WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Blitar Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Wonotirto

Blitar, 06 Oktober 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 12.000 liter kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Pungkalan, Desa/Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Selasa (6/10/2026). Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang berdampak terhadap sedikitnya 150 kepala keluarga atau sekitar 500 jiwa.

Kondisi kekeringan yang terjadi sebagai dampak fenomena El Nino menyebabkan ketersediaan sumber air bagi masyarakat semakin terbatas. Situasi tersebut turut menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga distribusi air bersih menjadi salah satu langkah tanggap untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Distribusi bantuan turut dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar Juni Arifin, S.Pd., Kabid Penanganan Bencana Dinas Sosial Kabupaten Blitar M. Safinun Naja, S.Pd.I., serta Koordinator PKH Kabupaten Blitar Mahbub Alfarabi. Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., mengatakan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari amanah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS untuk membantu warga yang membutuhkan.

“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk amanah dari para muzaki, munfiq, dan donatur yang menitipkan sebagian rezekinya melalui BAZNAS. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus menjadi wujud kepedulian bersama kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi keterbatasan air bersih,” ujar Juni.

Sementara itu, Kepala Desa Wonotirto, Imam Muchtarom, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar serta para donatur yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Dusun Pungkalan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar dan seluruh donatur yang telah membantu warga kami. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya di tengah kondisi kekeringan seperti sekarang. Semoga kebaikan dan kepedulian ini mendapat balasan yang terbaik,” ungkap Imam.

Melalui penyaluran tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi darurat dan bencana yang berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan dasar. Bantuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui lembaga yang amanah dapat menjadi energi kebaikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

07/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
Program 1,2 Juta Liter Air Bersih BAZNAS Jatim, 68.000 Liter Disalurkan untuk Warga Wates Blitar

Blitar, 05 Oktober 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Blitar. Melalui Program Bantuan Air Bersih BAZNAS Jawa Timur, sebanyak 68.000 liter air disalurkan di Kecamatan Wates pada 5–8 Oktober 2026.

Penyaluran difokuskan di tiga desa yang terdampak kekeringan, yakni Desa Tugurejo, Desa Sukorejo, dan Desa Ringinrejo. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk kebutuhan air bersih sehari-hari di tengah kondisi sumber air yang mulai mengering akibat musim kemarau.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Blitar menggandeng sejumlah mitra, yakni PD DMI Kabupaten Blitar, NU Peduli Kabupaten Blitar, dan Forum Karang Taruna Kecamatan Wates. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan penyaluran agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Program ini merupakan bagian dari penyaluran bantuan 1,2 juta liter air bersih oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat terdampak kekeringan di 24 kabupaten/kota di Jawa Timur. Selain Blitar, bantuan juga menjangkau Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Mojokerto, Lamongan, Lumajang, Malang, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.

Penyaluran bantuan air bersih ini menjadi wujud kepedulian BAZNAS dalam merespons kebutuhan masyarakat di tengah dampak musim kemarau dan fenomena cuaca yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan. Melalui sinergi BAZNAS Provinsi Jawa Timur, BAZNAS Kabupaten Blitar, dan para mitra di lapangan, bantuan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi.

05/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Tasyarufkan Dana ZIS kepada Guru hingga Warga Prasejahtera di Kecamatan Kanigoro

Blitar, 23 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali melaksanakan pentasyarufan rutin dengan menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat di Kecamatan Kanigoro, Rabu (23/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Camat Kanigoro tersebut menyasar 70 guru yang terdiri atas GTT, guru TPQ, dan guru Madin, 15 hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga prasejahtera sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran.

Camat Kanigoro, Siti Supartiyah, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas pelaksanaan pentasyarufan yang telah menyasar para mustahik di wilayah Kecamatan Kanigoro. Menurutnya, bantuan yang diberikan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para guru, hafidzah, marbot masjid, dan warga prasejahtera yang membutuhkan dukungan.

Masing-masing guru, hafidzah, dan marbot masjid menerima bantuan sebesar Rp300 ribu, sedangkan warga prasejahtera menerima Rp500 ribu per orang. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam laporannya menegaskan bahwa pentasyarufan rutin merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mengelola amanah dana ZIS secara profesional agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, khususnya ASN, PPPK, dan masyarakat Kabupaten Blitar yang istiqamah menunaikan ZIS melalui BAZNAS.

Kabag Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Blitar, mengapresiasi konsistensi BAZNAS dalam melaksanakan pentasyarufan secara berkelanjutan. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan bijak untuk membantu memenuhi kebutuhan para mustahik. Kepada para guru, hafidzah, dan marbot masjid, ia juga berpesan agar bantuan menjadi penyemangat untuk terus menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Sementara kepada warga prasejahtera, bantuan diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari. Ia mengajak seluruh mustahik untuk turut mendoakan para muzaki yang telah menitipkan sebagian hartanya melalui BAZNAS agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, kelancaran usaha dan pekerjaan, serta keluarga yang penuh keberkahan.

Sebelum pentasyarufan, para peserta terlebih dahulu mengikuti sosialisasi kesehatan yang disampaikan Kepala Puskesmas Kanigoro, dr. Pravita Rinanti. Edukasi tersebut memberikan pemahaman mengenai pencegahan, penularan, dan penanganan TBC, HIV, dan malaria. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk menghadirkan manfaat yang tidak hanya bersifat material, tetapi juga mendorong peningkatan kepedulian dan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar H. Hidayatur Rahman, M.M., Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, M.A.P., serta Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Blitar Sri Nuryaanti, S.Sos., yang mewakili Kepala Dinas Sosial.

Pentasyarufan rutin BAZNAS Kabupaten Blitar dilaksanakan setiap bulan secara bergilir di seluruh kecamatan di Kabupaten Blitar. Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS berupaya memastikan dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh para mustahik di berbagai wilayah, sekaligus memperkuat gerakan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kepedulian sosial.

23/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Sosialisasikan Optimalisasi ZIS kepada 28 Madrasah

Blitar, 21 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar melaksanakan Sosialisasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada instansi pendidikan di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar, Senin (21/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Roudhoh tersebut diikuti 28 kepala madrasah dari jenjang MIN, MTsN, dan MAN se-Kabupaten Blitar.

Kegiatan ini menjadi langkah kolaboratif untuk menggerakkan potensi ZIS dari lingkungan madrasah sekaligus membangun kesadaran bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara terarah untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Blitar mendorong madrasah untuk memperkuat penghimpunan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), yang menjadi wadah resmi dalam pengelolaan ZIS.

Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, H. A. Zamroni, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan sosialisasi tersebut. Sementara itu, strategi optimalisasi pengumpulan ZIS disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar Bidang Penghimpunan, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M. Ia mengajak satuan pendidikan di lingkungan Kemenag untuk bersama-sama memperkuat gerakan ZIS sehingga potensi dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara profesional dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Blitar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M, Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, M.A.P., Kasi Pendidikan Madrasah H. Lesus Nur Prianto, A.Kh., M.Pd., serta Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf H. Mun’im Sufufi, M.Ag.

Melalui sinergi BAZNAS dan Kemenag, optimalisasi ZIS di lingkungan madrasah diharapkan tidak hanya meningkatkan penghimpunan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pengelolaan ZIS melalui BAZNAS dilaksanakan secara terorganisir, profesional, serta berlandaskan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

21/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Serahkan 40 Paket Sembako dalam Tinjau Lapang Bupati di Binangun dan Wates

Blitar, 10 September 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar menyerahkan sebanyak 40 paket sembako kepada masyarakat dalam rangka kegiatan Tinjau Lapang Program Strategis Daerah (PSD) dan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Blitar Selatan, Kamis (10/9/2026).

Sebanyak 20 paket sembako disalurkan kepada masyarakat dalam rangkaian peresmian dan tasyakuran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dipusatkan di kediaman Ibu Sumiati, Dusun Selok, Desa Binangun, Kecamatan Binangun.

Dalam sambutannya saat meresmikan RTLH, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M. menyampaikan kepada masyarakat bahwa bantuan sembako yang diterima merupakan hasil dari pengumpulan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar.

“Ibu Bapak sekalian, sembako yang panjenengan terima ini dari BAZNAS. BAZNAS ini mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah dari para ASN dan donatur. Jadi monggo (muzaki) didoakan agar dilimpahkan rezeki dan kesehatan,” ujar Bupati Rijanto.

Selanjutnya, BAZNAS Kabupaten Blitar kembali menyerahkan 20 paket sembako kepada masyarakat di Dusun Wonosari, Desa Tugurejo, Kecamatan Wates. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebelum kegiatan dropping dan pembagian air bersih sebanyak 12.000 liter bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Selain dihadiri Bupati Blitar, kegiatan tinjau lapang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah, Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.M., jajaran kepala perangkat daerah, serta Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., selaku Wakil Ketua IV Bidang Kesekretariatan, SDM, dan Umum BAZNAS Kabupaten Blitar.

Penyerahan 40 paket sembako ini menjadi bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Blitar terhadap upaya pemerintah daerah dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut juga menjadi wujud nyata manfaat zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki dan donatur melalui BAZNAS.

Melalui sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Blitar dan berbagai pihak, BAZNAS Kabupaten Blitar terus berkomitmen menghadirkan manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan serta mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial melalui penunaian ZIS.

10/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Paket Sembako untuk 14 Warga Fakir Miskin di Desa Sumberagung
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Paket Sembako untuk 14 Warga Fakir Miskin di Desa Sumberagung
Blitar, 11 Juni 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar kembali melaksanakan kegiatan pentasyarufan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pada Kamis (11/6/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada 14 warga fakir miskin di Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Bidang Kesekretariatan, SDM, dan Umum BAZNAS Kabupaten Blitar, Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., serta Kepala Desa Sumberagung, Drs. Sugiono. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumberagung, Drs. Sugiono, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar yang telah memberikan perhatian kepada warganya melalui program bantuan sembako. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar yang telah peduli kepada warga kami. Bantuan ini sangat berarti dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat,” ujarnya. Sementara itu, Juni Arifin, S.Pd. yang mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa bantuan paket sembako tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat fakir miskin yang membutuhkan dukungan dan perhatian bersama. “Bantuan ini berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzakki melalui BAZNAS. Oleh karena itu, kami mengajak para mustahik untuk senantiasa mendoakan para muzakki agar diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, dan kemudahan dalam segala urusannya,” tutur Juni Arifin. Melalui program pentasyarufan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar terus berupaya memastikan manfaat zakat dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial dan gotong royong di tengah masyarakat.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan Sepanjang Hayat untuk Lansia Tunggal pada Peringatan HLUN 2026
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan Sepanjang Hayat untuk Lansia Tunggal pada Peringatan HLUN 2026
Blitar, 10 Juni 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia), melalui program bantuan sepanjang hayat bagi lansia tunggal (ngebrok). Program tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Blitar dalam rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang digelar di Karanganyar Koffieplantage, Kecamatan Nglegok, Rabu (10/6/2026). Peringatan HLUN tahun ini mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” dan dihadiri oleh Bupati Blitar, perwakilan Karang Wreda dari 22 kecamatan se-Kabupaten Blitar, serta pengurus Yayasan Gerontologi Kabupaten Blitar. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar menyerahkan secara simbolis bantuan sepanjang hayat untuk lansia tunggal sebesar Rp500.000 per bulan per penerima. Saat ini, program yang didukung oleh BAZNAS Kabupaten Blitar tersebut telah menjangkau 66 lansia tunggal yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Blitar. Bupati Blitar menyampaikan bahwa peringatan Hari Lanjut Usia Nasional menjadi momentum penting untuk meningkatkan perhatian, kepedulian, dan penghormatan kepada para lansia yang telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga, masyarakat, maupun pembangunan daerah. “Berbagai capaian yang dinikmati saat ini tidak lepas dari perjuangan generasi terdahulu. Karena itu, lansia perlu mendapat dukungan agar dapat menjalani masa tua dengan sehat, bahagia, dan sejahtera,” ujarnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, dalam keterangannya menyampaika bahwa program bantuan sepanjang hayat merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap para lansia yang hidup sendiri dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. “Para lansia adalah generasi yang telah berjasa membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka tetap mendapatkan perhatian dan kehidupan yang layak di masa senjanya. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berupaya menghadirkan manfaat zakat yang langsung dirasakan oleh para lansia yang membutuhkan, terlebih kepada lansia yang hidupnya sebatang kara,” ungkapnya. H. Achmad Lazim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blitar yang terus memberikan dukungan terhadap berbagai program sosial dan kemanusiaan yang dijalankan BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Blitar dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar atas sinergi dan dukungannya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para lansia. Terima kasih pula kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Blitar sehingga program-program kemanfaatan seperti ini dapat terus berjalan dan berkembang,” katanya. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan penghargaan kepada Dinas Sosial Kabupaten Blitar yang selama ini menjadi mitra strategis BAZNAS dalam proses pendataan, pendampingan, dan penyaluran bantuan bagi para lansia. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Blitar yang selama ini menjadi mitra BAZNAS dalam memberikan perhatian kepada para lansia. Kolaborasi yang baik ini menjadi kunci agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi penerima,” tambahnya. Melalui program bantuan sepanjang hayat bagi lansia tunggal, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap dapat terus menghadirkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap para lansia agar dapat menjalani masa tua dengan lebih sejahtera, mandiri, dan bermartabat.
BERITA10/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Kondisi Kesehatan Menurun, Produksi Terhambat, Tapi Sambal Ini Justru Tembus Singapura–Hongkong! BAZNAS Kabupaten Blitar Lakukan Verifikasi Lapangan
Kondisi Kesehatan Menurun, Produksi Terhambat, Tapi Sambal Ini Justru Tembus Singapura–Hongkong! BAZNAS Kabupaten Blitar Lakukan Verifikasi Lapangan
Blitar, 05 Juni 2026 — Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan yang tepat sasaran, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan validasi dan verifikasi lapangan terhadap salah satu pelaku usaha mikro di Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas pengajuan bantuan modal usaha berupa mesin pengaduk multifungsi yang diajukan oleh Elok Kartikowati, seorang pelaku usaha kuliner rumahan yang memproduksi sambal kemasan dengan merek “Sambisa Sambal Serba Guna”. Usaha tersebut telah berkembang sejak tahun 2019 dengan dukungan keluarga, khususnya suami, dan kini telah memiliki jaringan pemasaran hingga delapan outlet pusat oleh-oleh di wilayah Blitar, hingga dapat menembus pasar internasional seperti Singapura dan Hongkong. Dalam proses verifikasi, tim BAZNAS Kabupaten Blitar melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi usaha, proses produksi, serta kapasitas peralatan yang digunakan. Hasil observasi menunjukkan bahwa proses produksi masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar, terutama dalam kondisi pelaku usaha yang saat ini mengalami keterbatasan kesehatan. Elok Kartikowati diketahui memiliki riwayat kesehatan serius setelah mengalami kecelakaan pada tahun 2016 dan 2017, yang kemudian berdampak pada kondisi kesehatannya hingga terdiagnosis Diseksi Aorta Tipe A berdasarkan hasil pemeriksaan di RSUD Mardi Waluyo. Ia juga pernah menjalani rujukan lanjutan ke RSUD Dr Soetomo serta mendapat rekomendasi tindakan medis di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta. Kondisi kesehatan tersebut turut memengaruhi kapasitas produksi usaha yang dijalankan, sehingga saat ini kegiatan produksi lebih banyak dibantu oleh suami dan belum melibatkan tenaga kerja tambahan. Dalam beberapa bulan terakhir, keterbatasan fisik juga menyebabkan penurunan frekuensi produksi dari dua kali menjadi satu kali per hari. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil penerima manfaat, khususnya dalam mendukung penguatan ekonomi keluarga mustahik agar lebih mandiri dan berkelanjutan. “Validasi lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa bantuan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mampu memberikan dampak peningkatan produktivitas usaha,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro berbasis keluarga melalui bantuan alat produksi, terutama bagi pelaku usaha yang memiliki keterbatasan akses modal dan kondisi kesehatan yang mempengaruhi aktivitas usaha.
BERITA05/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan Insentif dan Tambahan Gizi dalam Pentasyarufan Rutin di Sutojayan
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan Insentif dan Tambahan Gizi dalam Pentasyarufan Rutin di Sutojayan
Blitar, 26 Mei 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar kembali melaksanakan kegiatan pentasyarufan rutin yang kali ini digelar di Pendopo Kecamatan Sutojayan, Selasa (26/5/2026). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung program kesejahteraan Pemerintah Kabupaten Blitar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua I BAZNAS H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua IV BAZNAS Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., jajaran OPD terkait, di antaranya Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, serta Camat Sutojayan bersama KUA, TNI, dan Polri. Sebelum acara inti dimulai, kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai penyakit Tuberkulosis (TBC) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pencegahan, penanganan, dan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan. Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M. menyampaikan bahwa BAZNAS terus berupaya menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Program-program tersebut di antaranya SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana), bantuan tambahan gizi stunting berupa paket telur yang diberikan selama enam bulan, pemberdayaan ekonomi melalui bantuan alat usaha maupun modal usaha, serta program OASE (Orang Tua Asuh Sehari) untuk anak yatim dan piatu. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar juga menyalurkan tambahan insentif kepada 115 penerima manfaat yang terdiri dari warga pra sejahtera, guru tidak tetap, guru madin, guru TPQ, marbot masjid, serta hafidz dan hafidzah. Selain itu, bantuan tambahan gizi berupa telur juga diberikan kepada 150 anak penderita stunting di wilayah Kecamatan Sutojayan dan Panggungrejo. BAZNAS turut menyalurkan susu tinggi nutrisi kepada 25 penderita Tuberkulosis dan 10 penderita HIV/AIDS sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas berbagai program yang telah mendukung Pemerintah Kabupaten Blitar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat sangat penting dalam memperluas manfaat serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Bupati berharap penghimpunan ZIS di Kabupaten Blitar dapat terus meningkat dari berbagai unsur sehingga manfaat program-program BAZNAS dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Blitar.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Bupati Blitar Ajak Para Pengusaha Menunaikan ZIS Melalui BAZNAS Kabupaten Blitar
Bupati Blitar Ajak Para Pengusaha Menunaikan ZIS Melalui BAZNAS Kabupaten Blitar
Blitar, 26 Mei 2026 — Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto M.M. mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Blitar dalam membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Pentasyarufan Rutin BAZNAS Kabupaten Blitar yang digelar di Pendopo Kecamatan Sutojayan, Selasa (26/5/2026). Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan bahwa program-program BAZNAS telah membantu tugas pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan. “Tentunya ini sangat bermanfaat untuk membantu kegiatan pemerintah daerah dalam rangka mensejahterakan masyarakat ataupun menolong masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati Rijanto. Menurutnya, keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam mendukung masyarakat melalui berbagai bantuan di bidang sosial, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. “Dengan adanya BAZNAS ini sangat luar biasa. Inilah hadirnya BAZNAS untuk membantu kesulitan masyarakat yang sangat membutuhkan dalam situasi seperti ini. Tanpa hadirnya BAZNAS, pemerintah daerah tentunya banyak kesulitan dalam melaksanakan tugas-tugas meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Bupati Rijanto juga mengajak para pengusaha serta seluruh elemen masyarakat untuk turut menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar agar manfaat yang diberikan dapat semakin luas dirasakan masyarakat. Pada kegiatan pentasyarufan rutin kali ini, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan tambahan insentif kepada 115 penerima manfaat yang terdiri dari warga pra sejahtera, guru tidak tetap, guru madin, guru TPQ, marbot masjid, serta hafidz dan hafidzah. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan tambahan gizi berupa telur kepada 150 anak penderita stunting di wilayah Kecamatan Sutojayan dan Panggungrejo. Bantuan kesehatan lainnya juga diberikan berupa susu tinggi nutrisi kepada 25 penderita Tuberkulosis (TBC) dan 10 penderita HIV/AIDS sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua IV BAZNAS Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P.. jajaran OPD terkait, serta Forkopimcam Kecamatan Sutojayan.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Perkuat Validitas Data Mustahik, BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Rakor dan Bimtek Relawan Kecamatan
Perkuat Validitas Data Mustahik, BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Rakor dan Bimtek Relawan Kecamatan
Blitar, 19 Mei 2026 - BAZNAS Kabupaten Blitar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Relawan Pendistribusian dan Pendayagunaan pada Selasa (19/5/2026) di Aula Mina Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI Kabupaten Blitar. Kegiatan ini diikuti oleh 33 relawan yang berasal dari delegasi 11 kecamatan di Kabupaten Blitar. Rakor dan bimtek tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., serta Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, M.A.P. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pendataan mustahik dalam program pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim menekankan pentingnya integritas dan objektivitas para relawan saat melakukan pendataan di lapangan. Menurutnya, data yang valid dan akurat menjadi kunci utama agar penyaluran bantuan zakat dapat tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. “Relawan harus mengedepankan integritas dan objektivitas sehingga data yang diperoleh valid, akurat, dan tepat sasaran,” ujarnya. Agenda dilanjutkan dengan penyampaian tugas dan fungsi pokok relawan oleh Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, M.A.P. dan Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd. Dalam sesi tersebut, para relawan diberikan pemahaman mengenai mekanisme pendataan mustahik, alur koordinasi, serta teknis pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing. Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar. Berbagai masukan dan pengalaman lapangan turut disampaikan guna memperkuat efektivitas program pendistribusian dan pendayagunaan zakat di Kabupaten Blitar. Salah satu relawan, Adi Susanto, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah sebagai relawan pendistribusian BAZNAS. Ia berharap dapat turut berkontribusi dalam membantu proses pendataan mustahik agar bantuan zakat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BERITA19/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Se-Eks Karesidenan Kediri Gelar Rakor di Kampung Coklat Blitar
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Se-Eks Karesidenan Kediri Gelar Rakor di Kampung Coklat Blitar
Blitar, 12 Mei 2026 - Dalam rangka memperkuat ukhuwah dan sinergi pengelolaan zakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-eks Karesidenan Kediri menyelenggarakan acara Silaturahmi dan Rapat Koordinasi (Rakor) pada Selasa (12/5/2026). Bertempat di kawasan wisata edukasi Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, forum ini menjadi wadah strategis bagi para amil untuk merumuskan langkah-langkah optimalisasi potensi zakat di daerah. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan pengurus BAZNAS dari berbagai wilayah yang terdiri dari BAZNAS Kabupaten Blitar, Kota Blitar, BAZNAS Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Kabupaten Trenggalek, BAZNAS Kabupaten Kediri, Kota Kediri, BAZNAS Kabupaten Nganjuk, BAZNAS Kabupaten Gresik, BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan BAZNAS Kabupaten Jombang. Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blitar. Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, yang bertindak selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi yang tinggi atas kehadiran seluruh delegasi BAZNAS dari berbagai kabupaten/kota. Selanjutnya, Koordinator Forum Silaturahmi BAZNAS Se-eks Karesidenan Kediri, H. Abdul Wachid, S.IP., turut memberikan sambutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kekompakan antarlembaga BAZNAS lintas daerah untuk menjawab tantangan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang semakin dinamis. Sambutan berikutnya sekaligus pembukaan acara secara resmi disampaikan oleh Bupati Blitar yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Drs. Mikhael Hankam Indoro, M.Si. Beliau menyampaikan pesan dari Bupati Blitar mengenai dukungan penuh pemerintah daerah terhadap peran vital BAZNAS. BAZNAS dinilai sebagai mitra strategis pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Sesi pembukaan ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar, KH. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., guna memohon kelancaran dan keberkahan atas jalannya rapat koordinasi tersebut. Usai seremoni pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi inti yakni pemaparan dan diskusi program kerja. Pada sesi ini, masing-masing BAZNAS Kabupaten/Kota diberikan kesempatan untuk mempresentasikan program-program unggulan, target penghimpunan, hingga strategi pendistribusian dan pendayagunaan ZIS di daerahnya masing-masing. Diskusi berjalan interaktif dan produktif. Para peserta saling bertukar gagasan, membedah tantangan di lapangan, serta berbagi best practice (praktik terbaik) dalam mengelola dana umat agar lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Melalui Rapat Koordinasi ini, diharapkan lahir rumusan program kerja yang inovatif serta terjalinnya kerja sama lintas daerah yang lebih solid, sehingga kehadiran BAZNAS dapat memberikan dampak yang semakin luas bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah eks Karesidenan Kediri dan sekitarnya.
BERITA12/05/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Dana Fidyah kepada 12 Penerima Manfaat dalam Bentuk Paket Sembako
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Dana Fidyah kepada 12 Penerima Manfaat dalam Bentuk Paket Sembako
Blitar, 21 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menyalurkan dana fidyah kepada 12 penerima manfaat dalam bentuk paket sembako. Penyaluran tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pentasyarufan rutin di Kecamatan Gandusari sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dhuafa yang membutuhkan uluran bantuan. Penyaluran paket sembako ini menjadi salah satu wujud pengelolaan dana fidyah yang diamanahkan para donatur kepada BAZNAS Kabupaten Blitar agar dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan penyaluran dana fidyah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. “Terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan amanah kepada BAZNAS Kabupaten Blitar untuk menyalurkan dana fidyah kepada para dhuafa. Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab yang kami jaga dengan sebaik-baiknya agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Ia menegaskan, BAZNAS Kabupaten Blitar akan terus berupaya menjaga amanah dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh para penerima. “Semoga apa yang telah dititipkan para donatur ini menjadi amal ibadah yang membawa keberkahan, sekaligus meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya. Salah satu penerima manfaat, Mbah Sariyem, mengaku bersyukur atas bantuan paket sembako yang diterimanya. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar dan para donatur atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan semoga semua yang telah membantu mendapatkan balasan kebaikan,” tuturnya. Melalui penyaluran dana fidyah ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap dapat terus memperkuat peran sosial dalam membantu masyarakat dhuafa, sekaligus menumbuhkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana keagamaan lainnya secara profesional dan amanah.
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Tasyarufkan Dana ZIS kepada 127 Orang dan 1 Kelompok Pemberdayaan di Kecamatan Gandusari
BAZNAS Kabupaten Blitar Tasyarufkan Dana ZIS kepada 127 Orang dan 1 Kelompok Pemberdayaan di Kecamatan Gandusari
Blitar, 21 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali menggelar kegiatan pentasyarufan rutin di Kecamatan Gandusari. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Gandusari ini dihadiri oleh Bupati Blitar yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua I H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Kepala Dinas Sosial Drs. Mikhael Hankam Indoro, M.Si., Kementerian Agama Kabupaten Blitar, serta jajaran Forkopimcam Gandusari dan kepala desa se-Kecamatan Gandusari. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat. Mereka terdiri atas 70 guru, meliputi guru tidak tetap (GTT), guru TPQ, dan guru Madin, 15 hafidz/hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga pra sejahtera. Masing-masing guru, hafidz/hafidzah, dan marbot masjid menerima insentif sebesar Rp300 ribu. Sementara itu, warga pra sejahtera memperoleh bantuan sebesar Rp500 ribu per orang. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Blitar juga menyerahkan Program Pemberdayaan Balai Ternak kepada Kelompok Pemberdayaan Ekonomi Unggas Ayam Petelur “Mentari” di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, senilai Rp40 juta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS juga menyalurkan dana fidyah kepada 12 penerima manfaat dalam bentuk paket sembako. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, yang mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, menegaskan bahwa penyaluran zakat tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pemberdayaan dan bantuan sosial yang lebih luas. “Selain bantuan konsumtif, BAZNAS Kabupaten Blitar juga memberikan bantuan tambahan gizi kepada pengidap stunting, TBC, dan HIV. Pada hari ini, kami juga mentasyarufkan zakat produktif berupa Balai Ternak Unggas Ayam Petelur di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo. Di samping itu, juga diserahkan 12 paket sembako dari dana fidyah untuk para dhuafa,” ujarnya. Pria yang akrab disapa Dayat itu juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang telah mampu untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. “Kami menghimbau kepada pegawai, baik di kecamatan, KUA, dinas, maupun masyarakat yang sudah mampu, mari bersama-sama menginfakkan sebagian rezeki melalui BAZNAS. BAZNAS merupakan badan resmi pemerintah yang telah mendapatkan izin. Alhamdulillah, BAZNAS Kabupaten Blitar juga telah diaudit dan memperoleh predikat WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian. Ini menjadi bukti bahwa dana yang kami himpun dan kelola telah dijalankan sesuai syariat dan standar audit akuntansi,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, yang hadir mewakili Bupati Blitar, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara rutin setiap bulan. “Pesan Bapak Bupati, terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS yang terus istiqamah mentasyarufkan dana zakat, infak, dan sedekah,” ucapnya. Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar senantiasa mendoakan para muzakki, yang mayoritas berasal dari kalangan ASN dan PPPK Kabupaten Blitar, agar diberikan kelancaran rezeki, kesehatan, dan keberkahan dalam keluarga. “Yang diterima hari ini adalah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang rata-rata berprofesi sebagai ASN dan PPPK Kabupaten Blitar yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Blitar. Mari kita doakan semoga para muzakki selalu amanah dalam bekerja, dilimpahi rezeki dan kesehatan, serta dikaruniai keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” tuturnya. Sebelum acara pentasyarufan dimulai, kegiatan diawali dengan sosialisasi tuberkulosis (TBC) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar sebagai bagian dari upaya edukasi kesehatan kepada masyarakat.
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Serahkan Bantuan Balai Ternak Ayam Petelur Rp40 Juta untuk Kelompok “Mentari” di Gandusari
BAZNAS Kabupaten Blitar Serahkan Bantuan Balai Ternak Ayam Petelur Rp40 Juta untuk Kelompok “Mentari” di Gandusari
Blitar, 21 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menyerahkan Program Pemberdayaan Balai Ternak senilai Rp40 juta kepada Kelompok Pemberdayaan Ekonomi Unggas Ayam Petelur “Mentari” di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Selasa (21/4). Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pentasyarufan rutin BAZNAS Kabupaten Blitar yang digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Gandusari. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui zakat produktif. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., mengatakan bahwa penyaluran dana zakat tidak hanya diarahkan untuk bantuan konsumtif, tetapi juga difokuskan pada program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Menurutnya, Program Pemberdayaan Balai Ternak diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan usaha ekonomi produktif masyarakat, khususnya di sektor peternakan unggas ayam petelur. Dengan adanya bantuan ini, kelompok penerima manfaat diharapkan mampu mengelola usaha secara optimal sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi anggotanya. “Pada hari ini, kami mentasyarufkan zakat produktif berupa Balai Ternak Unggas Ayam Petelur kepada Kelompok Pemberdayaan Ekonomi ‘Mentari’ di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo. Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat, berkembang, dan mampu memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya. Program tersebut juga mencerminkan upaya BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menggeser pola penyaluran zakat dari yang semata-mata bersifat konsumtif menuju pemberdayaan yang berdampak jangka panjang. Melalui pengelolaan yang tepat, bantuan modal usaha seperti ini diharapkan dapat menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. Selain penyerahan program balai ternak, dalam kegiatan yang sama BAZNAS Kabupaten Blitar juga menyalurkan bantuan kepada berbagai kelompok penerima manfaat lainnya, seperti guru non-ASN, hafidz/hafidzah, marbot masjid, warga pra-sejahtera, serta paket sembako dari dana fidyah. Pemerintah Kabupaten Blitar turut mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus konsisten menyalurkan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan adanya Program Pemberdayaan Balai Ternak ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap Kelompok “Mentari” dapat berkembang menjadi kelompok usaha yang mandiri, produktif, dan mampu menjadi contoh pemberdayaan ekonomi berbasis zakat di wilayah Kecamatan Gandusari.
