WhatsApp Icon

BAZNAS Kabupaten Blitar Perdalam Tata Kelola Zakat melalui Studi Tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta

11/02/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kab. Blitar

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kabupaten Blitar Perdalam Tata Kelola Zakat melalui Studi Tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta

Prosesi penyerahan Cinderamata kepada Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta

Blitar, 11 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar melaksanakan studi tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta pada Selasa, 10 Februari 2026. Kunjungan kerja ini diikuti delapan orang yang terdiri atas empat pimpinan dan empat pelaksana, sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang profesional, transparan, serta berorientasi pada dampak.

Rombongan BAZNAS Kabupaten Blitar disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta bersama jajaran pimpinan dan pelaksana. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, mencerminkan semangat kolaborasi antarlembaga zakat dalam memperkuat gerakan ZIS nasional yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarlembaga zakat merupakan kunci dalam mengoptimalkan potensi ZIS. Menurutnya, kolaborasi lintas daerah tidak hanya memperkuat ukhuwah kelembagaan, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi yang responsif terhadap tantangan sosial ekonomi masyarakat.

Dalam sesi pemaparan, BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan pendekatan komprehensif dalam pengelolaan ZIS, mulai dari strategi penghimpunan, pendistribusian, hingga pendayagunaan dana yang disusun berbasis kebutuhan mustahik dan selaras dengan perencanaan pembangunan daerah. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah penguatan sistem digital sebagai fondasi tata kelola yang modern dan akuntabel.

Lima pilar program unggulan dari BAZNAS Kota Yogyakarta yakni; Jogja Taqwa, Jogja Cerdas, Jogja Peduli, Jogja Sehat, dan Jogja Sejahtera menjadi materi utama diskusi. Setiap pilar dipaparkan secara sistematis, meliputi perencanaan program, skema penyaluran, indikator kinerja, serta mekanisme monitoring dan evaluasi. Pendekatan ini dinilai mampu menjaga kesinambungan program sekaligus meningkatkan kepercayaan publik dan para muzaki.

Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan berbagai inovasi yang telah diterapkan, seperti sistem kantor digital, penggunaan aplikasi keuangan terintegrasi, layanan donasi ZIS berbasis daring, serta model pelaporan yang transparan dan mudah diakses. Sistem koordinasi antara bidang pengumpulan dan pendistribusian juga menjadi sorotan, guna memastikan penyaluran dana ZIS tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi mustahik.

Pertemuan juga diisi dengan dialog interaktif terkait tantangan penghimpunan ZIS, strategi membangun dan menjaga kepercayaan publik, serta pengembangan kapasitas sumber daya amil. Diskusi tersebut menghasilkan sejumlah catatan rekomendatif yang akan ditindaklanjuti sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah.


Diakhir kegiatan Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa studi tiru ini memberikan banyak pembelajaran strategis. Ia menyoroti pentingnya penguatan sistem tata kelola, inovasi program berbasis pilar, serta pemanfaatan data dalam menentukan prioritas pendistribusian ZIS sebagai bekal peningkatan kinerja BAZNAS Kabupaten Blitar ke depan.

Melalui kegiatan studi tiru ini, kedua pihak sepakat untuk menjaga komunikasi berkelanjutan dan membuka ruang kerja sama lanjutan. Sinergi antardaerah diharapkan mampu memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan modern, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat