal pecel tersebut dikirim ke Posko Penerimaan Bantuan Pemerintah Kabupaten Blitar di Kantor Bupati Blitar, Kanigoro. Bantuan ini selanjutnya menjadi bagian dari dukungan Pemkab Blitar bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.
Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial dan berbagai elemen masyarakat berharap semangat gotong royong dari Kabupaten Blitar dapat menjadi penguat bagi para penyintas. Sambal pecel khas Blitar yang dikirim bersama bantuan kemanusiaan tersebut sekaligus membawa pesan bahwa kepedulian dan solidaritas tidak mengenal jarak.
BERITA25/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Buka Donasi untuk Bantu Korban Gempa NTT
Blitar, 21 Agustus 2026 – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 berdampak pada masyarakat di sejumlah wilayah. Di tengah situasi tersebut, kebutuhan masyarakat terdampak terhadap bantuan dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi perhatian bersama.
Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Blitar mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa di NTT. Bantuan yang terkumpul akan menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
Bencana dapat datang tanpa diduga dan mengubah kehidupan masyarakat dalam sekejap. Karena itu, kepedulian dari masyarakat menjadi sangat berarti. Donasi yang mungkin terasa kecil bagi kita dapat menjadi bantuan yang besar bagi mereka yang sedang membutuhkan. Setiap rupiah yang disedekahkan merupakan wujud solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
BAZNAS Kabupaten Blitar membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini. Masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui rekening:
Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rekening: 2010120228
a.n. BAZNAS KAB BLITAR PEDULI BENCANA
Setelah melakukan transfer, donatur dapat melakukan konfirmasi melalui 0858 3276 4467. Informasi dan layanan donasi juga dapat diperoleh melalui WhatsApp 0819 9923 9189 atau email [email protected].
Mari bersama-sama menjadi bagian dari ikhtiar membantu saudara-saudara kita di NTT. Di saat mereka membutuhkan, kepedulian kita adalah harapan. Mari berbagi melalui sedekah terbaik, karena kebaikan yang kita titipkan hari ini dapat menjadi kekuatan bagi mereka untuk bangkit kembali.
BERITA21/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Tandatangani PKS Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA
Blitar, 12 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (11/8/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ponggok dan menjadi langkah penguatan sinergi dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh H. Achmad Lazim, S.E., M.M., selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, dan Drs. KH. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., selaku Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, didampingi jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar serta jajaran Kemenag dan KUA. Kerja sama tersebut menetapkan KUA Kecamatan Ponggok sebagai titik lokasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat.
Dalam PKS tersebut, program PEU diarahkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat, memperkuat fungsi KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat, serta meningkatkan sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan terkait. Program ini juga diarahkan untuk mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki secara bertahap dan berkelanjutan.
Ruang lingkup kolaborasi meliputi penetapan lokasi program berbasis KUA, perencanaan dan pelaksanaan program, pendanaan, asesmen, pembinaan, pendampingan dan pelatihan penerima manfaat, hingga penyaluran bantuan produktif serta pelaporan dan evaluasi. Dalam pelaksanaannya, bantuan modal pengembangan usaha diberikan paling sedikit Rp2 juta untuk masing-masing penerima manfaat, menyesuaikan jenis usaha yang akan dijalankan, disertai pelatihan, bimbingan, dan pendampingan. Target penerima manfaat minimal 10 orang pada setiap lokasi KUA.
Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Kabupaten Blitar diharapkan dapat membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas dan keberlanjutan usaha penerima manfaat. Pendampingan usaha akan melibatkan Penyuluh Agama Islam PNS maupun Non-PNS, sehingga penerima manfaat memperoleh pembinaan secara berkelanjutan dalam menjalankan usaha produktifnya.
Kerja sama tersebut berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani dan menjadi dasar bagi kedua lembaga untuk memperkuat kolaborasi pemberdayaan ekonomi umat melalui KUA. Dengan sinergi ini, program PEU diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperluas kemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah bagi pemberdayaan mustahik.
BERITA12/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS dan Kemenag Blitar Launching Program PEU Berbasis KUA, Salurkan Rp40 Juta untuk 10 Pelaku UMKM di Ponggok
Blitar, 12 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar resmi meluncurkan Program Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) di KUA Kecamatan Ponggok, Selasa (11/8/2026). Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BAZNAS Kabupaten Blitar dan Kemenag Kabupaten Blitar, sekaligus penyaluran bantuan modal usaha sebesar Rp40 juta kepada 10 penerima manfaat untuk pengembangan UMKM.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M. dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar H. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., didampingi jajaran pimpinan BAZNAS serta jajaran Kemenag dan KUA. Kerja sama tersebut menjadi landasan kolaborasi kedua lembaga dalam pelaksanaan Program PEU berbasis KUA, dengan KUA Kecamatan Ponggok ditetapkan sebagai titik lokasi program.
