WhatsApp Icon
Perkuat Validitas Data Mustahik, BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Rakor dan Bimtek Relawan Kecamatan

Blitar, 19 Mei 2026 - BAZNAS Kabupaten Blitar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Relawan Pendistribusian dan Pendayagunaan pada Selasa (19/5/2026) di Aula Mina Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI Kabupaten Blitar. Kegiatan ini diikuti oleh 33 relawan yang berasal dari delegasi 11 kecamatan di Kabupaten Blitar.

Rakor dan bimtek tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., serta Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, M.A.P. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pendataan mustahik dalam program pendistribusian dan pendayagunaan zakat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim menekankan pentingnya integritas dan objektivitas para relawan saat melakukan pendataan di lapangan. Menurutnya, data yang valid dan akurat menjadi kunci utama agar penyaluran bantuan zakat dapat tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Relawan harus mengedepankan integritas dan objektivitas sehingga data yang diperoleh valid, akurat, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Agenda dilanjutkan dengan penyampaian tugas dan fungsi pokok relawan oleh Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, M.A.P. dan Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd. Dalam sesi tersebut, para relawan diberikan pemahaman mengenai mekanisme pendataan mustahik, alur koordinasi, serta teknis pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar. Berbagai masukan dan pengalaman lapangan turut disampaikan guna memperkuat efektivitas program pendistribusian dan pendayagunaan zakat di Kabupaten Blitar.

Salah satu relawan, Adi Susanto, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah sebagai relawan pendistribusian BAZNAS. Ia berharap dapat turut berkontribusi dalam membantu proses pendataan mustahik agar bantuan zakat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

19/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Se-Eks Karesidenan Kediri Gelar Rakor di Kampung Coklat Blitar

Blitar, 12 Mei 2026 - Dalam rangka memperkuat ukhuwah dan sinergi pengelolaan zakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-eks Karesidenan Kediri menyelenggarakan acara Silaturahmi dan Rapat Koordinasi (Rakor) pada Selasa (12/5/2026). Bertempat di kawasan wisata edukasi Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, forum ini menjadi wadah strategis bagi para amil untuk merumuskan langkah-langkah optimalisasi potensi zakat di daerah.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan pengurus BAZNAS dari berbagai wilayah yang terdiri dari BAZNAS Kabupaten Blitar, Kota Blitar, BAZNAS Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Kabupaten Trenggalek, BAZNAS Kabupaten Kediri, Kota Kediri, BAZNAS Kabupaten Nganjuk, BAZNAS Kabupaten Gresik, BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan BAZNAS Kabupaten Jombang.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blitar. Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, yang bertindak selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi yang tinggi atas kehadiran seluruh delegasi BAZNAS dari berbagai kabupaten/kota.

Selanjutnya, Koordinator Forum Silaturahmi BAZNAS Se-eks Karesidenan Kediri, H. Abdul Wachid, S.IP., turut memberikan sambutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kekompakan antarlembaga BAZNAS lintas daerah untuk menjawab tantangan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang semakin dinamis.

Sambutan berikutnya sekaligus pembukaan acara secara resmi disampaikan oleh Bupati Blitar yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Drs. Mikhael Hankam Indoro, M.Si. Beliau menyampaikan pesan dari Bupati Blitar mengenai dukungan penuh pemerintah daerah terhadap peran vital BAZNAS. BAZNAS dinilai sebagai mitra strategis pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.

Sesi pembukaan ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar, KH. Farmadi Hasyim, S.Ag., M.H.I., guna memohon kelancaran dan keberkahan atas jalannya rapat koordinasi tersebut.

Usai seremoni pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi inti yakni pemaparan dan diskusi program kerja. Pada sesi ini, masing-masing BAZNAS Kabupaten/Kota diberikan kesempatan untuk mempresentasikan program-program unggulan, target penghimpunan, hingga strategi pendistribusian dan pendayagunaan ZIS di daerahnya masing-masing.

Diskusi berjalan interaktif dan produktif. Para peserta saling bertukar gagasan, membedah tantangan di lapangan, serta berbagi best practice (praktik terbaik) dalam mengelola dana umat agar lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Melalui Rapat Koordinasi ini, diharapkan lahir rumusan program kerja yang inovatif serta terjalinnya kerja sama lintas daerah yang lebih solid, sehingga kehadiran BAZNAS dapat memberikan dampak yang semakin luas bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah eks Karesidenan Kediri dan sekitarnya.

12/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Dana Fidyah kepada 12 Penerima Manfaat dalam Bentuk Paket Sembako

Blitar, 21 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menyalurkan dana fidyah kepada 12 penerima manfaat dalam bentuk paket sembako. Penyaluran tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pentasyarufan rutin di Kecamatan Gandusari sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dhuafa yang membutuhkan uluran bantuan.

Penyaluran paket sembako ini menjadi salah satu wujud pengelolaan dana fidyah yang diamanahkan para donatur kepada BAZNAS Kabupaten Blitar agar dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan penyaluran dana fidyah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar.

“Terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan amanah kepada BAZNAS Kabupaten Blitar untuk menyalurkan dana fidyah kepada para dhuafa. Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab yang kami jaga dengan sebaik-baiknya agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, BAZNAS Kabupaten Blitar akan terus berupaya menjaga amanah dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh para penerima.

“Semoga apa yang telah dititipkan para donatur ini menjadi amal ibadah yang membawa keberkahan, sekaligus meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Salah satu penerima manfaat, Mbah Sariyem, mengaku bersyukur atas bantuan paket sembako yang diterimanya. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar dan para donatur atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan semoga semua yang telah membantu mendapatkan balasan kebaikan,” tuturnya.

Melalui penyaluran dana fidyah ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap dapat terus memperkuat peran sosial dalam membantu masyarakat dhuafa, sekaligus menumbuhkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana keagamaan lainnya secara profesional dan amanah.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Tasyarufkan Dana ZIS kepada 127 Orang dan 1 Kelompok Pemberdayaan di Kecamatan Gandusari

Blitar, 21 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali menggelar kegiatan pentasyarufan rutin di Kecamatan Gandusari. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Gandusari ini dihadiri oleh Bupati Blitar yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Wakil Ketua I H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd., Wakil Ketua IV Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., Kepala Dinas Sosial Drs. Mikhael Hankam Indoro, M.Si., Kementerian Agama Kabupaten Blitar, serta jajaran Forkopimcam Gandusari dan kepala desa se-Kecamatan Gandusari.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan kepada 115 penerima manfaat. Mereka terdiri atas 70 guru, meliputi guru tidak tetap (GTT), guru TPQ, dan guru Madin, 15 hafidz/hafidzah, 15 marbot masjid, serta 15 warga pra sejahtera.

Masing-masing guru, hafidz/hafidzah, dan marbot masjid menerima insentif sebesar Rp300 ribu. Sementara itu, warga pra sejahtera memperoleh bantuan sebesar Rp500 ribu per orang. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Blitar juga menyerahkan Program Pemberdayaan Balai Ternak kepada Kelompok Pemberdayaan Ekonomi Unggas Ayam Petelur “Mentari” di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, senilai Rp40 juta. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS juga menyalurkan dana fidyah kepada 12 penerima manfaat dalam bentuk paket sembako.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, yang mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, menegaskan bahwa penyaluran zakat tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pemberdayaan dan bantuan sosial yang lebih luas.

“Selain bantuan konsumtif, BAZNAS Kabupaten Blitar juga memberikan bantuan tambahan gizi kepada pengidap stunting, TBC, dan HIV. Pada hari ini, kami juga mentasyarufkan zakat produktif berupa Balai Ternak Unggas Ayam Petelur di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo. Di samping itu, juga diserahkan 12 paket sembako dari dana fidyah untuk para dhuafa,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Dayat itu juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang telah mampu untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Blitar.

“Kami menghimbau kepada pegawai, baik di kecamatan, KUA, dinas, maupun masyarakat yang sudah mampu, mari bersama-sama menginfakkan sebagian rezeki melalui BAZNAS. BAZNAS merupakan badan resmi pemerintah yang telah mendapatkan izin. Alhamdulillah, BAZNAS Kabupaten Blitar juga telah diaudit dan memperoleh predikat WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian. Ini menjadi bukti bahwa dana yang kami himpun dan kelola telah dijalankan sesuai syariat dan standar audit akuntansi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, yang hadir mewakili Bupati Blitar, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara rutin setiap bulan.

“Pesan Bapak Bupati, terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS yang terus istiqamah mentasyarufkan dana zakat, infak, dan sedekah,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar senantiasa mendoakan para muzakki, yang mayoritas berasal dari kalangan ASN dan PPPK Kabupaten Blitar, agar diberikan kelancaran rezeki, kesehatan, dan keberkahan dalam keluarga.

“Yang diterima hari ini adalah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang rata-rata berprofesi sebagai ASN dan PPPK Kabupaten Blitar yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Blitar. Mari kita doakan semoga para muzakki selalu amanah dalam bekerja, dilimpahi rezeki dan kesehatan, serta dikaruniai keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” tuturnya.

Sebelum acara pentasyarufan dimulai, kegiatan diawali dengan sosialisasi tuberkulosis (TBC) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar sebagai bagian dari upaya edukasi kesehatan kepada masyarakat.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Serahkan Bantuan Balai Ternak Ayam Petelur Rp40 Juta untuk Kelompok “Mentari” di Gandusari

Blitar, 21 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menyerahkan Program Pemberdayaan Balai Ternak senilai Rp40 juta kepada Kelompok Pemberdayaan Ekonomi Unggas Ayam Petelur “Mentari” di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Selasa (21/4).

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pentasyarufan rutin BAZNAS Kabupaten Blitar yang digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Gandusari. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui zakat produktif.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., mengatakan bahwa penyaluran dana zakat tidak hanya diarahkan untuk bantuan konsumtif, tetapi juga difokuskan pada program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.

Menurutnya, Program Pemberdayaan Balai Ternak diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan usaha ekonomi produktif masyarakat, khususnya di sektor peternakan unggas ayam petelur. Dengan adanya bantuan ini, kelompok penerima manfaat diharapkan mampu mengelola usaha secara optimal sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi anggotanya.

“Pada hari ini, kami mentasyarufkan zakat produktif berupa Balai Ternak Unggas Ayam Petelur kepada Kelompok Pemberdayaan Ekonomi ‘Mentari’ di Dusun Celeng, Desa Tulungrejo. Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat, berkembang, dan mampu memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Program tersebut juga mencerminkan upaya BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menggeser pola penyaluran zakat dari yang semata-mata bersifat konsumtif menuju pemberdayaan yang berdampak jangka panjang. Melalui pengelolaan yang tepat, bantuan modal usaha seperti ini diharapkan dapat menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Selain penyerahan program balai ternak, dalam kegiatan yang sama BAZNAS Kabupaten Blitar juga menyalurkan bantuan kepada berbagai kelompok penerima manfaat lainnya, seperti guru non-ASN, hafidz/hafidzah, marbot masjid, warga pra-sejahtera, serta paket sembako dari dana fidyah.

Pemerintah Kabupaten Blitar turut mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus konsisten menyalurkan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan adanya Program Pemberdayaan Balai Ternak ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap Kelompok “Mentari” dapat berkembang menjadi kelompok usaha yang mandiri, produktif, dan mampu menjadi contoh pemberdayaan ekonomi berbasis zakat di wilayah Kecamatan Gandusari.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Blitar

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Blitar dan KUA Ponggok Salurkan 52 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu
BAZNAS Kabupaten Blitar dan KUA Ponggok Salurkan 52 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Blitar, 17 Februari 2026 — Komitmen memperkuat ketahanan sosial masyarakat kembali diwujudkan melalui kolaborasi BAZNAS Kabupaten Blitar bersama KUA Kecamatan Ponggok dengan menyalurkan 52 paket sembako kepada warga kurang mampu di Kecamatan Ponggok. Kegiatan pentasyarufan ini dilaksanakan pada Kamis (12/02/2026), bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ponggok. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah dan tepat sasaran. Sinergi BAZNAS dan KUA dinilai strategis karena menggabungkan kekuatan tata kelola filantropi dengan basis data sosial-keagamaan di tingkat kecamatan. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa pentasyarufan ini tidak sekadar bantuan konsumtif, tetapi juga instrumen perlindungan sosial jangka pendek bagi keluarga rentan. “ZIS harus hadir sebagai solusi nyata atas kebutuhan dasar masyarakat, terutama di tengah dinamika ekonomi yang menantang,” ujarnya. Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Ponggok, Fatkhul Khabib, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun. Menurutnya, keterlibatan KUA memastikan pendataan mustahik berlangsung objektif dan berkeadilan, sekaligus memperkuat peran KUA sebagai simpul layanan keagamaan dan sosial. “Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pelayanan umat akan lebih efektif ketika lembaga saling bersinergi,” tuturnya. Sebanyak 52 paket sembako disalurkan kepada penerima manfaat yang telah diverifikasi sebelumnya. Proses distribusi berlangsung tertib, transparan, dan mengedepankan prinsip akuntabilitas. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar bantuan tersebut membawa keberkahan dan meringankan beban penerima. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar dan KUA Kecamatan Ponggok menegaskan komitmen berkelanjutan dalam memperluas dampak filantropi Islam yang sistematis, relevan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Kolaborasi lintas lembaga diharapkan terus diperkuat untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
BERITA13/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Pelajari Model Pemberdayaan ZIS Berbasis Masjid di Jogokariyan
BAZNAS Kabupaten Blitar Pelajari Model Pemberdayaan ZIS Berbasis Masjid di Jogokariyan
Yogyakarta, 11 Februari 2026 — Pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Blitar melaksanakan studi tiru ke Masjid Jogokariyan, Yogyakarta pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memperdalam praktik pengumpulan dan pemberdayaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berbasis masjid yang telah diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan di Masjid Jogokariyan. Studi tiru tersebut menjadi bagian dari kerangka kerja BAZNAS Kabupaten Blitar dalam memperkuat strategi pengelolaan ZIS yang berorientasi pada pelayanan umat dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar menggali pendekatan manajerial masjid dalam mengintegrasikan fungsi ibadah, sosial, ekonomi, dan pendidikan secara terpadu. Dalam sesi pemaparan materi, Ustadz Imam Supardi selaku Biro Pembinaan Muallaf Takmir Masjid Jogokariyan menjelaskan bahwa peran masjid tidak semata sebagai tempat pelaksanaan ibadah salat. Menurutnya, masjid ideal harus berfungsi sebagai pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan kesejahteraan umat. Dengan manajemen yang profesional, transparan, dan berbasis kebutuhan jamaah, masjid mampu menjadi motor penggerak kemandirian masyarakat. Ia memaparkan sejumlah program unggulan Masjid Jogokariyan yang menopang fungsi tersebut, antara lain penguatan UMKM berbasis masjid, penyelenggaraan Pasar Rakyat setiap Ahad, serta Kampung Ramadan yang mampu menampung hingga 350 lapak pedagang. Di bidang sosial, masjid juga menjalankan program pembiayaan pendidikan bagi warga tidak mampu, penyediaan ATM beras, hingga layanan pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan. Lebih lanjut dijelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan Masjid Jogokariyan tidak terlepas dari strategi manajemen yang sistematis, meliputi pemetaan dan pendataan jamaah, pelayanan yang responsif, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut memastikan setiap program berbasis pada kebutuhan riil jamaah dan lingkungan sekitar. Masjid Jogokariyan selama ini dikenal sebagai salah satu masjid percontohan nasional yang kerap menjadi rujukan studi banding dari berbagai daerah. Konsistensinya dalam menerapkan prinsip “masjid dari jamaah, oleh jamaah, dan untuk jamaah” dinilai relevan dengan semangat pengelolaan ZIS yang berkeadilan dan berorientasi dampak. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menegaskan bahwa kegiatan studi tiru ini memberikan perspektif strategis dalam memperkuat peran dan fungsi BAZNAS Kabupaten Blitar sebagai lembaga pengelola zakat yang berorientasi pada pelayanan dan pemberdayaan. Menurutnya, pola pengelolaan masjid yang terstruktur, partisipatif, dan berbasis data jamaah sebagaimana diterapkan di Masjid Jogokariyan dapat menjadi rujukan penting dalam merancang program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang lebih kontekstual dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kabupaten Blitar berkomitmen untuk mengadaptasi nilai-nilai dan praktik baik tersebut, terutama dalam penguatan layanan umat dan pemberdayaan mustahik secara berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong transformasi pengelolaan ZIS dari sekadar penyaluran bantuan menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap mampu memperkaya kerangka kerja pengelolaan ZIS dengan pendekatan berbasis komunitas masjid, sehingga sinergi antara lembaga zakat dan masjid dapat semakin optimal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Rapat Kerja 2026, BAZNAS Kabupaten Blitar Fokuskan Zakat Berdampak dan Akuntabel
Rapat Kerja 2026, BAZNAS Kabupaten Blitar Fokuskan Zakat Berdampak dan Akuntabel
Yogyakarta, 11 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi kinerja sepanjang tahun 2025 sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program kerja tahun 2026. Raker diikuti oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, para wakil ketua, serta seluruh jajaran pelaksana. Rapat kerja ini digelar sebagai wujud komitmen kelembagaan dalam menjaga profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Selain menjadi sarana evaluasi, forum ini juga berfungsi sebagai ruang konsolidasi internal agar seluruh program dan kebijakan berjalan selaras dengan visi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam sambutan pembuka menegaskan bahwa Rapat Kerja memiliki peran krusial dalam memperkuat fondasi kelembagaan. Ia menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang adaptif terhadap dinamika sosial serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, evaluasi kinerja dan perencanaan yang terukur merupakan kunci agar pengelolaan zakat dapat berfungsi optimal sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan umat. Dalam Raker tersebut, masing-masing bidang memaparkan laporan kinerja tahun 2025 yang meliputi capaian program, realisasi anggaran, inovasi yang telah dilakukan, serta tantangan yang dihadapi. Paparan disampaikan oleh Bidang Pengumpulan, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, serta Bidang Administrasi dan Sumber Daya Manusia (SDM). Bidang Pengumpulan menyoroti perlunya penguatan strategi penghimpunan ZIS melalui optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ), peningkatan kolaborasi dengan instansi pemerintah dan swasta, serta pemanfaatan platform digital. Langkah ini dinilai penting untuk menggali potensi zakat di Kabupaten Blitar secara berkelanjutan. Sementara itu, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menegaskan komitmen menghadirkan program yang tepat sasaran dan berorientasi pada pemberdayaan mustahik. Fokus program meliputi bantuan pendidikan, layanan kesehatan, penguatan ekonomi umat, serta respon kebencanaan, dengan tujuan agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berjangka panjang. Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan menekankan pentingnya penguatan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Kepatuhan terhadap regulasi serta standar pelaporan menjadi prioritas utama guna menjaga kepercayaan muzaki. Selain itu, peningkatan kapasitas SDM amil juga dibahas sebagai agenda strategis untuk mendukung kinerja organisasi yang semakin profesional. Adapun Bidang Administrasi dan SDM menyoroti penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan disiplin kerja, serta pengembangan kompetensi amil zakat. Penataan administrasi yang terintegrasi, pelaksanaan pelatihan, evaluasi kinerja, serta penguatan etos kerja dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan program dan kualitas layanan kepada masyarakat. Dalam suasana diskusi yang konstruktif, berbagai masukan dan rekomendasi disampaikan oleh peserta sebagai bahan penyempurnaan rencana kerja tahun 2026. Sinergi antarb idang ditekankan sebagai kunci keberhasilan, agar seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian ZIS dapat berjalan efektif dan terintegrasi. Melalui Rapat Kerja ini, BAZNAS Kabupaten Blitar meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hasil Raker akan dirumuskan dalam dokumen rencana kerja sebagai pedoman pelaksanaan program ke depan. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, BAZNAS Kabupaten Blitar optimistis mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Perdalam Tata Kelola Zakat melalui Studi Tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta
BAZNAS Kabupaten Blitar Perdalam Tata Kelola Zakat melalui Studi Tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta
Blitar, 11 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar melaksanakan studi tiru ke BAZNAS Kota Yogyakarta pada Selasa, 10 Februari 2026. Kunjungan kerja ini diikuti delapan orang yang terdiri atas empat pimpinan dan empat pelaksana, sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang profesional, transparan, serta berorientasi pada dampak. Rombongan BAZNAS Kabupaten Blitar disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta bersama jajaran pimpinan dan pelaksana. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, mencerminkan semangat kolaborasi antarlembaga zakat dalam memperkuat gerakan ZIS nasional yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarlembaga zakat merupakan kunci dalam mengoptimalkan potensi ZIS. Menurutnya, kolaborasi lintas daerah tidak hanya memperkuat ukhuwah kelembagaan, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi yang responsif terhadap tantangan sosial ekonomi masyarakat. Dalam sesi pemaparan, BAZNAS Kota Yogyakarta menjelaskan pendekatan komprehensif dalam pengelolaan ZIS, mulai dari strategi penghimpunan, pendistribusian, hingga pendayagunaan dana yang disusun berbasis kebutuhan mustahik dan selaras dengan perencanaan pembangunan daerah. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah penguatan sistem digital sebagai fondasi tata kelola yang modern dan akuntabel. Lima pilar program unggulan dari BAZNAS Kota Yogyakarta yakni; Jogja Taqwa, Jogja Cerdas, Jogja Peduli, Jogja Sehat, dan Jogja Sejahtera menjadi materi utama diskusi. Setiap pilar dipaparkan secara sistematis, meliputi perencanaan program, skema penyaluran, indikator kinerja, serta mekanisme monitoring dan evaluasi. Pendekatan ini dinilai mampu menjaga kesinambungan program sekaligus meningkatkan kepercayaan publik dan para muzaki. Selain itu, BAZNAS Kota Yogyakarta memaparkan berbagai inovasi yang telah diterapkan, seperti sistem kantor digital, penggunaan aplikasi keuangan terintegrasi, layanan donasi ZIS berbasis daring, serta model pelaporan yang transparan dan mudah diakses. Sistem koordinasi antara bidang pengumpulan dan pendistribusian juga menjadi sorotan, guna memastikan penyaluran dana ZIS tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi mustahik. Pertemuan juga diisi dengan dialog interaktif terkait tantangan penghimpunan ZIS, strategi membangun dan menjaga kepercayaan publik, serta pengembangan kapasitas sumber daya amil. Diskusi tersebut menghasilkan sejumlah catatan rekomendatif yang akan ditindaklanjuti sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah. Diakhir kegiatan Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa studi tiru ini memberikan banyak pembelajaran strategis. Ia menyoroti pentingnya penguatan sistem tata kelola, inovasi program berbasis pilar, serta pemanfaatan data dalam menentukan prioritas pendistribusian ZIS sebagai bekal peningkatan kinerja BAZNAS Kabupaten Blitar ke depan. Melalui kegiatan studi tiru ini, kedua pihak sepakat untuk menjaga komunikasi berkelanjutan dan membuka ruang kerja sama lanjutan. Sinergi antardaerah diharapkan mampu memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan modern, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Bersama OPD dan Relawan Bergerak Cepat Bantu Mbah Mulyono Pasca Rumah Roboh
BAZNAS Kabupaten Blitar Bersama OPD dan Relawan Bergerak Cepat Bantu Mbah Mulyono Pasca Rumah Roboh
Blitar, 6 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Blitar kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang tertimpa musibah. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Blitar bergerak cepat memberikan bantuan kepada Mbah Mulyono, warga Dusun Pupus, Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, yang rumahnya roboh akibat hujan lebat disertai angin kencang. Sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi darurat, BAZNAS Kabupaten Blitar bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta relawan sosial untuk membantu proses pembangunan kembali rumah Mbah Mulyono agar dapat segera ditempati kembali. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Blitar beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar. Dalam sambutannya, Bupati Blitar menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan gerak cepat BAZNAS, OPD, serta para relawan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Diharapkan, menjelang bulan suci Ramadan, Mbah Mulyono beserta keluarga sudah dapat kembali tinggal di rumahnya dengan aman dan nyaman. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan senilai Rp3.500.000 serta satu paket sembako kepada Mbah Mulyono. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan mempercepat proses pemulihan pascabencana. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan amanah dari para muzaki yang dikelola oleh BAZNAS. “Semoga bantuan ini dapat membantu Mbah Mulyono agar rumahnya segera dibangun kembali dan dapat ditempati bersama keluarga tercinta,” ujarnya. Melalui kolaborasi dan sinergi lintas sektor, BAZNAS Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kebencanaan, sebagai wujud pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah serta berdampak.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Jangkau 11.727 Penerima Manfaat Sepanjang 2025, Wujud Pengelolaan Zakat Amanah dan Berdampak Nyata
BAZNAS Kabupaten Blitar Jangkau 11.727 Penerima Manfaat Sepanjang 2025, Wujud Pengelolaan Zakat Amanah dan Berdampak Nyata
Blitar, 04 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar merilis laporan kinerja penghimpunan dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2025. Laporan ini menunjukkan capaian signifikan pengelolaan dana umat dengan total 11.727 penerima manfaat. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang mengemban amanah pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Blitar mempublikasikan laporan ini sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas kepada para muzaki serta masyarakat luas. Sepanjang 2025, dana ZIS yang berhasil dihimpun mencapai Rp 3.107.272.274,76 atau setara 91,39 persen dari target Rp 3,4 miliar. Dari sisi pendistribusian, data menunjukkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat masih menjadi prioritas utama. Program Blitar Sehat menempati porsi terbesar dengan 4.988 penerima manfaat atau sekitar 42,53 persen dari total penerima. Angka ini merefleksikan tingginya kebutuhan layanan kesehatan dan bantuan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu yang belum sepenuhnya terjangkau oleh skema jaminan kesehatan formal. Program Blitar Peduli berada pada posisi kedua dengan 4.346 penerima manfaat atau 37,06 persen. Bantuan dalam program ini mencakup respon kemanusiaan, penanganan bencana, bantuan sosial insidentil, serta dukungan bagi warga dalam kondisi darurat. Sementara itu, sektor pendidikan melalui program Blitar Cerdas menjangkau 1.350 penerima manfaat atau 11,51 persen, terutama dalam bentuk beasiswa dan bantuan kebutuhan sekolah untuk menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera. Di bidang keagamaan, program Blitar Dakwah menyentuh 854 penerima manfaat atau 7,28 persen melalui dukungan syiar Islam dan penguatan peran dai, khususnya di wilayah pelosok. Adapun program Blitar Berdaya yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi produktif mencatatkan 189 penerima manfaat atau 1,61 persen, menunjukkan bahwa sektor ekonomi masih memiliki ruang besar untuk diperkuat pada tahun mendatang. Secara keseluruhan, capaian kinerja BAZNAS Kabupaten Blitar tahun 2025 menegaskan perannya sebagai jaring pengaman sosial yang strategis bagi masyarakat. Dominasi penyaluran pada sektor kesehatan dan kemanusiaan menunjukkan respons adaptif terhadap kebutuhan riil warga. Ke depan, optimalisasi potensi zakat diharapkan dapat mendorong penguatan program pemberdayaan ekonomi agar penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu bertransformasi menjadi masyarakat yang mandiri dan berdaya.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Masjid Al-Fataa bersama BAZNAS Kabupaten Blitar Hadirkan Masjid sebagai Pusat Solusi Umat melalui Program Nikah Massal
Masjid Al-Fataa bersama BAZNAS Kabupaten Blitar Hadirkan Masjid sebagai Pusat Solusi Umat melalui Program Nikah Massal