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Dukung Siraman Rohani GOW, BAZNAS Kabupaten Blitar beri Santunan untuk 66 Anak Yatim
Dukung Siraman Rohani GOW, BAZNAS Kabupaten Blitar beri Santunan untuk 66 Anak Yatim
Blitar, 13 Maret 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar turut mendukung kegiatan Siraman Rohani dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Blitar di Pendopo Sasana Adhi Praja Kantor Bupati Blitar, Kamis pagi (12/3). Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Kamis selama bulan Ramadhan, yakni pada tanggal 26 Februari, 5 Maret, dan 12 Maret. Dalam setiap penyelenggaraan kegiatan, BAZNAS Kabupaten Blitar mentasyarufkan santunan berupa uang saku kepada 22 anak yatim piatu. Dengan demikian, total penerima manfaat selama tiga kali kegiatan tersebut mencapai 66 anak yatim piatu. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Blitar, Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P. yang hadir mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa santunan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyampaikan amanah para muzaki dan donatur kepada mereka yang berhak menerima. “Ini adalah komitmen kami dalam menyampaikan amanah para muzaki dan donatur agar dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah,” ujarnya. Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Blitar, Hj. Ninik Rijanto, menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum penuh ampunan dan rahmat dari Allah SWT. Melalui kegiatan siraman rohani ini, ia berharap para peserta dapat meningkatkan ketakwaan sekaligus menumbuhkan rasa syukur. Ia juga menegaskan bahwa santunan kepada anak yatim menjadi wujud nyata kepedulian dan kasih sayang bersama. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kolaborasi antara GOW Kabupaten Blitar dan BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di bulan suci Ramadhan.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Fasilitasi Santunan 20 Anak Yatim dalam Siraman Rohani KORPRI Ramadhan 1447 H
BAZNAS Kabupaten Blitar Fasilitasi Santunan 20 Anak Yatim dalam Siraman Rohani KORPRI Ramadhan 1447 H
Blitar, 13 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar kegiatan Siraman Rohani KORPRI Ramadhan 1447 H dengan tema Membangun Harmoni Kehidupan ASN; Seimbang antara Karier, Keluarga, dan Ibadah. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Sasana Adhi Praja Kantor Bupati Blitar, Selasa (10/3), dan diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Sebelum rangkaian acara siraman rohani dimulai, dilaksanakan penyerahan santunan kepada 20 anak yatim yang difasilitasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar. Santunan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan kepedulian sosial di tengah momentum bulan suci Ramadhan. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa santunan kepada anak yatim merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam menyalurkan amanah dari para muzakki dan donatur kepada masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus amanah yang dititipkan oleh para muzakki dan donatur kepada BAZNAS. Kami berupaya memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik, khususnya anak-anak yatim,” ujarnya. Kegiatan Siraman Rohani KORPRI Ramadhan sendiri merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap bulan suci Ramadhan sebagai sarana memperkuat nilai-nilai spiritual serta meningkatkan kualitas keimanan bagi ASN. Selain diikuti oleh ASN, kegiatan ini juga dihadiri oleh organisasi wanita seperti Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Blitar. Dalam suasana Ramadhan yang penuh keberkahan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum refleksi bagi para ASN untuk menjaga keseimbangan dalam menjalankan peran sebagai abdi negara, anggota keluarga, sekaligus sebagai pribadi yang menjalankan ibadah dengan baik. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membangun kinerja ASN yang tidak hanya profesional, tetapi juga berlandaskan integritas dan spiritualitas. Siraman rohani kali ini menghadirkan penceramah Prof. Dr. Agus Zaenul Fitri, M.Pd., dosen UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya membangun harmoni dalam kehidupan, sehingga ASN mampu menjalankan tugas pemerintahan secara optimal tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap keluarga serta kewajiban ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan etos kerja, serta menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Di sisi lain, santunan yang disalurkan kepada anak-anak yatim juga diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan serta menjadi wujud nyata kepedulian sosial di bulan suci yang penuh berkah.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Salurkan 11 Tempat Sampah untuk Dukung Kebersihan Ruang Publik di Kabupaten Blitar
BAZNAS Salurkan 11 Tempat Sampah untuk Dukung Kebersihan Ruang Publik di Kabupaten Blitar
Kamis, 12 Maret 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan dengan mendistribusikan 11 unit tempat sampah di sejumlah titik ruang publik di Kabupaten Blitar. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Fasilitas tempat sampah tersebut ditempatkan di beberapa lokasi strategis, yaitu: 3 unit di Kantor Bupati Blitar, 3 unit di Ruang Terbuka Hijau Kanigoro, 3 unit di Ruang Terbuka Hijau Wlingi, 1 unit di Ruang Terbuka Hijau Lodoyo, serta 1 unit di Ruang Terbuka Hijau Garum. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Kamis (12/03) di Ruang Terbuka Hijau Kanigoro. Bantuan tersebut diserahkan oleh Juni Arifin, S.Pd., selaku Wakil Ketua II mewakili Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar , kepada Dr. D. Ainu Rofiq, S.T., M.Si., Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pertamanan yang mewakili Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar. Dalam kesempatan tersebut, Juni Arifin menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap kebersihan lingkungan sekaligus bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan masyarakat. Menurutnya, fasilitas sederhana seperti tempat sampah memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama di ruang-ruang publik yang banyak dikunjungi warga. Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar, Dr. D. Ainu Rofiq, ST., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian BAZNAS terhadap lingkungan. “Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian BAZNAS terhadap lingkungan. Semoga membawa banyak keberkahan, apalagi penyerahannya dilakukan di bulan penuh berkah, bulan puasa. Aamiin,” ujarnya. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan serta bersama-sama menjaga fasilitas umum demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Tebar Kebahagiaan Ramadhan, 300 Anak Yatim Blitar Dapat Baju Baru dari Program OASE BAZNAS
Tebar Kebahagiaan Ramadhan, 300 Anak Yatim Blitar Dapat Baju Baru dari Program OASE BAZNAS
Blitar, 10 Maret 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali menyalurkan kebahagiaan di bulan suci Ramadhan melalui pentasyarufan Program OASE (Orang Tua Asuh Sehari). Program ini menyasar 300 anak yatim piatu di Kabupaten Blitar yang menerima bantuan berupa voucher senilai Rp400.000. Program OASE dilaksanakan pada 9–11 Maret 2026 dengan menggandeng sejumlah pihak, yakni Pemerintah Kabupaten Blitar, Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Blitar, Ikatan Jurnalis TV Indonesia (IJTI) Korda Blitar Raya, serta Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Blitar. Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi berbagai elemen dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim menjelang Hari Raya Idulfitri. Dalam program ini, setiap anak menerima voucher senilai Rp400.000 yang terdiri dari Rp250.000 untuk membeli pakaian baru dan Rp150.000 sebagai uang saku. Voucher tersebut dapat ditukarkan di sejumlah toko pakaian yang telah bekerja sama dengan BAZNAS, yaitu Toko Mira Fashion Talun, Toko Pos Mode Jatinom, Toko Trend Fashion Kesamben, Toko AWW Kademangan, dan Toko AWW Srengat. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program OASE merupakan bentuk kepedulian BAZNAS untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di momentum Ramadhan serta Hari Raya Idulfitri. “Ini adalah wujud nyata BAZNAS dalam menebar kebahagiaan, khususnya kepada anak yatim piatu agar mereka bisa merasakan Hari Raya dengan mengenakan baju baru,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. “Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki atau donatur, baik dari ASN maupun dari masyarakat lainnya yang telah mendermakan sebagian hartanya untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya. Pelaksanaan program ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para orang tua dan pendamping anak-anak yatim. Salah satu orang tua penerima manfaat mengungkapkan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada anak-anak mereka. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi anak-anak yatim, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri yang identik dengan kebahagiaan dan kebersamaan. Melalui Program OASE, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap dapat menghadirkan senyum bagi anak-anak yatim sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah, sehingga semakin banyak saudara yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan Beras untuk 76 Petugas Jaga Lintasan (PJL) Kereta Api