Program PEU merupakan program pemberdayaan yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan keluarga penerima manfaat, sekaligus memperkuat fungsi KUA sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi umat. Kolaborasi ini juga bertujuan meningkatkan sinergi antara Kemenag, BAZNAS, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, serta mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki secara bertahap dan berkelanjutan.
Ruang lingkup program meliputi penetapan lokasi, perencanaan dan pelaksanaan program, pendanaan, asesmen, pembinaan, pendampingan, pelatihan penerima manfaat, penyaluran bantuan produktif, hingga pelaporan dan evaluasi. Dalam PKS, target penerima manfaat minimal 10 orang pada setiap lokasi KUA, dengan pendampingan yang melibatkan Penyuluh Agama Islam KUA.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program PEU menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS dan Kemenag dalam menghadirkan program pemberdayaan yang bersifat produktif. Menurutnya, KUA Ponggok dipilih sebagai lokasi program karena memiliki aktivitas penghimpunan ZIS yang aktif sekaligus memiliki kedekatan dengan masyarakat.
“BAZNAS bersinergi dengan Kemenag di program PEU. Ini merupakan program produktif, dan KUA Ponggok yang ditunjuk karena pemasukan ZIS-nya aktif. BAZNAS juga sangat terbantu dengan KUA karena mengetahui latar belakang mustahik,” ujar H. Achmad Lazim.
Ia menegaskan bahwa bantuan yang diterima mustahik tidak seharusnya digunakan untuk kebutuhan sesaat hingga habis, tetapi dimanfaatkan sebagai modal yang mampu meningkatkan dan mengembangkan usaha. Karena itu, penerima manfaat akan mendapatkan pendampingan dari KUA sebagai mentor dan diharapkan aktif berkoordinasi selama proses pengembangan usaha.
“Mustahik yang menerima jangan digunakan sesaat kemudian habis, tetapi bantuan modal ini harus bisa meningkatkan usaha. Penerima manfaat akan didampingi KUA sebagai mentor dan terus berkoordinasi,” tegasnya.
Dalam launching tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp4 juta kepada masing-masing penerima manfaat, dengan total bantuan mencapai Rp40 juta untuk 10 penerima. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha para penerima manfaat agar mampu meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usaha yang dijalankan.
Achmad Lazim juga berpesan agar penerima manfaat terus menjaga kualitas usaha sehingga mampu mempertahankan dan menarik pelanggan. Selain kualitas produk dan pelayanan, ia menekankan pentingnya kejujuran sebagai prinsip utama dalam menjalankan usaha.
“Harapannya usaha semakin berkembang. Jaga kualitas usaha agar pelanggan tertarik dan yang paling penting adalah kejujuran,” pesannya.
Sementara itu, H. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya semangat kolaborasi dan saling membantu dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan Kemenag dalam program tersebut sejalan dengan nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.
“Kita berlandaskan kalam ilahi, wa ta'awanu 'alal birri wat-taqwa, dan saling tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan,” ungkap H. Farmadi Hasyim.
Melalui penandatanganan PKS dan launching Program PEU tersebut, BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Blitar memperkuat komitmen untuk membangun pemberdayaan ekonomi umat yang tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Program ini dirancang dengan pendekatan produktif melalui bantuan modal, pembinaan, pendampingan, serta evaluasi, sehingga penerima manfaat diharapkan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan semakin mandiri secara ekonomi.
Program PEU berbasis KUA juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran KUA dalam pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan. Dalam kerja sama tersebut, pendampingan kelompok usaha dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam, sementara proses asesmen dan penentuan mustahik dilakukan secara bersama-sama antara pihak terkait.
Kegiatan penandatanganan PKS dan launching Program PEU tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Mun'im Sufufi, M.Ag., serta Kepala KUA Kecamatan Ponggok Fatkhul Khabib, M.Ag. Kegiatan juga diikuti oleh seluruh jajaran KUA Kecamatan Ponggok sebagai bagian dari penguatan sinergi dan pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat di wilayah Kecamatan Ponggok.