Blitar, 03 Februari 2026 – Masjid Al-Fataa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, menyelenggarakan kegiatan Nikah Massal pada Ahad (1/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh enam pasangan pengantin yang seluruhnya berasal dari wilayah Kecamatan Selopuro dan dihadiri oleh para tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat serta lembaga terkait. Program nikah massal ini merupakan bagian dari program kerja Takmir Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Blitar, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Blitar, Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) PCNU Kabupaten Blitar, serta Kementerian Agama Kabupaten Blitar melalui KUA Kecamatan Selopuro. Menariknya, pelaksanaan nikah massal ini tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal dengan tidak meninggalkan rangkaian upacara adat Jawa, mulai dari prosesi metri atau selamatan pra-nikah, panggih manten, hingga walimatul ursy. Acara walimah semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh penceramah kondang Kiai Ahmad Ardabili. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., yang hadir mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M. Dalam keterangannya, Juni Arifin menyampaikan bahwa kegiatan nikah massal ini merupakan program yang sangat positif dan layak menjadi contoh bagi takmir masjid lainnya. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga harus menjadi ruang sosial dan pusat kepedulian umat, khususnya dalam upaya pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan melalui optimalisasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan. Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro, KH. Khozinatul Asrori, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Blitar atas dukungan dan sinerginya. Semoga kerja sama antara Masjid Al-Fataa dan BAZNAS Kabupaten Blitar senantiasa terjaga dan terus membawa kemaslahatan bagi umat,” ungkapnya. Melalui kegiatan nikah massal ini, Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro menegaskan perannya sebagai pusat pelayanan umat yang inklusif, mengintegrasikan nilai keagamaan, budaya, dan sosial ekonomi dalam satu gerakan nyata untuk kesejahteraan masyarakat.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan ZIS kepada 115 Mustahik di Kecamatan Nglegok
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan ZIS kepada 115 Mustahik di Kecamatan Nglegok
Blitar, 27 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Pentasyarufan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada para mustahik pada Selasa (27/1/2026) bertempat di Kantor Kecamatan Nglegok Lama. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi BAZNAS Kabupaten Blitar dalam menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan dana ZIS secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada 115 penerima manfaat yang berasal dari beberapa kategori mustahik. Adapun pentasyarufan yang disalurkan meliputi insentif Guru Tidak Tetap (GTT), Madrasah Diniyah, dan TPQ sebanyak 70 penerima, insentif Hafidz dan Hafidzah sebanyak 15 penerima, insentif Marbot dan Takmir Masjid sebanyak 15 penerima, serta santunan bagi warga pra-sejahtera sebanyak 15 penerima. Kegiatan pentasyarufan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, yaitu H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., Juni Arifin, S.Pd., dan Hj. Imron Nafifah, S.P., M.AP., serta Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, M.Pd. Turut hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama Kabupaten Blitar, unsur Muspika Kecamatan Nglegok, dan Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Nglegok. Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh KUA Kecamatan Nglegok. Selanjutnya, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., menyampaikan laporan pelaksanaan pentasyarufan. Ia menjelaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang disalurkan merupakan amanah dari para muzakki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Blitar dan disalurkan sesuai ketentuan syariat serta regulasi yang berlaku. Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh penerima manfaat yang hadir untuk turut mendoakan para muzakki agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, dan kemudahan dalam kehidupan. Sambutan disampaikan oleh Bupati Blitar yang diwakili Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, H. Wiji Asrori, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengimbau kepada para penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan masing-masing. Salah satu penerima manfaat, Ahmad Ando Irianto Pasaribu, S.Sos., guru MA Syekh Subakir Nglegok, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian BAZNAS Kabupaten Blitar kepada para guru madrasah dan guru swasta. “Terima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli terhadap guru madin dan guru swasta. Semoga seluruh muzakki yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS selalu dilimpahkan kesehatan serta rezeki oleh Allah SWT,” ujarnya. Melalui kegiatan pentasyarufan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi terus meningkat, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Tasyakuran Milad ke-25, Perkuat Sinergi dengan OPD
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Tasyakuran Milad ke-25, Perkuat Sinergi dengan OPD
Blitar, 20 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Milad ke-25 pada Selasa (20/1/2026) di Kantor BAZNAS Kabupaten Blitar. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kolaborasi antara BAZNAS dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Sosial. Kegiatan dipandu oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., dan berlangsung khidmat serta penuh kekeluargaan. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergitas antara BAZNAS dan OPD sebagai kunci optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar atas partisipasi aktif dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi ASN yang selama ini konsisten menunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Blitar. Ke depan, kami berharap kinerja BAZNAS semakin baik dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sesuai dengan prinsip khoirunnas anfa‘uhum linnas,” ujar H. Lazim. Ia juga berharap seluruh ASN senantiasa diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, serta kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, baik di dunia maupun di akhirat. Pada kesempatan tersebut, Achmad Lazim turut memperkenalkan pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Blitar, yakni Hj. Imron Nafifah, S.P., M.A.P., sebagai bagian dari penguatan kelembagaan BAZNAS ke depan. Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Blitar, H. Wiji Asrori, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa BAZNAS kini telah menjadi lembaga yang dipercaya oleh umat. Pemerintah Kabupaten Blitar, menurutnya, sangat bersyukur atas keberadaan BAZNAS yang mampu menjangkau berbagai aspek kesejahteraan sosial yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh pemerintah daerah. “Pemkab Blitar sangat mensupport keberadaan BAZNAS. Banyak kebutuhan masyarakat yang tidak bisa ditangani langsung oleh pemerintah, sehingga kolaborasi antara Pemkab dan BAZNAS menjadi sangat penting dan strategis,” ungkapnya. Acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan 25 tahun BAZNAS, kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan ramah tamah. Tasyakuran Milad ke-25 ini diharapkan semakin memperkuat peran BAZNAS Kabupaten Blitar sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Wajib Tahu! Ini Logo Resmi HUT Ke-25 BAZNAS
Wajib Tahu! Ini Logo Resmi HUT Ke-25 BAZNAS
Setiap tanggal 17 Januari diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Pada tahun 2026 ini, BAZNAS genap berusia 25 tahun sejak ditetapkan sebagai lembaga resmi negara yang bertugas mengelola zakat secara nasional. Momentum seperempat abad ini menjadi penanda penting perjalanan BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis pembangunan sosial dan ekonomi umat. Mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”, HUT ke-25 BAZNAS menegaskan komitmen kelembagaan dalam menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai pilar penguatan bangsa. Tema ini merefleksikan posisi zakat tidak hanya sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai mekanisme kolektif yang berkontribusi nyata terhadap pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selama 25 tahun perjalanannya, BAZNAS terus melakukan transformasi tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Penguatan regulasi, digitalisasi layanan, serta perluasan program pendayagunaan zakat berbasis pemberdayaan menjadi strategi utama dalam menjawab tantangan zaman. Zakat diarahkan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, kemanusiaan, dan dakwah-advokasi, selaras dengan tujuan pembangunan nasional. Tema “Zakat Menguatkan Indonesia” juga menegaskan sinergi antara BAZNAS, pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat luas. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam memastikan dana zakat mampu memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial bangsa di tengah dinamika ekonomi global. Peringatan HUT ke-25 BAZNAS diharapkan menjadi refleksi bersama sekaligus penguat optimisme bahwa zakat, jika dikelola secara amanah dan profesional, dapat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadaban. Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-25 BAZNAS, logo resmi dapat diunduh melalui tautan berikut:https://drive.google.com/drive/folders/19kEyBDMI_JlriIwKlu7TYJh5MxF62p_p?usp=drive_link
BERITA12/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS dan Dinas Sosial Salurkan Bantuan Korban Bencana Angin Kencang di Desa Gledug, Sanankulon
BAZNAS dan Dinas Sosial Salurkan Bantuan Korban Bencana Angin Kencang di Desa Gledug, Sanankulon