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan Beras untuk 76 Petugas Jaga Lintasan (PJL) Kereta Api
Blitar, 07 Maret 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan beras kepada para petugas penjaga perlintasan kereta api yang berada di bawah naungan Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar. Sebanyak 76 petugas menerima bantuan berupa beras masing-masing sebanyak 5 kilogram sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja yang memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan transportasi di wilayah Kabupaten Blitar. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) BAZNAS Kabupaten Blitar yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memberikan dukungan kepada para petugas pelayanan publik. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa para penjaga perlintasan kereta api memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan masyarakat, sehingga layak mendapatkan perhatian dan dukungan. Menurutnya, keberadaan petugas penjaga perlintasan sangat vital karena mereka berada di garis depan dalam memastikan keamanan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan yang melintas. “Petugas penjaga perlintasan kereta api memiliki tugas yang tidak ringan. Mereka harus selalu siaga demi keselamatan masyarakat. Melalui bantuan ini, kami ingin berbagi sekaligus memberikan dukungan moral kepada mereka agar tetap semangat dalam menjalankan tugasnya,” ujar Achmad Lazim. Ia menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki di Kabupaten Blitar. Dana tersebut kemudian didistribusikan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. “BAZNAS berkomitmen untuk terus menyalurkan amanah para muzaki kepada mustahik yang berhak menerima. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan para petugas serta menjadi berkah bagi semua pihak,” tambahnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap dapat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, sekaligus mendorong semakin banyak pihak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kembali Salurkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana kepada 21 Mahasiswa Blitar
BAZNAS Kembali Salurkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana kepada 21 Mahasiswa Blitar
Blitar, 07 Maret 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali menyalurkan program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) kepada 21 mahasiswa Kabupaten Blitar, Selasa (24/02). Program ini merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu. Beasiswa tersebut diberikan secara rutin setiap enam bulan sekali atau setiap satu semester, dan akan terus disalurkan hingga mahasiswa penerima menyelesaikan pendidikan maksimal sampai semester delapan. Dalam penyaluran kali ini, sebanyak 15 mahasiswa merupakan penerima beasiswa yang bersumber dari BAZNAS Kabupaten Blitar, sedangkan 6 mahasiswa lainnya mendapatkan dukungan beasiswa dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa program Beasiswa SKSS merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi. “Melalui program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana ini, kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga memiliki kesempatan untuk memiliki generasi yang berpendidikan tinggi. Harapannya, para mahasiswa penerima beasiswa ini kelak dapat meningkatkan taraf hidup keluarganya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Achmad Lazim. Ia juga menambahkan bahwa beasiswa yang diberikan berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki di Kabupaten Blitar serta dukungan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. “Beasiswa ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki di Kabupaten Blitar serta dukungan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Kami menyampaikan terimakasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS sehingga dapat membantu para mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan hingga selesai,” pungkasnya. BAZNAS Kabupaten Blitar berharap para mahasiswa penerima beasiswa dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, menjaga prestasi akademiknya, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang. Selain itu, para mahasiswa penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana juga diharapkan dapat memberikan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Blitar melalui berbagai program kerja yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Blitar.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Sosialisasikan Zakat, Infak, dan Sedekah bagi Penyuluh Agama Islam
BAZNAS Kabupaten Blitar Sosialisasikan Zakat, Infak, dan Sedekah bagi Penyuluh Agama Islam
Blitar, 05 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menggelar kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bagi para Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar. Kegiatan ini berlangsung di Aula Raudhah Kantor Kemenag Kabupaten Blitar pada Rabu (04/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M. beserta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar Drs. KH. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., Penyelenggara Syariah H. Mun’im Sufufi, M.Ag., serta para penyuluh agama Islam di lingkungan Kemenag Kabupaten Blitar. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar Drs. KH. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I. menyampaikan bahwa negara telah memberikan legitimasi yang kuat terhadap pengelolaan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang mengelola zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan para penyuluh agama merupakan kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat di Kabupaten Blitar. “Potensi zakat di daerah kita sangat besar. Namun potensi tidak akan menjadi kekuatan tanpa edukasi, literasi, dan kepercayaan publik. Oleh karena itu, saya berharap melalui kegiatan sosialisasi ini para penyuluh semakin memahami regulasi, mekanisme, serta urgensi penguatan literasi zakat di tengah masyarakat,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas inisiatif dan komitmennya dalam membangun kolaborasi bersama para penyuluh agama Islam. “Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas inisiatif dan komitmennya dalam membangun kolaborasi dengan para penyuluh agama Islam. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar dan menjadi bagian dari ikhtiar kita dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Blitar yang religius, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M. dalam sambutannya menegaskan bahwa potensi zakat di masyarakat sangat besar dan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kesejahteraan umat. “Potensi zakat di masyarakat ini sangatlah besar dan strategis. Oleh karena itu, kami memandang perlu adanya langkah bersama untuk mengoptimalkan potensi tersebut secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat, potensi ini insyaAllah dapat menjadi kekuatan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik dalam pengelolaan zakat melalui prinsip transparansi dan akuntabilitas. “Apa yang kita lakukan hari ini juga merupakan bagian dari ikhtiar menjaga dan merawat kepercayaan publik. Kepercayaan adalah fondasi utama dalam pengelolaan zakat. Karena itu, dalam menjalankan amanah, kami berkomitmen untuk menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, salah satunya melalui audit keuangan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” jelasnya. Lebih lanjut, ia mengajak para penyuluh agama Islam untuk turut aktif menyosialisasikan pentingnya zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat. “Kami juga mengajak para penyuluh agama Islam yang hadir pada kesempatan ini untuk turut aktif menyosialisasikan pentingnya zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat. Peran penyuluh sangat strategis dalam membangun kesadaran dan kepedulian sosial, sehingga semangat berbagi dapat tumbuh sebagai bagian dari karakter umat,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara Kementerian Agama dan BAZNAS akan terus diperkuat demi menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat. “Kami meyakini, kolaborasi antara Kementerian Agama dan BAZNAS akan terus berjalan beriringan. Komitmen kebersamaan ini bukan hanya untuk memperkuat tata kelola zakat, tetapi juga untuk menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi zakat, infak, dan sedekah oleh Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., yang memaparkan berbagai aspek terkait penguatan literasi zakat, regulasi pengelolaan zakat, serta peran strategis penyuluh agama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui lembaga resmi.