Dengan adanya kolaborasi ini, BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Blitar berharap Program PEU mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan penerima manfaat. Bantuan modal yang disertai pendampingan diharapkan tidak hanya membantu usaha bertahan, tetapi mampu berkembang sehingga secara bertahap mendorong mustahik menjadi lebih berdaya dan mandiri.
BERITA12/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Semarak Hari Jadi Blitar Ke-702, BAZNAS Salurkan Santunan untuk 100 Yatim dan Penyandang Disabilitas
Blitar, 09 Agustus 2026 - BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim dan penyandang disabilitas dalam rangka memperingati Hari Jadi Blitar ke-702. Santunan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS tersebut disampaikan sebelum pelaksanaan Ngaji Bareng Gus Iqdam di Pendopo Sasana Adhi Praja, Kanigoro, Sabtu (8/8/2026).
Sebanyak 100 penerima manfaat terdiri atas 50 anak yatim dari berbagai Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kabupaten Blitar dan 50 penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas PERTUNI, GERKATIN, dan PPDI.
Penyerahan santunan secara simbolis disampaikan bersama oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah, Pengasuh Majelis Ta'lim Sabilu Taubah Agus M. Iqdam (Gus Iqdam), Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, mengatakan bahwa santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan amanah masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Santunan ini merupakan amanah dari para muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah menitipkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Amanah tersebut kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujarnya.
Menurut H. Lazim, momentum Hari Jadi Blitar ke-702 menjadi kesempatan untuk menghadirkan makna peringatan yang lebih luas melalui kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Hari Jadi Blitar bukan hanya momentum untuk merayakan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan. Mudah-mudahan santunan ini memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima serta menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang telah menunaikan zakat dan infaknya,” katanya.
Ia menegaskan, BAZNAS Kabupaten Blitar akan terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“BAZNAS hadir untuk memastikan dana yang dititipkan masyarakat dapat dikelola dan disalurkan secara amanah, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Penyaluran santunan tersebut juga menunjukkan kuatnya sinergi antara BAZNAS Kabupaten Blitar dengan Pemerintah Kabupaten Blitar dan berbagai unsur masyarakat. Kehadiran Bupati, Wakil Bupati, Gus Iqdam, Forkopimda, serta unsur lainnya dalam prosesi penyerahan menjadi bagian dari dukungan bersama terhadap upaya memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Blitar.
Kegiatan santunan kemudian dilanjutkan dengan Ngaji Bareng Gus Iqdam sebagai salah satu rangkaian semarak Hari Jadi Blitar ke-702. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan nilai keagamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui penyaluran tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar turut menerjemahkan semangat “Manggih Raharja, Blitar Kuncara” yang bermakna Rakyat Sejahtera, Blitar Berjaya, dengan menghadirkan kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA09/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Lanjutan Beasiswa Sarjana dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada Lima Mahasiswa
Blitar, 04 Agustus 2026 - BAZNAS Kabupaten Blitar kembali menyalurkan amanah dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur melalui program lanjutan Beasiswa Sarjana kepada lima mahasiswa di Kabupaten Blitar, Selasa (4/8/2026). Penyaluran beasiswa ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung keberlangsungan pendidikan generasi muda berprestasi dari keluarga yang membutuhkan.
Adapun penerima manfaat pada penyaluran kali ini terdiri atas dua mahasiswa dari Universitas Islam Balitar (UNISBA), dua mahasiswa dari STIT Al Muslihuun, dan satu mahasiswa dari Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Beasiswa diserahkan secara langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M. dan Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P.
Selain menyerahkan bantuan pendidikan, para pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar juga berdialog dengan para mahasiswa untuk mengetahui perkembangan studi dan capaian akademik mereka. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana memberikan motivasi agar para penerima manfaat terus bersemangat dalam menyelesaikan pendidikan tinggi.
Dalam arahannya, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M. berpesan agar para mahasiswa mampu menjaga amanah yang telah diberikan dengan terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
"Beasiswa ini merupakan amanah yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Teruslah semangat belajar, tingkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, dan jadilah generasi yang kelak mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," pesannya.
Sementara itu, Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P. mengingatkan para penerima manfaat agar senantiasa mendoakan para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur sehingga program beasiswa ini dapat terus dirasakan manfaatnya oleh para mahasiswa.
"Jangan lupa untuk selalu mendoakan para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Jawa Timur. Berkat kepedulian mereka, adik-adik dapat melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa ini," tuturnya.