Blitar, 05 Januari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial Kabupaten Blitar melaksanakan kunjungan lapangan sekaligus penyaluran bantuan kepada warga terdampak bencana angin kencang di Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, pada Senin (5/1/2026). Bencana tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 15.19 WIB, ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Desa Gledug. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada dua rumah warga. Berdasarkan hasil pendataan, rumah milik Sholikah mengalami kerusakan berat, sementara rumah milik Mariyani mengalami kerusakan ringan. Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB, saat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang terjadi di wilayah setempat. Menurut keterangan pemilik rumah dan sejumlah saksi, sebuah pohon waru yang berada di dekat rumah warga tidak mampu menahan terpaan angin, sehingga tumbang dan menimpa bangunan rumah. Pasca kejadian, pemilik rumah bersama warga sekitar segera melakukan pembersihan puing-puing bangunan dengan peralatan sederhana. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Kecamatan Sanankulon untuk ditindaklanjuti. Tidak berselang lama, aparat BABINSA dan anggota Polsek Sanankulon tiba di lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material bangunan yang terdampak. Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun demikian, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap bencana, sekaligus memastikan bahwa kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi. Kegiatan ini juga merupakan wujud sinergi antarinstansi dalam penanganan bencana serta penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Solidaritas Keluarga Besar Bani Surotarlan–Saijah, Ulurkan Kepedulian untuk Korban Bencana di Sumatera
Solidaritas Keluarga Besar Bani Surotarlan–Saijah, Ulurkan Kepedulian untuk Korban Bencana di Sumatera
Blitar, 30 Desember 2025 — BAZNAS Kabupaten Blitar menerima donasi kemanusiaan sebesar Rp10.600.000 dari Reuni ke-40 Keluarga Besar Bani Surotarlan–Saijah yang diperuntukkan bagi korban bencana di Pulau Sumatera. Prosesi serah terima donasi dilaksanakan pada Selasa (20/12/2025) bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Blitar. Donasi tersebut diserahkan oleh H. Hidayatur Rahman, S.E., M.M., selaku perwakilan keluarga besar Bani Surotarlan–Saijah yang juga menjabat sebagai Komisioner BAZNAS Kabupaten Blitar, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M.. Bantuan ini menjadi wujud nyata solidaritas sosial dan kepedulian keluarga besar terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Dalam keterangannya, H. Hidayatur Rahman menyampaikan bahwa kegiatan reuni keluarga tidak hanya dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk menumbuhkan kepedulian dan kontribusi nyata bagi kemanusiaan. Ia berharap donasi yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Blitar dapat membantu meringankan beban para korban bencana di Pulau Sumatera serta menjadi amal jariyah bagi seluruh keluarga besar yang berpartisipasi. Sementara itu Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa dana donasi akan dikelola secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran, serta disalurkan sesuai dengan kebutuhan prioritas dalam upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. Ayo Bantu Saudara Kita di Sumatera Untuk memperluas jangkauan bantuan, BAZNAS Kabupaten Blitar mengajak masyarakat Blitar dan sekitarnya untuk ikut serta dalam gerakan kepedulian ini. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 7331362519a.n. INFAQ BAZNAS KAB BLITAR Tambahkan kode unik 025 saat transfer.Contoh nominal: Rp 80.025 Setiap rupiah yang disalurkan akan membantu memperkuat logistik pangan, kebutuhan dasar, serta dukungan pemulihan bagi warga terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera.
BERITA30/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Terima Donasi Kebencanaan dari Dua Lembaga Pendidikan untuk Korban Bencana di Sumatera
BAZNAS Kabupaten Blitar Terima Donasi Kebencanaan dari Dua Lembaga Pendidikan untuk Korban Bencana di Sumatera
Blitar — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang aktif dalam aksi kemanusiaan. Kali ini, BAZNAS menerima donasi kebencanaan dari dua lembaga pendidikan, yakni SMAN 1 Srengat dan UPT SDN Sumberjo 1 Sanankulon, untuk disalurkan kepada para korban bencana di wilayah Sumatera. Penyerahan bantuan ini sekaligus menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga resmi penyalur bantuan. Donasi tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan masing-masing sekolah dan diterima oleh pihak BAZNAS Kabupaten Blitar. Bantuan yang terkumpul merupakan hasil dari gerakan solidaritas siswa, guru, serta warga sekolah yang secara sukarela menggalang dana guna meringankan beban saudara-saudara mereka yang terdampak bencana. Staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Blitar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh lembaga pendidikan tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif dari pelajar dan tenaga pendidik menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan dapat tumbuh dan berkembang di berbagai lapisan masyarakat. “Ini merupakan wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap sesama. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para korban bencana di Sumatera, berapapun donasi yang diberikan oleh donatur merupakan harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertipa musibah” ujarnya. Saat ini, BAZNAS Kabupaten Blitar terus membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi kebencanaan, baik dari lembaga pendidikan, perorangan, maupun komunitas sosial lainnya. Melalui gerakan ini, diharapkan semakin banyak elemen masyarakat yang tergerak untuk membantu meringankan beban para korban bencana, sekaligus menanamkan nilai solidaritas dan empati bersama atas kejadian bencana tersebut.
BERITA11/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Baznas Kabupaten Blitar dan Dinsos Salurkan Sambal Pecel Khas Blitar untuk Korban Bencana di Sumatera
Baznas Kabupaten Blitar dan Dinsos Salurkan Sambal Pecel Khas Blitar untuk Korban Bencana di Sumatera
Blitar, 04 Desember 2025 - BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Dinas Sosial Kabupaten Blitar kembali menunjukkan kepedulian terhadap sesama melalui pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di Pulau Sumatera. Bantuan berupa sambal pecel khas Blitar yang tahan lama dan praktis, dikirim ke wilayah-wilayah yang dalam beberapa pekan terakhir dilanda banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Bencana hidrometeorologis tersebut menghantam sejumlah daerah termasuk Sibolga, Padang, Tapanuli, hingga Aceh, dengan dampak yang cukup besar: ribuan rumah terendam, akses jalan terputus, fasilitas publik rusak, dan sebagian warga harus mengungsi karena ancaman susulan. Intensitas hujan ekstrem menyebabkan meluapnya sungai-sungai besar dan memperparah longsor di area perbukitan, membuat banyak keluarga kehilangan tempat tinggal serta akses kebutuhan dasar. Dalam aksi ini, Dinas Sosial Kabupaten Blitar melalui TAGANA tidak hanya berperan dalam proses distribusi, tetapi juga mengolah dan menyiapkan sambal pecel secara langsung di kantor TAGANA. Proses produksi dilakukan dengan standar keamanan pangan yang ketat untuk memastikan kualitas tetap terjaga selama masa pengiriman hingga diterima oleh para penyintas bencana. PC Fatayat NU Kabupaten Blitar turut terlibat aktif dalam proses ini. Para relawannya membantu mulai dari peracikan bahan, pengemasan, hingga persiapan logistik agar sambal pecel dapat dikirim dalam jumlah besar. Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana sinergi lintas lembaga mampu mempercepat penanganan kebutuhan mendesak di lokasi bencana. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan rasa kemanusiaan dari masyarakat Blitar untuk saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Ia menegaskan bahwa TAGANA siap bergerak kapan pun diperlukan, baik dalam pengolahan makanan darurat maupun koordinasi penyaluran bantuan ke daerah terdampak. Beliau juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan BAZNAS, PC Fatayat NU, dan LPBI PCNU menjadi bukti bahwa penanganan bencana membutuhkan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat. BAZNAS Kabupaten Blitar menegaskan bahwa sambal pecel dipilih sebagai bantuan karena sifatnya praktis, tahan lama, dan mudah dikonsumsi bersama berbagai bahan yang tersedia di dapur umum pengungsian. Dalam situasi darurat, kebutuhan akan makanan siap saji dan bernutrisi menjadi prioritas yang harus dipenuhi secara cepat. Pengiriman bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para penyintas sekaligus menjadi simbol kepedulian masyarakat Blitar. Kolaborasi lintas lembaga ini juga menjadi langkah awal menuju dukungan lanjutan pada fase pemulihan, mengingat dampak bencana di Sumatera masih membutuhkan perhatian serius dalam jangka panjang. Ayo Bantu Saudara Kita di Sumatera Untuk memperluas jangkauan bantuan, BAZNAS Kabupaten Blitar mengajak masyarakat Blitar dan sekitarnya untuk ikut serta dalam gerakan kepedulian ini. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 7331362519 a.n. INFAQ BAZNAS KAB BLITAR Tambahkan kode unik 025 saat transfer. Contoh nominal: Rp 80.025 Setiap rupiah yang disalurkan akan membantu memperkuat logistik pangan, kebutuhan dasar, serta dukungan pemulihan bagi warga terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar RAKORDA: Selaraskan Program, Perkuat Pengumpulan, dan Salurkan Bantuan untuk Mustahik