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, pemanfaatan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. “Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026). Ia menegaskan, ZIS hanya dapat diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab atau hamba sahaya, gharimin atau orang yang terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal. Menurut Rizaludin, ketentuan tersebut menjadi rambu atau dasar utama dalam tata kelola zakat di BAZNAS sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian harus tetap berada dalam koridor syariah dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku. Lebih lanjut, Rizaludin menjelaskan, secara kelembagaan maupun sumber pendanaan, program MBG dan pengelolaan zakat berada pada sistem yang berbeda. Program MBG merupakan program pemerintah yang dibiayai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat dalam syariat Islam. "Karena itu, penggunaan dana zakat tidak dapat dialihkan untuk program yang tidak masuk dalam kategori asnaf, termasuk program MBG," ujarnya. Ia menambahkan, pengelolaan zakat di BAZNAS juga berpedoman pada prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi dasar agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai ajaran agama, tetapi juga taat hukum dan mendukung kepentingan bangsa. Dalam implementasinya, Rizaludin menyampaikan, program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam kategori delapan asnaf. Sejalan dengan itu, Rizaludin juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Ia menegaskan, amanah para muzaki tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin serta kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia. “Kami (BAZNAS) menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat bisa melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” ujar Rizaludin.Sumber: SIARAN PERS BAZNAS RI No. 102/HUM-BAZ/II/2026 | Senin, 23 Februari 2026
BERITA27/02/2026 | BAZNAS RI
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Upaya ini dilakukan sebagai implementasi mandat Undang-Undang agar pengelolaan ZIS berlangsung sesuai koridor syariat dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menyatakan, transparansi merupakan fondasi utama lembaga dalam menjalankan amanah umat. Ia menekankan, operasional BAZNAS tidak berjalan tanpa kontrol, melainkan diawasi oleh berbagai otoritas resmi. “BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026). Kiai Noor secara khusus memberikan apresiasi terhadap pernyataan Menteri Agama RI mengenai penguatan fungsi pengawasan BAZNAS. Menurutnya, hal ini sejalan dengan aspirasi BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah serta amanat konstitusi. “Kita mengapresiasi pernyataan Pak Menag karena sesuai dengan harapan kami dan harapan dari daerah-daerah, bahkan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Pasal 34 Ayat 1, yang menyebut bahwa Menteri melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan LAZ,” jelas Kiai Noor. Ia menambahkan, inisiatif ini membuka peluang bagi penguatan struktur lembaga yang lebih komprehensif di masa depan. “Dengan demikian, maka bisa jadi Pak Menteri merasa perlu membentuk lembaga baru di BAZNAS yaitu Dewan Pengawas seperti yang ada di Lembaga Amil Zakat (LAZ). Selama ini berdasar peraturan perundangan yang ada, BAZNAS baru diawasi oleh DPR, Itjen Kemenag, Kantor Akuntan Publik (KAP), dan pengawasan internal. Dengan adanya masukan pemikiran dari Pak Menag, maka ke depan BAZNAS akan lebih kuat lagi dalam melaksanakan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI),” tegasnya. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS sangat terbuka terhadap segala bentuk penguatan pengawasan demi memastikan dana zakat benar-benar tersalurkan kepada mustahik secara tepat sasaran. Sejalan dengan semakin besarnya BAZNAS, maka pembentukan Dewan Pengawas sangat diperlukan. “Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama BAZNAS dalam menjaga amanah umat. Kami terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional demi kemaslahatan bangsa,” ujarnya.Sumber: BAZNAS RI
BERITA27/02/2026 | BAZNAS RI
BAZNAS RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Rp7.640.144 per Bulan
BAZNAS RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Rp7.640.144 per Bulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan nisab zakat penghasilan dan jasa tahun 2026 sebesar Rp7.640.144 per bulan atau senilai Rp91.681.728 per tahun. Penetapan tersebut merupakan hasil musyawarah nisab zakat pendapatan dan jasa pada Jumat (20/2/2026), dengan mempertimbangkan aspek syariah, regulasi, serta kondisi ekonomi masyarakat. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Dirzawa Kemenag RI) Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag., menegaskan, Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 31 Tahun 2019 serta Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 3 tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan tetap menjadi rujukan dalam penetapan nisab zakat penghasilan di Indonesia. Ia menyampaikan, penggunaan standar emas sebagai acuan merupakan upaya menghadirkan ukuran yang lebih objektif dengan mempertimbangkan kemaslahatan Mustahik dan muzaki. Penetapan nisab ini mengacu pada harga emas 14 karat dengan nilai setara 85 gram emas, sehingga menghasilkan angka Rp91.681.728 per tahun atau Rp7.640.144 per bulan. Harga diperoleh dari harga rata-rata emas selama tahun 2025. Angka tersebut menjadi standar batas minimal penghasilan bagi seorang muslim untuk dikenai kewajiban zakat sebesar 2,5 persen. Nilai nisab tahun ini mengalami kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan tahun 2025. Penyesuaian ini selaras dengan tren kenaikan upah tahunan yang tercatat sebesar 6,17 persen. Ia menambahkan, penetapan emas 14 karat masih selaras dengan regulasi yang berlaku saat ini. Dalam PMA Nomor 31 Tahun 2019 tidak diatur secara spesifik mengenai jenis karat emas, sehingga pada tataran implementasi BAZNAS diberikan kewenangan untuk menetapkan standar jenis karat atas 85 gram emas dengan tetap mempertimbangkan aspek kemaslahatan mustahik. Menurutnya, dinamika kajian terkait standar nisab merupakan bagian dari proses ijtihad untuk memastikan kebijakan yang diambil tetap adaptif terhadap perkembangan zaman. Karena itu, implementasinya perlu terus dikawal melalui sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan zakat agar pengelolaan zakat nasional berjalan terarah, terukur, dan mampu menghadirkan kemaslahatan yang semakin luas bagi masyarakat. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menegaskan, penetapan nisab tidak boleh ditunda karena menyangkut kepastian hukum dan keseragaman tata kelola zakat nasional. “Kita tidak boleh membiarkan adanya kekosongan standar. Dalam pengelolaan zakat nasional harus ada patokan yang jelas, karena yang menjadi regulator dalam hal ini adalah BAZNAS. Standar ini menjadi rujukan bagi seluruh pengelola zakat,” ujarnya. Menurutnya, dalam pembahasan tersebut BAZNAS tidak hanya mempertimbangkan aspek normatif, tetapi juga dampaknya terhadap layanan kepada Mustahik yang selama ini telah dilaksanakan melalui berbagai program pengentasan kemiskinan. Karena itu, keputusan penggunaan emas 14 karat merupakan bentuk keseimbangan antara kepatuhan terhadap ketentuan syariah dan kemaslahatan umat, dengan tetap memperhatikan rata-rata pendapatan masyarakat agar tidak memberatkan muzaki namun optimal bagi pemberdayaan mustahik. Penetapan standar emas 14 karat dipandang relevan karena memiliki nilai yang relatif sepadan dengan harga beras premium, sekaligus tetap mengacu pada parameter perak dan Pendapatan Tidak Kena Zakat (PTKZ). Dengan demikian, kebijakan ini dinilai mampu menjaga keseimbangan antara aspek keadilan bagi muzaki dan perlindungan terhadap mustahik. "Sehingga pengambilan keputusan nisab ini telah memenuhi unsur Aman Syar'i, Aman Regulasi serta memperhatikan kepentingan Muzaki dan mustahik," ujar Kiai Noor. Keputusan musyawarah ini kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua BAZNAS Nomor 15 tahun 2026 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa tahun 2026 pada Sabtu (21/2/2026). Saatnya Tunaikan Zakat Penghasilan Anda Bagi masyarakat Kabupaten Blitar yang telah memenuhi nisab, mari menunaikan zakat penghasilan dan jasa melalui BAZNAS Kabupaten Blitar secara mudah dan aman melalui layanan resmi berikut: https://kabblitar.baznas.go.id/bayarzakat Zakat yang Anda tunaikan akan disalurkan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran untuk pemberdayaan mustahik di Kabupaten Blitar. Mari kuatkan kepedulian dan wujudkan keberkahan bersama.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Blitar.

Lihat Daftar Rekening →