Program Beasiswa Sarjana BAZNAS Provinsi Jawa Timur diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi, menyelesaikan studi tepat waktu, serta kelak mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan menjadi bagian dari generasi yang membangun kesejahteraan umat.
BERITA05/08/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan kepada 115 Penerima Manfaat di Kecamatan Bakung
Blitar, 21 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali melaksanakan pentasyarufan rutin dengan menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat di Kecamatan Bakung. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bakung, Selasa (21/7/2026), tersebut menyasar guru, hafidzah, marbot masjid, serta masyarakat pra sejahtera.
Dari total penerima manfaat, sebanyak 70 orang merupakan guru yang terdiri atas Guru Tidak Tetap (GTT), guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), dan guru Madrasah Diniyah (Madin). Selain itu, bantuan diberikan kepada 15 hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga pra sejahtera.
Masing-masing guru, hafidzah, dan marbot masjid menerima bantuan sebesar Rp300 ribu, sedangkan warga pra sejahtera mendapatkan bantuan sebesar Rp500 ribu per orang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Blitar yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Bambang Dwi Purwanto, S.STP., M.Si.; Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Blitar Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Camat Bakung Nur Andy Azis, S.P., M.M., Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Blitar Sri Nuryanti, S.Sos., serta perwakilan dari Polsek Bakung, Koramil Bakung, dan Puskesmas Kecamatan Bakung.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, menyampaikan bahwa pentasyarufan rutin menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.
“Alhamdulillah, pada pentasyarufan rutin bulan Juni ini kami dapat kembali menyalurkan bantuan kepada para guru, hafidz dan hafidzah, marbot masjid, serta masyarakat pra sejahtera. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat, menambah semangat dalam mengabdi, dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
H. Achmad Lazim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan pengelolaan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki, khususnya para ASN, PPPK, dan masyarakat Kabupaten Blitar yang secara istiqamah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Amanah yang telah dititipkan ini kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan kelapangan rezeki kepada seluruh muzakki beserta keluarganya,” tuturnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Bambang Dwi Purwanto, yang hadir mewakili Bupati Blitar, mengapresiasi konsistensi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam melaksanakan pentasyarufan secara rutin. Menurutnya, keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Blitar.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Blitar yang secara konsisten melaksanakan pentasyarufan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Bantuan yang disalurkan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan sinergi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga ikhtiar ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Kabupaten Blitar.” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan.
“Kami berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak dan untuk keperluan yang benar-benar bermanfaat. Bagi para guru, hafidz dan hafidzah, serta marbot masjid, semoga bantuan ini menjadi penyemangat untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Sementara bagi masyarakat pra sejahtera, semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari.” pungkasnya.
Sebelum kegiatan pentasyarufan dimulai, para peserta terlebih dahulu mengikuti sosialisasi mengenai tuberkulosis (TBC) yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi kesehatan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan, penularan, dan penanganan TBC.
Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar tidak hanya menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga turut mendorong peningkatan kepedulian terhadap kesehatan. Sinergi antara pentasyarufan dana ZIS dan edukasi kesehatan diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang semakin sehat, berdaya, dan berjaya.
BERITA21/07/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan untuk 115 Penerima Manfaat dan Serahkan Beasiswa Pendidikan di Kecamatan Talun
Blitar, 23 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali menggelar kegiatan pentasyarufan rutin di Kecamatan Talun, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kelurahan Bajang ini dihadiri oleh Bupati Blitar yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua I H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., jajaran Forkopimcam Talun, serta kepala desa dan lurah se-Kecamatan Talun.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat. Mereka terdiri atas 70 guru yang meliputi Guru Tidak Tetap (GTT), guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), dan guru Madrasah Diniyah (Madin), 15 hafidz dan hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga pra sejahtera.
Masing-masing guru, hafidz/hafidzah, dan marbot masjid menerima insentif sebesar Rp300 ribu. Sementara itu, warga pra sejahtera memperoleh bantuan sebesar Rp500 ribu per orang. Selain bantuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar juga menyerahkan Program Beasiswa Pendidikan BAZNAS Jawa Timur kepada 10 siswa tingkat SMA/sederajat, yakni lima siswa dari SMK Islam Kanigoro, empat siswa dari MA Syekh Subakir Nglegok, dan satu siswa dari MA Trisula Sutojayan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pentasyarufan rutin merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.