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar RAKORDA: Selaraskan Program, Perkuat Pengumpulan, dan Salurkan Bantuan untuk Mustahik
Blitar, Kamis 27 November 2025 — BAZNAS Kabupaten Blitar menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) di Aula Candi Penataran, Kantor Bupati Blitar. Kegiatan ini dihadiri Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M.; Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur Dr. K.H. Khusnul Khuluq, M.M.; Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, M.M.; serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar, yakni Wakil Ketua I H. Hidayatur Rahman, M.M., dan Wakil Ketua II Juni Arifin, S.Pd. Acara dibuka dengan laporan Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, yang menegaskan pentingnya penyelarasan kebijakan antara BAZNAS daerah, provinsi, dan pemerintah. “Dalam RAKORDA ini (BAZNAS Kabupaten Blitar) ingin menyelaraskan Visi, Misi, dan Program BAZNAS dengan BAZNAS Provinsi, Pemerintah Daerah, dan seluruh OPD (UPZ), kita sandingkan program apa saja yang sekiranya sesuai dengan program BAZNAS Kabupaten Blitar,” ujarnya. Beliau juga menambahkan komitmen lembaganya dalam menjaga amanah pengelolaan zakat. “Baznas Kabupaten Blitar berkomitmen untuk mengelola zakat ini dengan sebaik-baiknya karena zakat menjadi instrumen negara dalam pengentasan kemiskinan dan juga penguatan kemandirian masyarakat,” tambahnya. Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dr. K.H. Khusnul Khuluq, M.M., dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk memperkuat kepedulian sosial dengan menunaikan ZIS. “Saya mengajak untuk selalu menebar kebaikan dan tidak lupa untuk menyisihkan hartanya dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah,” ujarnya. Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M., dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas perkembangan BAZNAS Kabupaten Blitar yang dinilai semakin baik. “Perkembangan BAZNAS di Kabupaten Blitar semakin baik semakin bagus, dan memang BAZNAS ini betul-betul bermanfaat dan sangat meringankan beban pemerintah,” ujarnya. Rijanto juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan bagi para penerima manfaat, agar kedepan mustahik dapat menikmati akses layak. “Agar mereka (mustahik) bisa menikmati makanan yang higienis, sehat, enak dan mereka nanti bisa tumbuh berkembang dengan bagus punya daya saing ini harapannya seperti itu sehingga nanti saat 2045 kita betul-betul bisa menyongsong Indonesia emas,” tambahnya. Beliau kemudian mengingatkan kembali tentang pemanfaatan ZIS dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Mari ZIS ini kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat… dengan adanya BAZNAS ini akan lebih cepat dan tentunya Blitar akan semakin berdaya dan berdaya,” ujarnya. Sebelum menutup sambutan, Bupati menyampaikan pengingat kepada masyarakat. “Mengingatkan bagi yang belum menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah ini tolong (dibayarkan) mumpung belum terlambat diceluk (dipanggil) gusti allah,” tegasnya. Kegiatan pembukaan diakhiri dengan penyerahaan bantuan secara simbolis oleh Bupati Blitar, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, serta jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar. Tasyaruf bantuan meliputi bantuan untuk yatim dan piatu, Beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) bagi 15 mahasiswa, pembiayaan UMKM melalui program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Al-Fataa Mronjo dan Masjid Nurul Iman Kanigoro, serta 10 gerobak dorong untuk pelaku usaha kecil. Selain itu, bantuan kambing dan burung puyuh juga diberikan kepada kelompok ternak di Selopuro dan Binangun, serta penyerahan BPJS Ketenagakerjaan bagi 26 imam masjid. Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan RAKORDA yang dipandu Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, K.H. Khusnul Khuluq, bersama pimpinan BAZNAS Kabupaten Blitar Hidayatur Rahman dan Juni Arifin. Seluruh UPZ OPD mengikuti pembahasan mengenai penyelarasan program, optimalisasi pengumpulan ZIS, serta penguatan strategi pendistribusian dana zakat di wilayah Kabupaten Blitar. RAKORDA ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Blitar, Pemerintah Daerah, serta OPD yang merupakan UPZ BAZNAS sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penghimpunan, pengelolaan, dan pendistribusian ZIS demi terwujudnya masyarakat Blitar yang sejahtera, berdaya, dan berjaya.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Kencang di Empat Kecamatan
BAZNAS Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Kencang di Empat Kecamatan
Blitar, 14 November 2025 — BAZNAS Kabupaten Blitar melalui program BAZNAS Tanggap Bencana menyalurkan bantuan kepada warga terdampak hujan deras dan angin kencang yang melanda Kecamatan Nglegok, Talun, Garum, dan Selopuro. Sejumlah rumah warga, mushola, dan masjid dilaporkan mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut. Bersama Staf Ahli Bupati, BPBD, dan Dinas Sosial Kabupaten Blitar, tim BAZNAS turun langsung meninjau kondisi dan menyalurkan bantuan di masing-masing lokasi terdampak. Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga dapat tertangani dengan baik. Bantuan yang disalurkan meliputi santunan sebesar Rp10 juta serta 100 paket sembako untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan. Setiap bantuan diberikan secara langsung agar tepat sasaran dan segera dapat dimanfaatkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap warga terdampak dapat segera bangkit dan pulih dari kondisi pascabencana. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama saat musibah datang.
BERITA14/11/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan “Pesantren Tangguh Bencana” di PP Al Falah Jeblog Talun
BAZNAS Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan “Pesantren Tangguh Bencana” di PP Al Falah Jeblog Talun
Blitar, 12 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, serta Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PCNU Kabupaten Blitar, menggelar kegiatan pelatihan kebencanaan bertajuk Pesantren Tangguh Bencana di Pondok Pesantren Al Falah Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Pelatihan ini diikuti oleh para santri, siswa, dan tenaga pendidik Pondok Pesantren Al Falah yang mendapatkan materi langsung dari tim TAGANA Dinas Sosial Kabupaten Blitar. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat pesantren terhadap potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar. Dalam sambutannya, KH Ardani Ahmad, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan kebencanaan menjadi langkah penting dalam membekali santri dengan pengetahuan praktis di luar bidang keagamaan. “Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kepedulian dan kemampuan sosial. Dengan adanya pelatihan ini, santri akan lebih siap membantu masyarakat saat bencana terjadi,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui edukasi kebencanaan berbasis pesantren. “BAZNAS tidak hanya berperan dalam penyaluran zakat dan bantuan sosial, tetapi juga aktif membangun kesadaran dan kapasitas masyarakat agar tangguh menghadapi risiko bencana. Kami berharap santri-santri Al Falah dapat menjadi pelopor resilient community di Kabupaten Blitar,” ungkapnya. Dalam kesempatan yang sama, Kabid Penanganan Bencana Dinas Sosial Kabupaten Blitar, M. Safinun Naja, S.Pd., turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan bahwa sinergi lintas lembaga seperti ini sangat penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di berbagai level. “Pesantren memiliki potensi besar sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap santri bisa menjadi agen perubahan yang siap bertindak cepat saat terjadi bencana di lingkungannya,” ujarnya. Melalui kegiatan Pesantren Tangguh Bencana ini, BAZNAS Kabupaten Blitar bersama para mitra berharap dapat mencetak kader-kader muda yang siap menjadi relawan kebencanaan, serta memperkuat peran pesantren dalam membangun masyarakat yang peduli, tangguh, dan berdaya dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan.
BERITA12/11/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Program BAZNAS Berbuah Manfaat, Keluarga Imam Masjid Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan
Program BAZNAS Berbuah Manfaat, Keluarga Imam Masjid Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan
Blitar, 25 Oktober 2025 — BAZNAS Kabupaten Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan kepastian kesejahteraan bagi para pelayan umat. Seorang imam masjid penerima program perlindungan jaminan sosial yang iurannya dibiayai oleh BAZNAS Kabupaten Blitar, resmi menerima klaim BPJS Ketenagakerjaan setelah dinyatakan meninggal dunia. Klaim senilai Rp42 juta tersebut diserahkan kepada ahli waris almarhum Jalmo, imam Masjid Baitul Hakim Bangsri Nglegok. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Blitar yang diwakili Toha Mashuri, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Kabupaten Blitar yang didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Blitar Ahmad Pauzi, serta Ketua PD DMI Kabupaten Blitar Ahmad Arda Bili. Penyerahan dilakukan di sela agenda Pelantikan Pimpinan Daerah Badan Koordinasi Majelis Ta'lim Masjid (PD BKMM) DMI Kabupaten Blitar, yang digelar di SDI Ma'arif Tawangsari Garum, Sabtu (25/10). Selain penyerahan hak klaim tersebut, BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan secara simbolis kartu kepesertaan tambahan kepada imam masjid lainnya sebagai wujud perluasan perlindungan jaminan sosial bagi pelayan masjid. Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim menyampaikan bahwa program perlindungan jaminan sosial bagi imam masjid merupakan hasil kerja sama BAZNAS Kabupaten Blitar dengan DMI Kabupaten Blitar dan BPJS Ketenagakerjaan. Tujuannya untuk memberikan jaminan bagi imam masjid, terutama ketika musibah datang secara tak terduga. “Para imam masjid telah memberikan pengabdian luar biasa dalam membina umat dan menjaga aktivitas keagamaan di masyarakat. BAZNAS ingin memastikan bahwa mereka juga memiliki hak atas perlindungan dan rasa aman bagi keluarganya,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa manfaat yang diberikan ini bersumber dari infak dan zakat yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Blitar. “Pembayaran iuran BPJS ini menggunakan dana hasil dari pengumpulan infak dan zakat dari para muzakki yang rata-rata adalah dari ASN. Mari kita doakan semoga ASN dimudahkan segala urusan, dimurahkan rezekinya, dan selalu diberikan keberkahan,” sambungnya. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap para imam masjid di Kabupaten Blitar mendapatkan hak jaminan sosial. Selain santunan kematian, manfaat lainnya berupa beasiswa pendidikan bagi anak almarhum juga dapat diberikan apabila memenuhi syarat dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Langkah tersebut menjadi bukti nyata sinergi antar lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan para pelayan masjid, sekaligus menguatkan fungsi sosial keagamaan di tengah masyarakat.
BERITA25/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Dari Masjid, Ekonomi Umat Bangkit: Launching BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro
Dari Masjid, Ekonomi Umat Bangkit: Launching BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Al-Fataa Mronjo Selopuro
Blitar, 24 Oktober 2025 – Dalam upaya memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat, BAZNAS RI melalui BAZNAS Kabupaten Blitar bersama Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Blitar dan Bank Syariah Indonesia Cabang Blitar secara resmi meluncurkan Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di Masjid Al-Fataa, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Jumat (24/10). Kegiatan launching ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar H. Achmad Lazim, S.E., M.M., Ketua PD DMI Kabupaten Blitar Kiai Ahmad Arda Bili, S.H., Branch Manager BSI Cabang Blitar Andrianto, S.St., M.P., serta Ketua Ta’mir Masjid Al-Fataa K.H. Khozinatul Asrori. Sebanyak 50 peserta dari jamaah lingkungan Masjid Al-Fataa menjadi penerima manfaat pertama program BMM di Kabupaten Blitar berupa pinjaman tanpa agunan sebagai modal usaha mikro. Dalam sambutannya Ketua Ta'mir Masjid Al-Fataa, K.H. Khozinatul Asrori menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas hadirnya program pemberdayaan ekonomi umat ini. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI melalui BAZNAS Kabupaten Blitar yang telah menghadirkan program yang bekerja sama dengan DMI dan BSI ini. Ini menjadi langkah nyata dalam menguatkan ekonomi jamaah berbasis masjid,” ujarnya. Sementara itu, Ketua PD DMI Kabupaten Blitar, Kiai Ahmad Arda Bili atau yang akrab disapa Gus Bili, mengungkapkan kepercayaannya terhadap Masjid Al-Fataa yang dinilai layak menjadi percontohan program BMM. “Kami percaya betul dengan Masjid Al-Fataa. Dalam ajang Masjid Award DMI Jawa Timur tahun 2023, masjid ini berhasil meraih Juara 3 kategori Masjid Jami’. Ini menunjukkan kapasitas dan keaktifan jamaah dalam memakmurkan masjid,” ungkapnya. Adapun Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, H. Achmad Lazim, S.E., M.M., menegaskan bahwa tujuan utama program BMM adalah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat agar mampu naik kelas dari mustahik menjadi muzaki. “Kami berharap penerima program BMM benar-benar bisa memanfaatkan pembiayaan ini untuk mengembangkan usaha. Skema tanpa agunan ini bukan semata bantuan, tetapi investasi sosial agar ekonomi jamaah bergerak dan berdaya,” tegasnya. Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) merupakan inovasi layanan keuangan mikro berbasis masjid yang bertujuan menyebarluaskan Gerakan Cinta Zakat sekaligus mengoptimalkan fungsi masjid dalam pemberdayaan ekonomi umat. Melalui kolaborasi antara BAZNAS, DMI, dan BSI, program ini diharapkan dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan keumatan, terutama dalam bidang ekonomi dan lapangan kerja. Lebih jauh, arah pengembangan program BMM diarahkan menuju pembentukan koperasi syariah berbasis masjid sebagai simpul penguatan potensi sosial ekonomi umat. Dengan demikian, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi yang maslahat dan mandiri. Program BMM menjadi bukti nyata kolaborasi strategis antara lembaga zakat, lembaga keuangan syariah, dan masjid dalam menghadirkan model pemberdayaan berbasis spiritual dan sosial. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap dapat menumbuhkan ekosistem ekonomi umat yang berkeadilan dan berkelanjutan, dari masjid, untuk umat.
BERITA24/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
BAZNAS Kabupaten Blitar Hadiri Kegiatan Percepatan Pengumpulan BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2025
BAZNAS Kabupaten Blitar Hadiri Kegiatan Percepatan Pengumpulan BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2025
Wujud Sinergi dan Penguatan Strategi Menuju Target Penghimpunan ZIS Tahun 2026 Surabaya, 23 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Percepatan Pengumpulan BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2025 yang berlangsung di Kantor BAZNAS Jatim, Kamis (23/10). Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota di Jawa Timur untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas, serta menyamakan langkah dalam optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., serta jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. BAZNAS Kabupaten Blitar turut hadir melalui Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Juni Arifin, S.Pd., serta Staf Pelaksana Bidang Penghimpunan, Pipit Fajar Ruba’i, S.E., yang mewakili lembaga dalam forum percepatan tersebut. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa menegaskan pentingnya percepatan pengumpulan zakat yang tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan kuantitas, tetapi juga kualitas penghimpunan. “Hari ini kita diajak untuk berbicara tentang pengumpulan secara lebih optimal. Tidak ada pertemuan yang lebih baik daripada membicarakan tentang sedekah dan makruf. Sedekah itu juga makruf, membantu orang susah, melunasi utangnya orang,” ujarnya. Beliau menekankan bahwa percepatan pengumpulan bukan semata tentang angka, tetapi tentang keberkahan dan kemanfaatan. “Kalau sudah bicara percepatan pengumpulan, mudah-mudahan bukan hanya kuantitas yang banyak, tetapi juga kualitas,” tambahnya. Selain itu, Prof. Moesa menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan BAZNAS. “Sebagus apa pun teknik, yang lebih penting adalah orangnya. Man behind the gun, sehebat apa pun senjatanya, yang menentukan tetap orangnya,” tuturnya. Sementara itu, Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, dalam paparannya menyampaikan materi penguatan terkait Evaluasi Kinerja Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional, Target dan Rencana Pengumpulan 2026, Strategi Penguatan Pengumpulan, serta Kampanye dan Layanan Kemudahan Zakat. Ia juga menegaskan pentingnya menyesuaikan strategi penghimpunan dengan karakteristik lokal tiap daerah. “Ilmu yang kami terapkan di BAZNAS Pusat disesuaikan dengan konteks Jakarta. Bisa jadi di daerah penerapannya berbeda, karena kondisi dan tantangannya tidak sama,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Fitriansyah juga memberikan apresiasi terhadap integritas BAZNAS se-Jawa Timur. “Kami mengapresiasi BAZNAS di Jawa Timur. Alhamdulillah, dalam dua tahun terakhir kami belum pernah mendengar isu fraud atau penyimpangan. Ini menunjukkan akuntabilitas dan kepercayaan publik yang terjaga dengan baik,” ungkapnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Blitar, Juni Arifin, S.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat arah strategi penghimpunan di daerah. “Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat strategis. Kami di BAZNAS Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas amil, dan mengoptimalkan potensi zakat melalui pendekatan yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi manfaat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa target tahun 2026 bukan sekadar angka, tetapi refleksi dari semangat pelayanan kepada umat. “Insyaallah, kami akan berupaya keras untuk mencapai target, tidak hanya demi peningkatan penghimpunan, tetapi agar semakin banyak mustahik yang terbantu dan semakin luas keberkahan zakat di Kabupaten Blitar,” pungkasnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Blitar berharap percepatan pengumpulan zakat dapat terwujud secara berkelanjutan, dengan menumbuhkan semangat profesionalitas, kolaborasi, dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Blitar.
BERITA23/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Blitar
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Blitar.

Lihat Daftar Rekening →