“Alhamdulillah, pada pentasyarufan rutin bulan Juni ini kami dapat kembali menyalurkan bantuan kepada para guru, hafidz dan hafidzah, marbot masjid, serta masyarakat pra sejahtera. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat, menambah semangat dalam mengabdi, dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama BAZNAS. Melalui Program Beasiswa Pendidikan BAZNAS Jawa Timur dan Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), BAZNAS berupaya memperluas akses pendidikan bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu.
“Selain beasiswa BAZNAS Jawa Timur, BAZNAS Kabupaten Blitar juga mempunyai Program SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) yang merupakan ikhtiar kami untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi dan menjadi sarjana pertama di keluarganya. Kami meyakini bahwa pendidikan adalah salah satu jalan terbaik untuk memutus mata rantai kemiskinan dan melahirkan generasi yang mandiri serta berdaya saing,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, H. Achmad Lazim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki, khususnya para ASN, PPPK, dan masyarakat Kabupaten Blitar yang secara istiqamah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Amanah yang telah dititipkan ini kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan kelapangan rezeki kepada seluruh muzakki beserta keluarganya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Blitar, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam mentasyarufkan dana zakat, infak, dan sedekah secara rutin setiap bulan.
“Pesan Bapak Bupati, terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS yang terus istiqamah mentasyarufkan dana zakat, infak, dan sedekah,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar senantiasa mendoakan para muzakki, yang mayoritas berasal dari kalangan ASN dan PPPK Kabupaten Blitar, agar diberikan kelancaran rezeki, kesehatan, dan keberkahan dalam keluarga.
“Yang diterima hari ini adalah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang rata-rata berprofesi sebagai ASN dan PPPK Kabupaten Blitar yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Blitar. Mari kita doakan semoga para muzakki selalu amanah dalam bekerja, dilimpahi rezeki dan kesehatan, serta dikaruniai keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” tuturnya.
Sebelum acara pentasyarufan dimulai, kegiatan diawali dengan sosialisasi tuberkulosis (TBC) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar sebagai bagian dari upaya edukasi kesehatan kepada masyarakat. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan TBC, sehingga tercipta masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat dan sejahtera.
Melalui kegiatan pentasyarufan rutin ini, BAZNAS Kabupaten Blitar terus meneguhkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga berkontribusi dalam bidang pendidikan, pemberdayaan umat, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Beasiswa Pendidikan BAZNAS Jawa Timur untuk 10 Siswa SMA/Sederajat
Blitar, 23 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menyerahkan Program Beasiswa Pendidikan BAZNAS Jawa Timur kepada 10 siswa tingkat SMA/sederajat dalam kegiatan pentasyarufan rutin yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, Selasa (23/6/2026).
Penerima beasiswa tersebut terdiri atas lima siswa dari SMK Islam Kanigoro, empat siswa dari MA Syekh Subakir Nglegok, dan satu siswa dari MA Trisula Sutojayan. Program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap keberlangsungan pendidikan bagi siswa dari keluarga yang membutuhkan.
Melalui program tersebut, setiap penerima mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp1.000.000 per semester yang disalurkan secara rutin selama masa pendidikan di tingkat SMA/sederajat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar terus berprestasi dan menyelesaikan pendidikannya dengan baik.
Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa penyaluran beasiswa ini merupakan amanah dari BAZNAS Jawa Timur yang dititipkan kepada BAZNAS Kabupaten Blitar untuk disalurkan kepada siswa-siswi yang membutuhkan.
“Program beasiswa ini adalah amanah dari BAZNAS Jawa Timur yang kemudian kami tunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Blitar untuk para siswa-siswi yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban biaya pendidikan dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, serta meraih cita-cita mereka,” ujarnya.
H. Achmad Lazim menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memutus mata rantai kemiskinan. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung program-program pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi generasi muda.
Salah satu penerima beasiswa dari MA Trisula Sutojayan, Annisaa Duwi Mahmudha, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan pendidikan yang diterimanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Blitar yang telah memberikan bantuan pendidikan kepada saya. Bantuan ini sangat berarti dan menjadi motivasi bagi saya untuk terus semangat belajar dan meraih cita-cita,” ungkap Annisaa.
Melalui Program Beasiswa Pendidikan BAZNAS Jawa Timur ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap semakin banyak pelajar dari keluarga kurang mampu yang dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik dan tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah di masa mendatang.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Blitar.
Lihat Daftar Rekening →
